
Elic melirik ke arah Alvin sejenak dan berkata " boleh pak " Elic mengambil hp jims lalu mengetik nama dan nomor hpnya, Sementara Alvin begitu sangat kesal melihat kedekatan Elic dan jims, Alvin kemudian berjalan menuju sopa sambil memperhatikam dua orang yang telah membuatnya kesal dan berkata!, pada Jims, " Masih kurang puas yan di luar sana " ucap Alvin.
Jims melirik Alvin sambil tersenyum, setelah selesai mengetik namanya di hp Jims, Elic undur diri menuju ruanganya, " Maaf pak saya undur diri dulu " ucap Elic sopan,
" Terimah kasih nomornya " ucap Jims,
Elic berjalan keluar dari ruangan bosnya menuju ruangannya, sesampai di ruangan Elic tersenyum licik karna sudah mengurangi nomor telpon yan di berikan pada Jims, " Emang dia pikir gue cewe ganpangan apa, " ucap Elic.
Sementara Alvin begitu sangat kesal dan berkata dalam hati!, " Gue aja bosnya ngak di kasih nomor telponya,sedankang ni kampret di kasih " grutu Alvin dalam hati.
" Gue lapar " ucap Alvin
Jims berfikir sejenak dan berkata!,
" Kita makan di depan kantor lo aja sekalian ngajakin sekertaris lo, gue liat disana ada Cafee baru " ucap Jims.
Alvin berfikir sejenak dan berkata!,
__ADS_1
" Boleh deh,,," ucap Alvin
" Elo tunggu gue bentar ya " ucap Alvin keluar dari ruangannya menuju ruangan Elic.
Elic langsung berdiri ketika melihat Alvin masuk ke dalam ruangannya,
" Ada yambisa saya bantu pak " ucap Elic sopan,
" Elo mau gue ajak makan siang sama jims juga " ucap Alvin kesal
" tapi pak " Ucap Elic,
" Oya gue juga mau ngingeten lo aja, jangan terlalu dekat dengan Jims gue ngak suka " ucap Alvin sambil berjalan ke luar dari ruangan Elic.
Elic agak bingun dengan teguran Alvin barusan dan berkata!, " Alvin kenapa ngak suka kalau gue deket -deket Jims" emang bos gue ini agak rada -rada aneh ucap Elic, Elic mengambil hpnya dan langsung menghubungi hp Paula.
" Derrrrttttt " suara hp Paula bergetar
__ADS_1
Elic Caling.... " Iya Lic " ucap Paula dari balik telpon,
" Elo ada dimana?, elo sudah makan sian belum?, " ucap Elic
" Belom kenapa?, elo mau teraktir gue ya " ucap Paula,
" Enak aja ' Sebenarnya gue dapat ajakan makan siang sama bos dan juga temannya dan sekalian gue ngajakin lo, lo mau ngak " ucap Elic.
" Apaaa' Iya iya iya, gue mau banget, teman bos kita itu cakep ngak?, " ucap Paula,
" Elo tunggu gue di tempat lo , dan soal cakepnya elo liat saja nanti " ucap Elic
" Oke gue tunggu lo sekarang gue mau mecap dulu biar tambah cantik " ucap Paula.
Setelah selesai berbicara dengan Paula Elic keluar dari rungannya bersamaan dengam keluarnya Alvin dan temannya dari ruangannya juga, " Hei, Lic' apa kamu sudah siap " sapa jims,
" Iya pak " ucap Elic sopan.
__ADS_1
Elic masuk ke dalam lif bersama dengan ke dua pemuda tampang itu, Elic sengaja berdiri di belakang Alvin, karna sedang menghindari pandangan Alvin yang seolah -seolah tidak menyukai kedekatannya dengan Jims.di dalam lif semuanya terdiam tidak ada suara sampai di lantai bawah, Alvin dan Jims keluar bersamaan dan Elic ikut di belakang, Elic berjalan menuju arah resepsionis,di sana paula sudah terlihat sangat cantik menunggunya," Ayo " ucap Elic.