
Paula masuk ke kamar mandi dan mandi setelah selesai menyelesaikan ritual mandinya,Paula mengambil baju rumah Elic dan memakainya, Paula tersenyum melihat waja cabi Elic yang setengah tertutup selimut.
Paula keluar dari kamar Elic dan berjalan menju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi untuknya dan juga untuk Elic, Elic cuman memasak pasta karna hanya itu yang ada di dalam kulkas Elic.
Selesai membuat pasta Paula kembali lagi ke kamar untuk membangungkang sahabatnya,
" Bangun ucap Paula sambil menarik selimut yang Elic gunakan,Heiii bangun anak gadis ko tidurnya kaya kebo begini entar jodoh lo pada kabur ke gue, Hahahaha ucap Paula sambil tertawa keras "
Elic pun merasa tergangu dengan suara besar Paula dan menarik kembali selimutnya hingga menutupi seluruh wajahnya.Tapi Paula tidak diam begitu saja melihat Elic kembali tidur, dan Paula ingin mengerjai sahanatnya itu
Paula keluar dari kamar dengan Ide yang ada di kepalanya dan sontak berteriak,
__ADS_1
" Elic tolong gue, dapur lo kebakaran,Eliiiiiiiccccc Tolongggg "teriak paula dari dalam dapur,
Sontak Elic terbangun dan kaget mendengar teriakan sahabatnya dan berlari cepat menuju dapur.
" Mana, mana kebakarannya " ucap Elic dengan wajah yang sangat panik,Sementara Paula duduk cantik melihat sahabatnya panik dengan penampilan acak -acakan Paula tertawa dengan suara yang sangat besar.
" Hahahaha, Rasain lo gue kerjain ucap Paula tersenyum senang "
" Maaf ucap Paula dengan wajah memelas, Ya habisnya Elo di bagunin ngak mau bangun -bangun dan akhirnya di otak gue hanya ide itu yang terlingtas. sana buruan mandi baru kembali sarapan bersama gue, gue sudah masak pasta tuh buat kita berdua ucap Paula semangat.
" Ya sudah deh gue mandi dulu " ucap Elic sambil membalikkan badannya dan berjalan masuk kembali ke dalam kamarnya untuk mandi, Selesai mandi Elic kembali ke meja makan dam makan bersama sahabatnya.
__ADS_1
" Sebenarnya gue masih sangat ngantuk karna semalam gue ngak bisa tidur habis mimpi buruk itu " ucap Elic sambil memasukkan pasta ke dalam mulutnya.
Paula menatap wajah Elic dan memang benar sekarang mata Elic hampir mirip dengan mata panda, ada rasa bersalah karna sudah mengerjai sahabatnya dan berkata.
" Habis makan elo tidur lagi deh, karna besok pagi -pagi buta elo harus ke kantor untuk menyiapkan acara penyambutan untuk Bos baru kita,dan malam ini gue tidur di sini lagi ya, jadi besok pagi kita berangkat bareng ke kantor dan sekalian bantuin lo menyiapkan acara itu, dan sebentar gue juga mau pulang dulu ke kost gue ambil baju ganti untuk di pakai untuk besok ucap Paula pangjang lebar.
Selesai makan Elic kembali tidur, sementara Paula pulang ke kostnya mengambil pakaian gantinya, Elic mengeliat dan melihat sekeliling kamarnya yang sudah hampir gelap,Lampu juga belum ada yang menyala satu pun, Elic pun bangun dan mulai menyalahkan lampu kontrakannya satu persatu.
Dan selang berapa Waktu Paula datang dengan dua bungkus mi ayam,
" Baru bangun lo ucap Paula "
__ADS_1
" Iya ucap Elic dan berjalan masuk ke dapur dan mengambil air di dalam botol dan langsung meminumnya sampai tandas, sementara Paula menyiapkan makanan yang tadi sudah di belinya di jalan.