Dari Mata Turun Ke Hati

Dari Mata Turun Ke Hati
Perkelahian lelaki


__ADS_3

Di saat Kila meninggal kan dua mahluk yang sama sekali belum menugur sapa itu, mereka pun melirik satu sama lain dengan mimik wajah kesal. Yah memang Jodi sudah menyimpan rasa dengan Kila, diam diam dia suka dengan wanita yang berambut di atas pundak itu.


" Siapa Lo" Jodi dengan nada tidak suka.


" Gue temen sekolah nya, ada yang bisa saya bantu?" Perdi dengan nada mengejek.


" Jangan ganggu  calon pacar gue " Jodi dengan bangga nya bernya. Namun hanya di balas senyum tipis di bibir Perdi. Jodi pun merasa kesal dengan perilaku Perdi yang di tunjukan ke padanya.


" Lo ngejek gue " Jodi dengan tangan yang sudah meraih kerah baju Perdi.


" Santai bro " Perdi menepis tangan yang Jodi.


Melihat kejadian itu semua murid di perguruan itu mendekat,belum ada satupun yang berani menegur ada apa yang terjadi sebenarnya. "Siapa laki laki yang berani membuat dia marah sih" mungkin itu yang ada di pikiran semua murid yang sedang berdiri di belakang kedua orang itu.


" Lo berani sama gue?" Jodi melihat ke atas, yah badan yang ada di hadapan dirinya jauh lebih tinggi.


" Hahaha Lo sampai lihat ke atas,untuk lihat gue" Perdi dengan senyum yang hanya terlihat di samping bibirnya.

__ADS_1


Satu pukulan tepat di perut perdi, sampai di merintis kesakitan namun dia tahan.


" Lo berani nya mukul gue" Perdi pun membalas pukulan Jodi.


Akhirnya pertengkaran pun tercipta di ruangan pertama itu,semua orang merasa takut,tak ada satu pun yang berani memisahkan kedua orang itu.


______________


"Tok tok tok" suara ketukan pintu.


" Yah masuk" suara seseorang laki laki yang sedang berada di ruangan tersebut. Pintu terbuka seorang perempuan masuk menuju meja di hadapan nya,kepala pergurua pun melihat ke arah perempuan itu.


" Makasih Sensey" Kila pun segera duduk ke kursi yang sudah di isyarat kan nya itu,di ikuti dengan Sensey nya yang  juga ikut duduk.


"Ada masalah apa Ki" Sensey


" Engga ada masalah sen, cuma aku mau ngurus surat keluar perguruan,sekaligus mau minta Sensey untuk ngajarin aku pribadi di rumah" Kila.

__ADS_1


" Kenapa kamu mau keluar Ki,prestasi kamu bagus selama 5 tahun ini" Sensey.


" Aku ga mau egois Sensey,aku ga mau kalau perguruan itu di tutup gara gara keegoisan aku"Kila tertunduk.


" Baik lah, ini persuratan nya dan soal guru,nanti akan saya urus secepat nya" memberikan amplop merah.


Di saat mereka sudah selesai dengan urusan nya,mereka pun keluar dari ruangn sensey menuju ke ruangan utama tempat Perdi dan Jodi di tinggal oleh Kila.


" Ada apa ini, kenapa semua berlari menuju ruangan utama" Sensey dengan pandangan kesana kemari melihat murid nya berlari menuju ruangan utama.


" Ehhh kamu,kenapa lari lari ada apa?" Sensey menghentikan salah satu murid laki laki yang berlari menuju ruangan utama.


" Enggg anu Sensey" jawab murid itu dengan napas tersenggal senggal.


" Ada pa coba ceritakan,atuh napas mu" sensey


" Ada perkelahian di ruangan utama sensy"

__ADS_1


Semua nya pun berlari menuju ruangan utama, mereka melihat dua orang laki laki yang sedang berkelahi, Sensey pun segera memisahkan nya.


__ADS_2