Dari Mata Turun Ke Hati

Dari Mata Turun Ke Hati
Kunjungan ke perguruan


__ADS_3

Kila pun beranjak dari penglihatan nyah,dan segera membalikan badan nyah ke belakang.


"Lo liat apa la?"Perdi tanpa melihat Kila.


"Coba deh Lo lihat sepion kaca Lo"Kila dengan posisi yang belum kembali dengan posisi tubuh nya.


"Ada apa sih"Perdi pun melihat kaca sepion.


"Ada mobil"Kila kembali ke posisi duduk dengan pandangan ke jalan raya.


"Yah la,nama nya juga jalan raya pasti ada mobil lah"Perdi tersenyum.


"Bukan itu oon,Lo liat yes mobil hitam itu tu"Kila dengan menunjukkan ke belakang mobil yang mereka tumpangi.


"Mobil itu,mobil sekertaris bokap gue yang di tugaskan untuk ngawasin gue"Kila ddngan raut wajah sedih.


"Hahaha la la, hidup Lo terkekang banget sih "melirik Kila.


"Ahhhh gue juga ga mau,yaudah sekarang kita ke perguruan pencak silat gue yah"Kila.


"Lah mau apa,bukan nya Kila mau jalan"Perdi.


"Idih siapa mau jalan sama Lo sih,gue hanya mau Lo nganterin gue ke perguruan karna kalau gue pergi sendiri mana boleh"Kila


"Hah jadi cuma mau nganter ke perguruan doang,kirain bener mau jalan jalan dasar beo"(dalam hati Perdi)seketika melirik Kila yang sedang asik maen hp.

__ADS_1


"La,mau apa sih ke perguruan?"Perdi.


"Gue mau ngurusin surat surat gue,karna gue mau berhenti ke perguruan dan mau bawa Sensey nya kerumah"Kila dengan kondisi sedang asik main hp.


"Emang bokap Lo ga papa,kalo Lo latihan silat"Perdi.


"Lo tau apa tentang bokap gue?"Kila masih dalam posisi yang sama.


"Yahh gue emang ga tau,tapi kan kata lo,Lo hany perlu berpilaku seperti wanita padaumum nya"Perdi seketika melihat Kila.


"Yahhh emang sih,tapi kan silat itu bukan sekedar untuk bela diri ajah tapi bisa untuk olahraga,yahh gue ngomong nya sih boleh kata bokap asal bawa Sensey nya ke rumah"Kila .


"Bokap Lo aneh"Perdi.


"Maksud Lo apa"melihat Perdi dengan kesal.


"Karna gue pinter,selama 5 tahun ini gue selalu lolos dengan sangat mudah,cuma pas Minggu kemaren gue ketahuan dan gue pun jadi kaya gini deh"Kila dengan menghela napas.


Akhirnya perjalan nan yang penuh dengan cerita,keluh kesah Kila pun berakhir.tepat sudah setengah jam mereka menghabiskan waktu di perjalanan,sekarang mereka sudah sampai di sebuah perguruan yang sangat populer karna sebuah penghargaan yang selalu di raih setiap tahun nyah.


Mobil pun terparkir tepat di gerbang masuk perguruan,sementara mobil yang dari tadi mengikuti nya pun berhenti tidak jauh dari mobil yang di naiki kila. Mereka pun terun dari mobil.


"Gila jadi selama 5 tahun ini dia berguru di sini,pantesan dia pinter bela diri"Perdi dalam hati seraya matanya terpesona dengan pemandangan yang di lihat nya.


"Tunggu apa,ayo masuk"kila sebari melangkahkan kaki nya menuju gerbang.

__ADS_1


"Hehh Lal tunggu gue"Perdi pun mengikuti di belakang nya.


Sementara di keadaan dalam mobil.


"Bagaimana nyonya,apa kita harus turun?"Sopir.


"Tidak perlu,ini adalah hal yang wajar "sekertaris Vika. Akhirnya keduanya pun memilih untuk tetap menunggu di dalam mobil.


__________________________


"Ki...." Suara seorang laki laki yang sedang menghampiri.


"Woi jod,nyatanya Lo masih ingat gue"Kila berbalik.


"Buset kemana aja Lo,udah satu Minggu ini gak ikut latihan" Jodi dengan tangan memukul bahu Kila.


"Yahhh gitu deh,ini juga gue mau ngurus surat keluar"Kila.


"Lo mau keluar dari perguruan" Jodi kaget.


"Hooh gue,gue ga mau kalau perguruan ini di tutup gara gara gue" Kila dengan nada sedikit berubah.


"Wiss emang dasar anak sultan" Jodi di iringi dengan tertawa.


"Yaudah gue mau ke Sensey"Kila

__ADS_1


"Masih ingat kan tempat nyah dimana?" Jodi.


"Ingat lah" Kila pun meninggalkan kedua orang itu tanpa memperkenalkan seseorang yang ada di samping nya.


__ADS_2