Darah Dan Air Mata SUAMIKU

Darah Dan Air Mata SUAMIKU
Kematian Celine


__ADS_3

Ceklek...


Derit pintu ruang operasi terbuka dan dokter pun keluar dari sana dengan wajah sedikit lesu. Langsung disusul langkah kaki sepasang suami istri mendekat dengan raut wajah cemas.


"Bagaimana Dok keadaan Celine?" ucap Leo lirih. Dirinya berusaha menjaga perasaan istri yang ia cintai yang kini ada di sampingnya yaitu Ayu Larasati sedangkan pada Celine dirinya sejak putus berpacaran silam sudah tidak memiliki cinta lagi untuk wanita itu. Saat ini hanya ada sebuah rasa tanggung jawab saja.


"Maafkan kami Tuan Leo, nona Celine tidak selamat. Takdir berkata lain dan saat sebelum operasi pasien sudah bersikukuh ingin bayinya yang diutamakan terlebih dahulu daripada dirinya. Hanya bayinya yang mampu bertahan namun itu pun saat ini jabang bayinya harus dirawat di NICU guna memulihkan kondisinya karena lahir sebelum waktunya dan sempat terjadi benturan. Semoga pemeriksaan pada bayinya semua dalam keadaan normal secepatnya" ucap ketua tim dokter.


"Mas" ucap Ayu terbata-bata seraya menitikkan air mata saat mendengar Celine meninggal dunia saat melahirkan jabang bayi yang mereka pikir anak kandung Leo juga padahal bukan karena mereka belum mengetahui fakta yang sebenarnya.


Ayu mengelus lengan sang suami berusaha menguatkan karena walau bagaimanapun sikap jahat Celine selama ini padanya, ia tidak bisa menaruh dendam pada wanita yang telah meninggal itu. Walau awalnya sempat marah dan membenci Celine karena menjadi duri dalam rumah tangganya bersama Leo namun selepas itu semua sudah suratan takdir.


"Ini ada sebuah surat titipan dari mendiang Nyonya Celine sebelum dioperasi untuk diberikan kepada Tuan Leo dan istrinya. Saya permisi dulu, Tuan" ucap sang dokter dengan sopan.

__ADS_1


"Terima kasih dok dan lakukan perawatan yang terbaik pada bayi kami" ucap Leo sendu.


"Baik Tuan Leo" ucap sang dokter seraya pergi meninggalkan Leo dan Ayu yang masih berada di depan ruang operasi.


Sepucuk surat tulisan tangan Celine berada di genggaman tangan Leo dengan gemetar ia membukanya bersama Ayu dan kini mereka sedang duduk di bangku lorong rumah sakit dekat ruang operasi.


🍁🍁🍁


Surat Celine


Tetapi aku mohon dengan sangat pada kalian berdua. Sepeninggal diriku tolong rawatlah bayiku seperti anak kandung kalian sendiri dan berilah nama keluarga kalian agar dia tidak merasa kesepian karena tidak punya keluarga. Itu adalah permohonanku yang terakhir pada kalian. Aku mohon kabulkanlah agar aku bisa pergi dengan tenang tanpa beban. Kalian tidak perlu memberikan dia harta apapun berupa materi ataupun warisan milik kalian. Cukup berilah kasih sayang yang berlimpah agar dia menjadi manusia yang penuh cinta pada keluarga kalian selayaknya keluarga kandung. Jangan beritahukan asal usulnya yang sesungguhnya pada anakku. Aku khawatir dia malu di masa depan karena punya ibu yang buruk seperti diriku. Tolong jaga rahasia jati dirinya dari siapapun termasuk anakku sendiri.


Leo, Ayu tak pernah bersalah. Ia hanya korban fitnah keji dariku. Kematian Lintang itu juga adalah ulahku dan John demi menjebak agar Ayu dituduh berselingkuh dengan Bram. Ayu tak pernah berselingkuh dengan Bram sama sekali. Kematian Bu Yanti juga karena ulahku dan John. Maafkan aku Leo, Ayu. Kutitip putriku pada kalian berdua. Terima kasih dan maaf.

__ADS_1


🍁🍁🍁


Ayu berlinang air mata membaca bait demi bait kalimat dalam surat Celine bukan karena fitnah keji pada dirinya, tetapi ia bersedih akibat semua ini korban yaitu Lintang sahabatnya harus meninggal karena sengaja dibunuh dengan tabrak lari yang dilakukan John dan Celine. Dengan ini maka semua tabir terbuka bahwa perselingkuhan antara dirinya dan Bram itu tak pernah ada. Bahkan sebagai ucapan syukur pada sang pencipta karena namanya bisa bersih dihadapan sang suami tercinta terutama, Ayu langsung melakukan sujud syukur di lantai rumah sakit di depan bangku dirinya duduk.


Leo yang melihat yang dilakukan oleh Ayu pun melakukan hal yang sama. Ia bersujud sebagai ungkapan rasa syukur dan lega karena ia bisa membuktikan bahwa anak yang dikandung Celine bukan darah dagingnya dan ia tidak pernah berubah hal intim dengan Celine atau wanita manapun selama dirinya menikah dengan Ayu. Walaupun dirinya sering menyiksa Ayu baik fisik dan batin selama pernikahan mereka pada awalnya akan tetapi dalam kamus kehidupan Leo ia tidak menyukai perselingkuhan sehingga dirinya tak pernah berselingkuh dari istrinya.


"Maafin aku Ay" ucap Leo seraya berlutut bahkan ia tersedu-sedu mengakui segala kesalahan dan penyesalannya yang sangat mendalam di hadapan istrinya kala Ayu sudah duduk di bangku depan ruang operasi mendiang Celine.


"Berdirilah Mas, aku sudah memaafkanmu. Tidak enak dilihat banyak orang Mas" ucap Ayu selain terharu melihat suaminya ini menyesal atas kesalahannya namun ia juga merasa malu karena ada beberapa orang lalu lalang walau tak begitu ramai tetap keduanya menjadi perhatian terlebih yang dilakukan Leo seperti lelaki yang menunjukkan begitu dalam cintanya pada seorang wanitanya hingga mau bersujud di depan wanitanya.


"Terima kasih Ay, I love you so much" ucap Leo penuh haru sembari memeluk erat Ayu secara mendadak hingga membuat Ayu mendongak sedikit terkejut karena dirinya kini menempel pada dada sang suami membuat jantungnya berdegup kencang.


"I love you too Daddynya Lio dan Lea" ucap Ayu sedikit genit sembari memberi kecupan di pipi suaminya namun selepasnya ia menoleh ke arah yang lain karena malu mukanya mendadak memerah.

__ADS_1


Ayu sendiri tak tahu entah darimana keberanian itu datang padahal dahulu saat awal menikah dengan Leo ia tidak berani berbuat sejauh ini dengan suaminya khawatir dicap menjadi wanita penggoda karena suaminya dahulu sangat benci atas perjodohan yang dilakukan oleh mendiang papa mertuanya itu untuk menyatukan mereka dalam sebuah ikatan suci pernikahan. Namun Ayu yang saat ini menjadi wanita yang tangguh dan lebih berani berekspresi terutama dalam hal mengungkapan rasa cintanya pada sang suami yang tentu di sambut baik oleh Leo.


🍁🍁🍁


__ADS_2