Dari Mata Turun Ke Hati

Dari Mata Turun Ke Hati
Pagi hari


__ADS_3

Pagi hari yang sangat cerah, matahari sudah mulai malu malu memunculkan dirinya.Di sebuah komplek rumah elit yang sangat luas tepat di rumah yang menjulang tinggi di hiasi dengan cat yang berwarna putih bersinar.di dalam nya terdapat keluarga yang sedang menikmati sarapan.


" Hari ini hari Sabtu yah" Devi membuyarkan suasana yang sangat hening di meja makan, serentak kedua orang yang sedang asik sarapan berhenti dan menoleh satu sama lain.


" Ouh Iyah Kila sampai lupa heheh" Kila pun meminum susu yang sudah ada di hadapan nya.


" Ya sudah berarti sekarang,adalah hari kita" Devi dengan di iringi senyuman,namun yang di tuju dalam cerita tidak meladeni kedua wanita yang sedang berbicara ituh mam asik dengan sarapan nyah.


" Papih..." Kila dengan menyentuh bahu papih nya kedetulan tempat duduk mereka itu bersebelahan. Dewa pun baru merespon apa yang sedang di bicarakan oleh kedua wanita di samping nya.


" Iyah sayang,papih udah atuh jadwal nya sekarang kamu di anter papih nyah" dewa mengelus kepala Kila dengan lembut,Devi nya tersenyum di sebelah dewa.


" Dan kamu sayang" dewa menghadapkan penglihatan nya ke istri nya,Devi hanya membalas senyuman.


" Iyah sayang" tanpa mendengan kalimat selanjut nya Devi sudah mengerti apa yang di inginkan oleh suami nya.

__ADS_1


Devi merupakan istri dari dewa,sudah hampir 30 tahun mereka menikah.Devi memiliki kesibukan lain selain menjadi ibu rumah tangga yang baik,dia juga memiliki suatu usaha yang saat ini sudah memiliki supermarket yang sudah memiliki cabang di mana mana,ya memang istri dari sebuah Presdir ternama mempunyai usaha yang sangat besar,sipat Devi memang beda dari ibu ibu pada umumnya yang hanya memikirkan tentang arisan atau yang suka ngumpul dengan teman teman nya yang suka memamerkan kekayaan suami nya.yah mungkin ini yang membuat dewa jatuh cinta dengan Devi ,sikap yang mandiri sederhana dan juga penyayang.


Setiap hari Sabtu keluarga kolongmerat ini mempunyai suatu acara,yang di mana di adakan di cafe Kila,ini bertujuan untuk memperkuat keharmonisan keluarga. Karna semenjak Maura meninggal semuanya berubah namun akhir akhir ini dewa mempunyai suatu ide ini sejak 2 tahun yang lalu.


"Ya udah kalian sudah selesai sarapan nya,segera berangkat nanti kesiangan" Devi menatap kedua orang yang sudah meminum segelas susu.


" Ya sudah ayo perinces papih,kita berangkat" dewa beranjak dari duduk nya.


" Apaan sih papih,perinces what ahhh kalu bukan karena kebebasan ogah aku di panggil gitu oleh papih" gunam Kila.


" Ayo Kila" dewa sedikit berteriak membuat gadis itu kaget dan segera berdiri membawa tas nya.


" Sudah jangan banyak debat,sekarang kalian berangkat sana" Devi berdiri,melangkah menghampiri Kila .


" Sayang hati hati di jalan yah" mengelus lembut kepala Kila.

__ADS_1


" Mamih curang,kenapa Kila saja yang di elus dan di perhatiin,aku kan suami mu yang tampan dan sempurna ini" dewa dengan nada ketus.


" Liat Ki,papih mu cemburu sama anak nya sendiri" Devi menggoda dewa.


" Hahahaha....pokonya sekarang mamih punya aku😝" Kila pun memeluk mamih nya itu dengan erat. Dewa pun segera berjalan menuju pintu keluar di ikuti oleh sekertaris pribadi nya.


" Ehhhh papih tunggu" Kila pun melepaskan pelukan nya dari Devi. Dia mengejar papih nya dengan setengah berlari.


" Hati hati sayang" Devi hanya bisa tersenyum dan menggeleng melihat tingkah laku kedua orang yang sangat dia sayangi itu. Dia pun segera berjalan menuju pintu utama untuk memberikan salam perpisahan,tapi bukan perpisahan selamanya yah temen ini hanya sementara yaaaaa.


" Assalamualaikum mih" mencium tangan mamih nya,yang baru sampai ke pintu utama.


" Waalaikumsalam sayang,belajar yang rajin ya" Devi.


" Sayang aku berangkat yah" satu kecupan mendarat di kening Devi yang di berikan dewa.

__ADS_1


" Iyah mass hati hati yah" Devi tersenyum.


Dewa dan Kila pun masuk ke dalam mobil yang sudah di bukakan oleh sekertaris pribadi nya.mobil pun melintas di iringi dengan lambaian tangan di dalam mobil di balas oleh lambayan tangan Devi.


__ADS_2