
Hari pertama.
Pagi ini cukup cerah, secera senyuman Larisa. Dia Sudah kelihatan sangat cantik menggunakan seragam sekolah nya. Wajah yang manis,senyum yang indah seakan mewarnai nya. Larisa pun keluar dari kamarnya,menuruni anak tangga satu persatu. Dermawan yang sedang berjalan ke meja makan sejenak berhenti,melihat putrinya sangat berbeda hari ini.
" Wah wahh anak ayah cantik banget" dermawan tak kunjung henti nya tersenyum.
" Pagi ayahh" sapa Larisa dengan sangat riang nya. Larisa pun sudah ada di ruangan utama dan sejajar dengan ayahnya. Mereka berjalan menuju meja makan.
" Sayangg". Larisa yang sedang begitu lahap nya makan pun terhenti.
" Ehhh iya yahh?".
" Ayah akan mengantarmu yah?" Menyuapkan sepotong roti kemulutnya.
" Emang ayah ga kerja" memegang gelas susu dan meminum nya.
" Ayah kerja, tapi ayah mau nganter putri kesayangannya ayah inii" mencubit hidung Larisa kebetulan mereka duduk bersebelahan.
Dermawan pun beranjak, merapikan jas nya. Larisa yang melihat ayah nya berdiri ikut berdiri.
" Kamu udah sarapan nya?" Dermawan dengan menatap Larisa.
Larisa membalasnya dengan anggukan kepala,mereka pun berjalan menuju pintu utama dan segera menuju mobil yang sudah terparkir di halaman rumah nya.
Kediaman Pangeran.
Terdapat di sebuah komplek elit yang sangat mewah. Yah di situ adalah kediaman Pangeran cowo paling populer di SMA Kristal. Berbeda dengan Larisa, Pangeran yang sedang menikmati mimpinya sampai sampai tidak tau sekarang sudah waktunya untuk dia pergi ke Sekolah .
" Byarr" seseorang menyembur air ke pangeran. Dia pun segera terbangun seraya berkata.
" AWASSSS BANJIRRR" Dia pun berteriak dengan pandangan menyapu sekeliling.
__ADS_1
" Banjir banjir, cepat bangun kamu mau bolos sekolah hehh?" Seorang perempuan yang cukup umur berada di samping tempat tidur dengan ember yang berada di tangan nya.
" Mamihhhh, bisa ga sih ga ngebangun nin anak nya kaya gitu haaa" pangeran dengan mengeliat seraya mengumpulkan nyawa nya.
" Cepet mandi, mamih tunggu di ruang makan" dia pun berjalan menuju pintu kamar dan keluar.
Pangeran pun segera turun dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi. Beberapa menit dia pun sudah terlihat tampan dengan setelan baju sekolahnya. Dia pun keluar dari kamarnya menuruni anak tangga.
" Akhirnya kamu keluar juga" kata laki laki yang sedang menikmati sarapan nya.
" Pihhh mamih mana?" Pangeran pun ikut duduk di samping laki laki tersebut.
" Mamih kamu ada urusan, biasa ibu ibu kece" menyuapkan roti ke mulutnya yang berlumuran alay blueberry.
" Ouhhh gitu" pangeran pun membawa roti dan mengolesinya dengan slay kacang.
" Kamu sekarang selamat"
" Selamat gimana sih pih, masa aku di bangunin pake air" beranjak dari duduk dan membawa roti yang telah di olesi selai kacang.
Di SMAN kristal
Di SMAN Kristal seluruh siswa sudah ramai,gedung yang menjulang tinggi. Taman yang di hiasi bunga bunga yang indah,menambahi indah nya sakolah tersebut. Samua siswa berjalan kesana kemari dengan membawa Susana hati nya masing masing. Larisa yang baru keluar dari mobil terasa takjub dengan keadaan tersebut.
* Bismillah ini hari pertama ku sekolah semangat* dalam hati nya di iringi dengan senyuman.
Larisa berjalan menuju lorong utama, di sana dia menabrak seseorang sampai dia terjatuh.
" Awww sakit" Larisa dengan duduk di lantai dengan tangan yang memegang bagian yang sakit.
" Ehhhh sori sori" laki laki tersebut menguluran tangan nya supaya bisa membatu perempuan itu.
__ADS_1
Larisa pun memegang tangan tersebut sebagai bahan untuk nya berdiri.
" Tunggu aku baru lihat kamu,apa kamu murid baru?"
" Iyah aku murid baru"
" Ouhh perkenalkan aku Ipan" mengulurkan tangannya, larisapun membalas uluran tangan nya.
" Aku Larisa,Panggil saja Risa "
" Maap ka aku harus segera pergi" Larisa meninggalkan Ipan dengan lankah yang sangat cepatnya.
Langkah Larisa di perlambatan di saat sudah mendekati kls 10. Seorang guru berparas cantik menghampiri Larisa.
" Kamu Larisa ?" Tanya guru tersebut.
" Iyah Bu Saya Larisa "
" Ya sudah ikut ibu" berjalan menuju ruangan kelas di ikuti oleh langkah Larisa. Semua murid rasa heran dengan perempuan yang ada di depan dengan walikelasnya.
" Selamat pagi anak anak!"
" Selamat pagi Buu" serempak anak anak menjawab nya namun pandangan nya tidak berpaling dari Larisa.
" Kalian ada kedatangan Teman baru, ayo perkenalkan nama mu?"
" Haii perkenalkan nama ku Larisa ,kalian bisa panggil aku Risa,mohon bantuannya dan kerjasamanya yahh" Larisa dengan memasang wajah yang ceria.
" Risa kamu duduk di sampingnya Kesha" dengan pandangan yang menuju ke kursi Kesha.
" Baik Bu" Larisa pun berjalan menuju kursi dekat kehsa dan segera duduk. Larisa pun memandang Kesha,ternya Kesha sikap nya asik dan mudah akrab.
__ADS_1
" Hayy gue Kesha, Lo bisa ko tanya tanya ke gue" dengan wajah yang sangat ramah.
" Gue Larisa mohon bantuan nya yahh" larisa Memnag wajah ramah pula.