
Jam pelajaran pun sudah selesai,semua siswa bergegas meninggalkan kesal nya dan kantin pun menjadi serbuan utama para murib. Sementara di kelas IPS 2 masih ada 3 orang siswi yang masih belum meninggalkan kelas nya dan malah sibuk berbincang,yah dia adalah Kesha, rain,dan Gebi. Mereka merupakan siswa terpopuler di sekolah bunga bangsa,terutama Kesha yang memamerkan kekayaan orang tuanya menjadi senjata paling ampuh.
" Ouh iyah,gue baru inget" Rain dengan memasang muka terkejut.
" Kenapa sih Rin,gaje banget" Gebi dengan senyum sinis di bibirnya.
" Malam kemaren gue liat Kila sama Perdi itu diner di cafe langganan kita,terus di tempat VVIV lagi" Rain dengan muka datar.
" Plak...." Kesha menggebrak meja " beraninya Kila ngerebut Perdi dari gue" Kesha berdiri dengan muka kesal.
" Wahhh ga bisa di biarin sa,kita harus balas si Kila" Gebi ikut memanaskan suasana.
" Lahhh,Napa harus balas dendam Kila kan ga pernah punya salah sama kita kan" rain memasang wajah sepolos mungkin.
" Rainn... Sekarang LO BISA GA SIH GA TELOLET" Kesha mengeraskan suaranya dan berjalan menuju pintu keluar.
" Sa mau ke mana Lo" Gebi.
" Gue laper mau ke kantin,mau ikut Lo" Kesha tanpa berbalik. Mereka pun berangkat ke kantin.
_____________
__ADS_1
Di kantin terlihat sangat ramai,banyak siswa yang kesana kemari dan membawa nampan berisi makanan. Kila dan Cika terlihat bingung karena tidak ada bangku yang kosong.
" Ki gimana nihh,ga ada bangku yang kosong" Cika celingukan mencari dengan pandangan menyapu kantin.
"Ki tuhh,kayanya dia udah selesai deh,ayo" Cika pun segera berlalu menuju meja tersebut,sementara Kila hanya mengikuti tanda bergeming.
" Lo udah kan makan nya" dengan tidak sopan nya Cika menanyakan hal tersebut dan segera duduk di kursi tersebut.
" Iyah kak saya sudah makan" jawab anak tersebut dengan senyum manis di bibirnya dan segera berlalu.
" Cik Lo udah pesen?" Kila ikutan duduk.
" Waduhhh gue lupa,hah yaudah Lo pesen" Cika .
" Hehehe maap Ki,gue hilap" Cika nyengir kuda.
" Hahaha santai aja kali,udah gue yang mesen" Kila beranjak dari duduk nya.
" Lo mau mesen apa?" Kila.
" Gue mie ayam dan jus jeruk deh kayanya seger" Cika. Kila pun segera pergi ke seted dagangan.
__ADS_1
Di saat semua orang di sibukkan dengan makan nan nya,sejenak mereka tertuju pada 3 wanita glamor yang baru datang ke area kantin,Kesha melihat Kila yang sedang menunggu pesanan nya,mereka pun menghampiri Kila.
" Wisss ada pereman kampung nih" Kesha dengan mengeraskan suaranya,namun yang di sindir tidak bergeming.dia pun mulai merasa kesal.
" Kila,Lo budeg yah" Kesha sedikit berteriak,Kila pun menoleh dengan muka tanpa dosan.
" Iyah ada apa,Lo manggil gue" Kila.
" Iyah lah manggil Lo,siapa lagi pereman kampung di sini selain lo" Kesha dengan gaya bicara tidak mengenakan.
" Lahh sejak kapan,Kila jadi pereman kampung?" Dengan pilihnya rain nimbrung pembicaraan.
" Rainn Lo bisa ga,gak boleh ikut campur dulu" Gebi membisik ke telingan rain.
" Gue kan cuma nanya,Ki Lo sejak kapan jadi pereman kampung" Kila hanya tersenyum sinis.
" Woi kalian,dasar trio Anabel yang gak guna" Kila membuat ketiga wanita itu mulai merasa kesal.
" Lo yahh,apa Lo bilang Anabel?" Kesha kesal
" Apa,Lo ga suka? Mau gue siku?" Kila dengan nada penekanan.
__ADS_1
" Cabut,gue sekarang ga selera makan,mening delivery online aja" Kesha pun pergi,meninggalkan Kila karena tau arti penekanan dari kata kata Kila tersebut.