Dari Mata Turun Ke Hati

Dari Mata Turun Ke Hati
Maen drama


__ADS_3

Di saat Perdi sedang sibuk dengan sekuriti yang sedang di hujan ni dengan pertanyaan,berbeda dengan Kila yang di kagetkan oleh suara ketukan pintu kamarnya.


"Tok tok tok"suara ketukan pintu.


"Cik bentar dulu yah"tanpa mendengar kan ucapan dari sebrang telepon,Kila pun mematikan telpon nya,dan segera beranjak menuju pintu kamar nyah.


"Ada apa sih?"Kila membukakan pintu kamar.


"Maap non,saya mengganggu"jawab seorang perempuan denga postur tubuh tinggi,di balut oleh pakaian hitam,dia merupakan sekertaris Vika.


  Sekertaris Vika merupakan orang kepercayaan dari bapak dewa,dia di perintahkan untuk menjaga anak perempuan satu satu nyah itu,dengan alasan tidak ingin kehilangan anak lagi.kebribadian sekertaris Vika tak ada yang tau,dia hanya ingin menuruti apa yang di perintahkan oleh bos nya ituh,sekalipun Kila selalu menolak nya namun dia tetap bersih keras menjaga nya dari apa pun.


"Iyah,ada apa"Kila.


"Maap non,apakah non ada janji dengan seorang temen laki laki"sekertaris Vika.


"Iyah emang kenapa?engga boleh?"jawab Kila dengan muka masam.


"Apa boleh saya tau non mau kemana?"Sekertaris Vika.

__ADS_1


"Lo banyak tanya banget sih,bukan urusan Lo kan gue mau ketemu sama siapa ajah?"Kila meninggi kan suara nyah.


"Tentu jadi urusan saya non,non kan sudah tuan di amanat kan ke saya"sekertaris Vika dengan tenang nyah.


"Yayayah.terus mau apa heh?mau nyuruh dia pulang?atau mau jadikan dia umpan buaya?"Kila


"☺️"Sekertaris Vika memaksakan tersenyum.


Dengan perdebatan panjang, yang cukup menguras tenaga, akhirnya Kila pun menutup kan pintu kamarnya itu dengan keras di hadapan sekertaris Vika.


"Hah mau nya apa sih tuh orang,mening gue siap siap aja deh".Kila pun segera siap siap,tanpa menghiraukan orang yang berusaha keras mengitrogasi nya itu.


Pintu kamar Kila pun terbuka,namun di saat Kila beranjak keluar Vika pun masih berdiri di pinggir pintu kamar Kila.


Kila pun segera pergi dari kamarnya menruni tangga yang sangat tinggi di rumah nya itu,seseorang pelayan pun membukakan pintu keluar untuk nona nya,dengan menganggukkan kepala tanda hormat.sementara dengan perdi,masih di tanyai dengan hal hal yang sangat tidak masuk akal.


"Hey per,dah lama?seseorang dengan Sura ramah menghampiri mobil yang sedang di interogasi oleh penjaga rumah nya.Perdi pun segera keluar dari mobil, melihat akhirnya Kila keluar juga dengan berpakaian yang elegen dengan wajah yang manis ples cantik,pakaian putih yang melekat di badan kila menambahkan aura yang sangat baik.


"Pak dia temen saya"Kila dengan ramah.

__ADS_1


"Baik non,non mau kemana?"sekuriti membalikan badan nya menghadap Kila.


"Saya mau kencan,dengan dia,jadi tolong bilang pada parah jangan khawatir kan saya"Kila meraih tangan Perdi dan segera masuk ke mobil.


Mobil pun menuju ke jalan raya,kebetulan sore ini jalan raya cukup ramai,kila pun bersandar di kaca mobil dengan melihat lihat gedung yang berjejeran di sepanjang jalan,seketika dia melihat sepion.


"Huh ternyata dia ngskorin juga"Kila dengan suara yang sangat pelan.


Seketika Perdi pun melihat ke arah kila.


"La Lo kenapa?kalu Lo gak mau ga papa ko"Perdi menatap kila yang sedang termenung di sudut mobil.


"Santai aja kali,gue hanya risih dengan bokap gue"jelas Kila dengan tatapan masih ke jalan yang di Manado dengan gedung.


"BTW sikap Lo di rumah,jauh berbeda yah dengan di sekolah"Perdi tanpa melihat Kila dan pokus dengan jalan nan.


"Yahhh gitu deh,kalo Lo liat gue di rumah,itu bukan sikap gue yang asli"Kila masih dengan keadaan yang sama.


"Maksud Lo?"Perdi masih dengan keadaan yang sama juga.

__ADS_1


"Gue hanya ga mau,kalo gue di kekang terus sama bokap gue,kalo gue bersikap kaya wanita pada umumnya bokap gue janji ga akan ngekang gue"Kila.


"Ouhhh jadi ceritanya,Lo sedang maen drama di rumah Lo yah"Perdi sedikit tersenyum,seketika melirik Kila.


__ADS_2