Cinta Yang Terbalaskan

Cinta Yang Terbalaskan
Kontrakan Elic


__ADS_3

Setelah kepergian Elic, Rama tersenyum melihat tingkah laku aneh sekaligus lucu bagi Rama,


" Gadis aneh tapi lucu ngegemesin ucap Rama sambil berjalan menuju parkiran mobilnya.


Sesampai di bagian Recepsionis Elic mencari keberadaan Paula, dan ternyata Paula sedang tertidur lelap di meja sambil menyilangkang kedua tanganya untuk memopang wajahnya,Elic merasa sangat bersalah karna sudah menyuruk sahabatnya untuk menunggunya.


Elic sedikit menepuk wajah lelah sahabatnya,


" Paula bangun,pulang yuk ajak Elic "


" Eigggg' ucap Paula sambil mengucek -gucek matanya dan melihat sekeliling kantor " Udah malam ya ucap Paula.


" Hemm, Ayo kita pulang ucap Elic lagi "


Paula berdiri dan mengambil tasnya dan berjalan bersama Elic keluar dari kantor,


" Elic gue lapar ni ucap Paula "

__ADS_1


Elic tersenyum dan merangkul sahabatnya dan berkata?,


Mungpung besok kita libur gimana kalau lo nginap di kontrakan gue aja, dan kita bisa bermalasan tidur sampai siang gimana?,


" Aku setuju aja tapi perut aku masih belum setuju ucap Paula sambil mengelus perutnya "


" Baiklah kita bungkus aja makananya dan kita makan di kontrakan aku saja ucap Elic sambil tersenyum ".


Paula cuman menganguk setuju dan mengikuti ajakan Elic toh gue juga ngak keluar duit jadi gue senang -senang aja sih di ajak makan gratis pulang naik taksi gratis ucap paula dalam hati.


Selesai membeli makanan, Paula dan Elic naik taksi pulang menuju kontrakan Elic, Sesampai di kontrakan Paula langsung menyimpang ke dua makanan yang tadi di beli Elic ke dalam piring, Elic cuman tersenyum melihat tingkah sahabatnya yang lagi kelaparan.


" Buka sepatu dulu dong baru makan ucap Elic "


" Ngak gue ngak tahan, gue sangat lapar ucap Paula dengan mulut yang sudah penuh dengan makanan ".


Selesai membuka sepatu Elic berjalan menuju dapur ungtuk mengambil air minum karna Paula lupa mengambil air minum sangking laparnya jadi keluapaan, Elic duduk di depan Paula dan juga ikut makan.

__ADS_1


Selesai makan Elic dan Paula membersikan diri secara bergantian di kamar mandi, Elic juga sudah menyiapkan pakaian ganti untuk paula, semua baju Elic muat di tubuh paula karna bentuk tubuh mereka hampir sama,sama -sama rangping dan ideal hanya Paula sedikit tinggi dari Elic.


Elic mulai membaringkang tubuhnya begitupun dengan Paula,


" Elic kenapa lo gak pindah dari kontrakan ini,lo kan bisa sewa apartemen, secara gaji lo sekarang sudah tinggi ucap Paula.


Elic hanya tersenyum dan berkata,


" Gue senang tinggal di sini, selain hemat uang, di sini juga gue merasa sangat nyaman dan lagian ongkos ke kantor juga ngak terlalu mahal cuma segoceng gue bisa bolak balik ke kantor jadi mendingan gaji gue sinpang untuk kebutuhan gue ke depannya ucap Elic "


" Oya Lic' gue dengar -dengar dari karyawan kantor kalau senin nanti kita akan kedatangan Bos baru ucap Paula "


" Iya tadi pak Rama juga sudah kasi tau gue, kalau putra tunggal Tuan Miller akan mengantikan posisinya di kantor kalau ngak salah namanya Alvin Miller ucap Elic menjelaskan.


" Kira -kira ganteng ngak ya ucap Paula sambil memeluk bantal guling "


Elic yang melihat sahabtnya bertingkah konyol, sengaja ingin menjailinya

__ADS_1


" Kata pak Rama,katanya sih sangat tampang kalau pake kecamata tapi kalau enggak?,...


__ADS_2