Darah Dan Air Mata SUAMIKU

Darah Dan Air Mata SUAMIKU
Ngidam


__ADS_3

"Siapapun kamu tak akan kubiarkan lepas kali ini" gumam Pandu seraya mengemudikan kereta besinya segera ke panti asuhan menyusul Ana.


Setibanya di panti, Ana dan Pandu langsung menuju ke rumah sakit terdekat tempat Bu Yanti di rawat. Pandu memarkirkan mobilnya cepat karena tak tega melihat Ana yang terus menangis tergugu ketika di perjalanan bahkan Ana sudah mengatakan bahwa rahasia yang Pandu cari hanya Bu Yanti saksi kuncinya.


Ana tak mau sesuatu yang buruk menimpa Bu Yanti karena itu sama artinya nanti rahasia tersebut bisa terkubur lebih dalam lagi tanpa ada saksi maupun bukti lainnya. Ana ingin sekali membantu Pandu sehingga ia bersedia menjadi mata-mata di panti asuhan tempat ia tinggal karena ia yakin Pandu dan majikannya adalah orang baik.


Walaupun hingga sekarang Ana masih belum bertemu secara langsung dengan majikan Pandu tersebut sekaligus pemilik perusahaan tempatnya bekerja karena mereka sedang berada di luar negeri. Namun Ana pernah melihat foto sepasang suami istri paruh baya yang Pandu sampaikan bahwa mereka berdua adalah Tuan dan Nyonya yang sedang mencari putri kandungnya itu.


🍁🍁🍁


Sedangkan di sebuah rumah minimalis yang berada di lingkungan sunyi dan tak padat penduduknya, kedua anak manusia berbeda gender tengah beradu mesra sambil meminum alkohol.


"Kamu hebat sayang, bisa membuat wanita tua itu celaka tanpa ada cctv jalan atau warga yang menghajarmu secara massal ketika kamu tabrak lari dia" ucap Celine sambil tertawa dan tengah duduk di pangkuan John.


"Hemm, kamu harus bayar mahal malam ini padaku hingga pagi. Wanita tua itu terus saja bungkam akan keberadaan Ayu, jadi kita buat dia menyusul segera saja ke alam baka seperti yang kita lakukan pada sahabat Ayu yang lalu itu si Lintang" ucap John.

__ADS_1


"Of course baby aku akan menyenangkanmu malam ini sekalian kamu nengokin anakmu di dalam sini. Sepertinya ia rindu berat dengan Papanya" ucap Celine sambil mengelus perutnya yang buncit.


"Leo apa gak pulang malam ini?" tanya John sambil membopong Celine untuk masuk ke kamar mereka.


"Dia sedang sibuk mencari keberadaan Ayu dan juga menjaga Mamanya yang tengah dirawat di rumah sakit" ucap Celine sedikit terbata-bata karena John terus saja menciumnya.


"Oke jadi malam ini kita bisa bebas tanpa gangguan. So let's party honey" ucap John seraya melancarkan aksinya pada Celine yang tengah berada di bawah kungkungannya.


Mereka berdua berolahraga keringat hingga pagi walau kondisi Celine tengah hamil besar tetap tak menyurutkan keinginan mereka yang menggebu. Karena keduanya sama-sama membutuhkan tempat menyalurkan kebutuhan biologisnya.


🍁🍁🍁


Di rumah sakit nampak Leo tengah menemani Mamanya yang tengah sakit. Walaupun begitu ia tak lepas dari tanggung jawabnya sebagai CEO Abraham Group. Sang asisten kepercayaannya Anton dengan setia membantu bosnya menghandle perusahaan kala dirinya sedang ada keperluan lain seperti saat ini dirinya menjaga sang mama yang sudah dua hari ini masuk rumah sakit karena terpleset dari tangga rumahnya.


Beruntung Margareth tak sampai mengalami gegar otak padahal ia berguling-guling jatuh dari lantai satu ke lantai dasar kediamannya. Hanya mengalami patah tulang kaki dan kemungkinan kata dokter nanti mamanya akan memakai kursi roda sambil proses terapi untuk berjalan normal kembali.

__ADS_1


Leo tengah menatap notebooknya sambil membaca laporan perusahaan dari Anton sekaligus laporan pencarian istri pertamanya Ayu yang masih saja nihil dan hingga kini ada sejumput sesak di dada kala mengenang kebersamaan dirinya dengan istrinya itu. Sudah dua minggu ini Leo tak mengalami mual kembali seperti yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini.


Namun kini berganti ia mengalami rasa mudah lapar namun tak ingin makan nasi. Sudah dua minggu ini dirinya hanya makan salad buah dan cilok. Sungguh aneh tapi nyata kedua makanan itu adalah perpaduan antara dirinya dengan Ayu.


Leo sangat favorit dengan salad buah namun Ayu yang kehidupannya di panti asuhan dan jauh dari kata mewah sejak dulu maka lidahnya tak suka dengan makanan favorit suaminya itu. Sedangkan cilok adalah makanan favorit Ayu dan yang pasti lidah seroang CEO Abraham Group seumur hidupnya tak pernah makan yang namanya cilok sehingga ia sama sekali tak suka makanan favorit istri pertamanya itu.


Namun kini sungguh di luar dugaan, selama dua minggu ini ia melihat nasi maupun makanan lainnya tak berselera sama sekali sekaan tak memiliki nafsu makan. Bahkan tenderloin steak di restoran favoritnya pun yang harganya sangat fantastis ia tak nafsu untuk memakannya juga. Justru ia bernafsu makan hanya pada salad buah dan cilok saja. Anton dan OB di kantor pun heran melihat tingkah aneh bosnya itu seperti orang ngidam saja. Tetapi mereka hanya menebak saja tak berani untuk bertanya langsung pada bosnya itu. Bisa berujung fatal jika membangunkan singa jantan yang tengah asyik ngidam.


Alhasil mereka direpotkan ke sana kemari untuk mencari salad buah dan cilok. Bahkan tempat membeli makanan tersebut pun Leo tak mau beli di tempat lain kecuali tempat langganan yang biasa Ayu beli dahulu ketika semasa hidup bersamanya. Istrinya itu selalu membelikan salad buah enak setiap dua hari sekali padanya dan Leo tak menyangka bahwa harga di tempat itu sangat murah bagi kantong sekelas CEO Abraham Group.


Ia pikir istrinya itu dahulu membelikannya di toko yang cukup mahal karena rasanya sangat enak. Ternyata harga kaki lima tapi rasa salad buah yang di jual sungguh seperti restoran bintang lima saja. Di depan toko langganan tempat istrinya membeli salad pun ada gerobak penjual cilok yang menjadi langganan Ayu.


Semua informasi itu, ia dapat dari sopir di kediamannya yang sering mengantar Ayu jika keluar rumah. Dan kini ketika ia menatap kedua makanan tersebut ia selalu teringat akan istrinya itu dan di lubuk hati terdalam dirinya rindu akan perhatian dari sang istri dan menyesal akan sikapnya yang mungkin sering menyakiti istri pertamanya itu.


Sejak menjadikan Celine istri kedua, wanita itu sama sekali tak pernah memasak untuk dirinya atau menyiapkan baju kerja untuk Leo seperti yang dilakukan Ayu selama ini. Sungguh ia baru merasa sekarang ini bahwa Ayu sangat berarti dalam hidupnya dan sudah ia sia-siakan. Penyesalan memang selalu datang terlambat.

__ADS_1


"Aku rindu kamu Ay" gumam Leo dalam hati sambil menatap foto Ayu di ponselnya.


__ADS_2