
Kediaman kila.
Sebuah rumah paling megah dengan gerbang utama yang melonjang tinggi berwarna hitam,para penjaga gerbang dengan seragam hitam,sedang memantau keadaan halaman rumah megah tersebut.siapa yang gak mau nyuri sih dengan keadaan rumah seperti istana raja,dengan warna cat putih,meski pun terhalang oleh gerbang tinggi namun kemewahan rumah tersebut masih terpana oleh setiap orang yang menatap nyah namun sayang boro untuk nyuri untuk sekedar melewat saja orang ketakutan.Sementara di dalam rumah semua nya sedang sibuk dengan tugas nya masing masing seperti salah satu kepala pelayan bo Ijah,dengan sangat hati dan telaten mengitrusi semua pelayan supaya tak ada celah sedikit pun kesalahan.Sementara di suatu kamar yang sangat luas di hiasi oleh hiasan Ding Ding yang elegen,Kila sedang berbaring melepas lelah di kasur yang empuk,dan menatap langit langit kamar.
"Dreeeeerr"suara geteran hp.kila pun segera meraba raba mencari hp nya.
"Ouh Cika,ada apa sih ni bocah"mengangkat telpon nyah tepat di atas wajah nya.
"Halo cik"meletakan di telinga.
"Kil Lo mau jalan yah sama Perdi?"Cika antusias.
"What..?"Kila kaget dan segera berganti posisi menjadi duduk.
"Gue ga ngajak jalan dia,tapi yah dia ngajak jalan gue sih waktu pulang sekolah,itu juga gue cuma bilang gue tunggu"Kila.
"What jadi Lo engga,jawab iya?Cika
"Iyah......"Kila
"Ya kali dia mau nunggu di mana gue ga nyebut tempat,malahan gue ga kasih tau rumah gue"lanjut Kila diiring dengan tawa .
"Sori kil,gue kasih tau rumah loh dimana😋"cika suara tanpa dosa.
__ADS_1
"Hah Lo gila yah?"Kila kaget.
"Lo tau kan,boro boro untuk masuk ke dalam rumah gue,untuk lewat ajah ga ada yang berani"lanjut Kila .
"Ouh Iyah gue lupa ki,duhhh sori"Kila
"Ya udah mau ngapain lagi,hanya keberuntungan yang bisa menyelamatkan dia"Kila pasrah
Sementara di gerbang utama
"Maap den,ada urusan apa"seseorang dengan postur tubuh tinggi dengan baju hitam gagah,menghampiri mobil biru yang berhenti tepat di depan gerbang.
"Maap apakah ini benar rumah nya Kila?Perdi membukakan kaca mobil nyah.
"Buset ni rumah apa istana,berapa orang yah yang tinggal di rumah ini,kalau gue punya rumah sebesar ini gue jadiin hotel ah lumayan untuk uang jajan"dalam hati Perdi dengan mata yang menyapu pemandangan yang sedang dia lihat.
"Maap den,Aden siapa nya non Kila?"membuyarkan pikiran Perdi.
"Saya temen nyah pak"Perdi
"Bentar saya lapor dulu sama nyonya"muka tanpa ekspresi.
"Iyah silahkan pak"memaksakan tersenyum .
__ADS_1
📳
➡️📳
"Ada apa"suara di seberang telpon.
"Maap nyonya ada yang mau ketemu dengan non Kila"
"Laki laki apa perempuan"di sebrang telepon.
"Laki laki nya"
"Oke tunggu,saya akan memberitahukan kepada non Kila"sebrang telepon.
"Baik" .Bungan teflon pun berakhir sekuriti pun segera kembali ke samping mobil yang sedang berada di depan gerbang.
"Maap den bisa lihat KTP nyah?"
Perdi pun kaget dengan pertanyaan yang sedang di lontarkan oleh sekuriti tersebut."gila ni orang gue cuman pengen ngajak jalan Kila doang,ehh malah di minta KTP emang gue penjahat apa"dalam hati menggerutu .
"Maap den bisa lihat KTP nyah"suara sekuriti sudah mulai mengeras.
"Ini pak"mengambil KTP dan segera menyerahkan nyah ke sekuriti.
__ADS_1