Dari Mata Turun Ke Hati

Dari Mata Turun Ke Hati
Hukuman


__ADS_3

Akhirnya mereka pun sudah sampai di ruangan kepala sekolah,sementara pak Hardi melamun karena melihat Kila yang berubah derastis dari beberapa tahun yang lalu.


 


 


Beberapa Tahun yang lalu


Kila putri Surya merupakan putri kedua dari pasangan suami istri dari pak Dewo dan Bu tiwi,kehidupan pribadi Kila berubah derastis,di saat kakak perempuannya meninggal dunia karena sebuah kejadian pembunuhan oleh seorang laki laki yang sangat di cintai oleh kakak nya.Kepribadian yang dulu mewarnai Kila hanya ceria,gembira,mudah akrab,mudah tersenyum.


            Maura merupakan kakak kesayangan dari Kila,Kila sangat sayang sama kakak nya setiap hari mereka selalu berbagi cerita dengan sangat riang.sampai suatu hari di saat Kila berusia 10 tahun Maura pun meninggal dunia karna pembunuhan oleh pacar nya sendiri.kila pun terasa terpukul,dan di saat kejadian itu dia pun merubah penampilannya menjadi tomboy dan mulai giat belajar sial di sebuah perguruan.


Kembali ke hukuman yang akan di berikan ke kedua orang yang sedang berdiri di hadapan meja kepala sekolah.


"Coba jelasin apa yang sebenarnya terjadi?"kepala sekolah.


"Jadi gini pak di.."Kila


"Saya gak sengaja pak lagian dia gak permisi dulu kalau mau lewat"Perdi Nyamber.


"Woi gue mau ngomong Lo malah Nyamber"Kila meninggi.


"Duhhh siapa yang nyamber,gue enggak bawa cabe,kali"Perdi.


"Itu sambel oon"Kila.


"Lo mau sambel?"Perdi


"Iyah gue mau sambel yang pedes banget"Kila.

__ADS_1


"Lah buat apa sambel?Perdi.


"Buat mulut loh supaya gak pernah nyamber omongan orang lain."Kila.


"Kalian bisa dieum gak sih!"Kepala sekolah.


"Lo yang dieum"serentak Perdi dan kila nyamber sambil nunjuk kepala sekolah.


"Kalian ini, sekarang saya akan hukum kalian untuk membersihkan halaman sekolah dari ujung ke ujung"kepala sekolah.


"Gak boleh ada yang nolak"lanjut..


Mereka pun terdiam,kedua orang itu mengganguk mengerti dan segera menuju ruangan sekolah.


"Ahhhh ini semua gara gara elo"Kila


"Lah Napa jadi gue sih"Perdi.


"Lah gue juga kan di hukum kale"Perdi.


"Udah lah Lo jangan ngebacot Mulu buru kali jalan na lelet banget kaya Kuya loh"Kila setengah berlari.


Mereka pun menuju lapangan bola terlebih dahulu,setelah itu kedua nya membawa sapu dan mulai menyapu.


"Lo sering di hukum sama guru?"Perdi memulai obrolan.


"Gila lo,meksipun gue kaya gini gue ga pernah sampe di hukum kaya gini,ini pertama kali nyah gue di hukum"Kila.


"Hah masa sih?"Perdi.

__ADS_1


"Woi jadi Lo anggep gue apa duhhh"Kila.


"Kalem bos gue cuma nanya"Perdi dengan wajah pucat.


Suasana pun hening kembali,hanya terdengar suara sapu lidi yang sedang mereka pakai untuk menyapu halaman sekolah.


"Lo ada kesibukan apa sepulang sekolah?"Perdi memulai obrolan.


"Emmmmmm"Kila so mikir.


"Kaya nya Lo sibuk yah ?"Perdi pun mulai pasrah.


"Kaya nya engga sih cuma latihan silat doang"Kila.


"What,Lo latihan silat?"Perdi kaget.


"Kenapa Lo kaget?,biasa kali gue kan bisa ngalahin elo"Kila.


"Pantesan Lo lincah banget ngelawan gue"Perdi.


Suasana pun kembali seperti semula,beberapa jam kemudian akhirnya mereka bisa menyelesaikan hukuman mereka.


 


 


 


 

__ADS_1


 


Jangan lupa jejak,dan mohon dukungan nya 😁


__ADS_2