Dari Mata Turun Ke Hati

Dari Mata Turun Ke Hati
Masa lalu kila


__ADS_3

Kabar yang sangat mengharukan bagi keluarga Dewo, kabar dimana putri kesayangannya mengalami kecelakaan yang sangat berat. Sekarang mereka berada di rumah sakit,Devi memandang anak perempuan yang terbaring lemas di keranjang rumah sakit dengan peralatan medis, sementara dewo memeluk sang istri dan berusaha untuk menegarkan nya. Sudah hampir satu Minggu sejak kecelakaan Kila pada waktu itu,namun sampai saat ini dia belum menyadarkan diri. Devi pun masuk dengan di iringi Isak tangis di suaranya, mendekati ke ranjang tempat anak nya berbaring menggenggang tangan nya dan berkata.


" Yang kuat sayang,mamih selalu ada di samping kamu,jangan patah semangat ayo bangun sayang". Entah kekuatan apa yang di miliki oleh Devi sehingga Kila pun meneteskan air mata,dan ada sedikit gerakan di tangan nya,Devi pun kaget sekaligus bahagia. Dia segera berlari keluar ruangan dan memanggil dokter,anggota medis pun bergegas menuju ruangan Kila dan memeriksa Kila sesuai prosedur. Mata Kila pun terbuka sedikit demi sedikit,dan akhirnya kabar bahagia pun datang bahwa Kila sudah sadar. Devi dan Dewo segera masuk dan memeluk anak nya,yang di peluk malah merasa heran.


" Sayang kamu sudah sadar nakk" dengan di iringi isak tangis bahagia.


" Kalian siapa" ucap Kila dengan heran.


" Sayang ini mamih kamu nakk,dan ini papih kamu" dengan menggandeng tangan dewo. Dewo tak bisa berkata apa apa,hanya meneteskan air mata bahagia.


" Aku gak inget apa apa,awwww kepala ku sakit" Kila dengan memegang kepala nya.


" Dokter, kenapa dengan anak saya ,kamu tau kan kalau kamu gak memberikan yang terbaik untuk anak saya bisa bisa rumah sakit ini akan saya tutup" ucap Dewo dengan nada penegakan. Dokter hanya mengangguk kan kepalanya dan segera memeriksa Kila. Beberapa menit,dokter sudah selesai dengan tugas nya.


" Kila mengalami amesia berkepanjangan,karna benturannya sangat keras di kepala nya." Ucap dokternya.


" APAA AMESIA? Kamu bisa becuc ga jadi dokter heh?" Dewo dengan tangan yang memegang kerah baju si dokter. Sementara Kila sedang tidur karna obat bius yang di suntikan oleh si dokter.

__ADS_1


" Apakah bisa di sembuhkan dok?" Devi dengan nada cemas,sementara dewo hanya mengujani kila yang sedang berbaring dengan ciuman.


" Mungkin akan bertahap,sesuai dengan ko swndisinya Kila"


" Maksud dokter?"


" Iyah jadi amesia Kila bisa di sembuhkan melalui terapi ingatan, tapi itu juga memiliki resiko."


" Resiko apa dok?apa resiko Yaang terjadi dengan anak saya?"


" Putri ibu tidak boleh mengingat kanapa dia kecelakaan  karena itu sangat fatal,akan menjadikan Kila akan mengalami geger otak".


Pagi yang sangat cerah di taman rumah belakang,terlihat Kila sedang termenung dan menatap tanpa tujuan.Sudah hampir 1 bulan dia keluar dari rumah sakit,namun tidak ada perubahan sama sekali. Devi pun menghampiri putri nya dan berusaha menghibur Anya.


" Sayang ke napa kamu di sini? Bu fitri sudah datang". Devi sengaja menggambil sekolah exsel untuk putri nya supaya Kila tidak mengingat kejadian tersebut.


" Mamih,," membalikan badan " aku boleh ga sekarang libur dulu" dengan wajah penuh harap. Devi pun duduk di sebelah putri nya dan membelai rambut nya lembut.

__ADS_1


" Iyah,sayang ga papa" dengan senyum yang sangat hangat di bibirnya " kamu kenapa?" Seakan tau apa yang di pikirkan anak nya. Kila pun sejenak berpikir.


" Mih,aku boleh ga membangun cafe" suatu hal yang di pikirkan akhirnya terlontar kan.


" Kenapa kamu ingin membangun cafe?" Wajah Devi pias.


" Aku mau memulai lagi kehidupan aku mih,mungkin dengan cara membangun cafe aku bisa memulai hidup ku lagi" wajah Kila seketika berubah seperti membayangkan bagaimana kedepan nya.


" Baik lah akan mamih urus yahh"


" Engga mih,aku kan punya tabungan tadi aku lihat di laci tertera nama ku,dan juga nilai nya cukup besar" dengan cepat membahas.


" Baiklah nanti akan mamih urus yah sayang"


Dan akhirnya cafe Kila pun terwujud,sedikit demi sedikit ingatan kila kembali normal. Namun dia tidak pernah mengingat kenangan nya bersama Perdi dan mengapa dia kecelakaan


EPILOG

__ADS_1


Kila pun tersadar dari lamunan nya. Acara mingguan kolongmerat pun berakhir mereka pulang dengan rasa bahagia.


__ADS_2