Darah Dan Air Mata SUAMIKU

Darah Dan Air Mata SUAMIKU
Bayi Lio Hilang


__ADS_3

Nyawa Ayu dan kedua buah hatinya juga terancam sehingga membuat Alex Dharma mengurungkan niatnya untuk segera membawa Ayu pulang ke Indonesia terutama bertemu dengan Leo. Semua yang disampaikan oleh Alex tadi ia serahkan juga bukti-bukti penyelidikannya pada Leo karena berbicara tanpa bukti hanya omong kosong belaka sehingga seluruhnya sudah di rekam dan disimpan rapi sebagai alat bukti membuat para musuh dalam selimut yang menghancurkan rumah tangga putrinya untuk mendekam di balik jeruji tahanan yang dingin sudah siap.


Leo yang mendengarkan kisah pilu istrinya dan kedua buah hatinya bahkan membaca bait per bait, lembar per lembar tersebut bukti-bukti itu hingga selesai hanya bisa menitikkan air matanya serta mengetatkan rahangnya karena merasa diperdaya oleh rubah betina seperti Celine. Untuk mamanya, ia sungguh sedih kenapa sang Mama tak bisa berlaku baik pada Ayu, menantunya sendiri yang sudah banyak berkorban untuk diri sang Mama tanpa pamrih.


Alex Dharma juga menyerahkan bukti tes DNA yang menyatakan bahwa dirinya dan sang istri adalah orang tua kandung Ayu Larasati bahkan ia bercerita panjang lebar mengenai masa lalunya yang kelam saat Sinta Dharma melahirkan di Bali namun berakhir tragis dengan kematian putra kembarnya saat dilahirkan dan putri kembarnya yaitu Ayu Larasati diculik oleh orang tak dikenal dan setelah menemukan Ayu dan merawat putri kandungnya di Singapura barulah Alex Dharma menemukan fakta baru bahwa dahulu yang menculik putrinya adalah Mark Abraham, yang tak lain dan tak bukan adalah Ayah mertua putri kandungnya itu. Namun Alex juga mengatakan dirinya sudah memaafkan Papa Leo dan sudah ikhlas selama dua puluh lima tahun berpisah dari putri kandung semata wayangnya itu yang kini dipertemukan kembali oleh takdir bahagia. Leo merasa malu pada kedua mertuanya yaitu orang tua kandung Ayu.


Bahkan Leo bersujud pada Alex dan Sinta Dharma untuk meminta maaf atas kesalahan sang Papa dan juga keluarganya termasuk dirinya sebagai suami tak becus melindungi dan mencintai istrinya. Leo yang sudah mendengar cerita masa lalu dari Bu Yanti sebelum beliau meninggal dunia akhirnya mendengar kembali kesalahan sang Papa di masa lalu membuatnya makin bersalah dan malu pada keluarga Ayu.


Terlebih Leo tahu sepak terjang Alex Dharma , pebisnis handal yang memulai karir bisnisnya dari nol hingga sangat besar seperti sekarang ini. Dharma Group yang jauh lebih besar dari Abraham Group tentu dirinya tidak mau jika ia harus dipaksa bercerai atau berpisah dari Ayu maupun pada si kembar. Alex Dharma pun sudah memaafkan semuanya karena sang putri juga telah memaafkan suaminya.

__ADS_1


Kemarahan dan kecemburuan pada Bram pun di hatinya mulai hilang terkikis terbawa angin karena ia melihat cinta yang begitu besar dari istrinya untuk dirinya. Fitnah perselingkuhan dahulu antara istrinya dengan Bram sungguh sangat keji. Sungguh ia geram dan tak habis pikir ulah Celine yang begitu picik hingga menghalalkan segala cara.


"Maafkan aku Ay, aku mencintaimu dan si kembar hiks...hiks...jangan berpisah dariku Ay karena jika kamu pergi lagi untuk meninggalkan aku seperti kemarin maka hatiku akan mati" ucap Leo dengan menitikkan air mata kesedihan sembari memeluk Ayu di depan kedua orang tua kandung istrinya itu dan juga Bram.


Ayu yang begitu terkejut melihat respon dari suaminya sungguh tidak bisa berbuat apapun. Hanya ucapan syukur dan senyum bahagia terpancar dari mimik wajahnya serta rasa lega di hati karena suaminya benar-benar menyesal dan mencintainya dengan tulus. Saat Ayu dan Leo tengah berpelukan mesra, tiba-tiba mereka semua dikejutkan oleh suara cempreng wanita yang khas milik Erni, suster ajaib yang beberapa waktu lalu keceplosan membuka jati diri si kembar di hadapan Leo.


"Tuan...Nyonya..."


"Tuan...Nyonya..."

__ADS_1


"Hah...hah...hah..." respon Erni yang tengah menetralkan nafasnya yang ngos-ngosan.


"Kenapa Er" tanya Ayu cemas melihat suster bayinya berlari-lari sambil teriak.


"Bayi Lio hilang nyonya" ucap Erni dengan nada gemetar sembari mer3mas-r3mas tangannya.


"Deg..."


🍁🍁🍁

__ADS_1


__ADS_2