
Alvin berjalan keluar dari ruangan Elic dan meninggalkan peper beg makanan di ruangan Elic, Elic melihat ke arah peper beg makanan yan ada di mejanya dan beralih melihat ke arah ruangan Alvin, dan tampa sengaja mereka berdua saling tatap, tapi dengan cepat Elic melihat ke arah lain.
Elic mengambil peper beg itu dan berjalan keluar menuju ruangan bosnya, " Tok tok tok, Elic mengetuk pintu ruangan bosnya, " Masuk " ucap Alvin dari dalam, Elic masuk dan meletakkan peper beg makanan di meja kerja Alvin sambil berkata!,
" Ini makan sian anda pak " ucap Elic sopan,walupun Elic masih marah dan kesal terhadap bosnya, sebagai seorang sekertaris Elic harus bersikap propesional.
" Taruh saja di situ, apa kamu sudah makan?, " ucap Alvin
Elic hanya diam tidak menjawab pertanyaan bosnya,
__ADS_1
" Baiklah buang saja makanan itu " ucap Alvin, " Tapi pak anda belum makan " ucap Elic
" Kamu juga belum makan kan jadi kita impas " ucap Alvin.
Alvin berdiri dari kursi kebesarannya dan berjalan ke arah Elic, Alvin menarik tangan Elic dan juga peper beg yan ada di mejanya dan berjalan menuju sopa yan ada di ruangannya, " Temani saya makan " ucap Alvin lembut, Elic hanya diam tidak mengucapkan satu kata pun.
Alvin membuka peper beg yan berisi makanan dan membukanya, Alvin menyodorkan satu bungkus makanan ke Elic,Alvin tau kalau saat ini Elic juga pasti sangat lapar sama hal dengan dirinya," Makanlah " ucap Alvin lembut.
Tapi Elic hanya diam tak mengubris ucapan Alvin, selesai makan Elic merapikan meja sopa Alvin sampai bersih, setelah selesai Elic pamit kembali ke ruangannya, " Pak saya kembali ke ruanga saya dulu " Ucap Elic
__ADS_1
" Baiklah " oya Lic' boleh aku mengajakmu nonton sebentar malam " ucap Alvin, Elic hanya menganguk dan berkata " Boleh " ucap Elic dan berjalan keluar dari ruangan Bosnya.
" Yes " ucap Alvin senang dan kata itu masih sempat Elic dengar dengam jelas oleh Elic, sebelum menutup pintu ruangan Alvin,Alvin sudah melompat dan berkata " Yes ". Elic tersenyum walaupun tadinya sangat marah kepada Alvin, Jujur Elic sangat senang jalan bersama dengan Alvin walaupun nantinya Alvin akan memilih yan lain.
" Biarlah waktu yan menjawab semua, ku hanya ingin menikmati saat -saat indah bersamamu, walaupun ku tau kalau saat ini kamu sudah memiliki seorang, tapi biarlah aku sedikit egois,
rasa yan selalu ku simpang sejak kita sekolah hingga saat ini,aku bahagia bisa selalu ada di dekatmu ucap Elic sambil melihat gelan pemberian Alvin.
Jam kantor sudah selesai,tapi Elic masih duduk santai di dalam ruangannya sambil melamun, " Pulang yu " ucap Paula mengejutkan Elic,
__ADS_1
Elic terkejut dan berkata " Gue masih ada pekerjaan " bohong Elic karna sebenarnya Elic sedan ada janji dengan bosnya, " Ooo, gue kira lo sudah selesai, ya sudah gue pulang duluan ya" ucap Paula,,setelah ke pulangan Paula Elic mulai merapikan berkas -berkas yan ada di mejanya,mematikan komputernya dan berjalan ke luar menuju ruangan ALvin sambil membawa semua berkas - berkas yan sudah di selesaikannya.