Dari Mata Turun Ke Hati

Dari Mata Turun Ke Hati
Pengenalan Tokoh dan awal cerita


__ADS_3

Pengenalan Tokoh.


Larisa merupakan seorang gadis cantik,dengan postur tubuh elegan dan rambut panjang. Namun sayang dia menderita penyakit leokimia.mungkin semua orang akan memikirkan bahwa orang yang menderita penyakit ini akan terus berbaring di rumah sakit,namun tidak dengan Larisa dia terus berjuang untuk bertahan hidup tak perduli dengan keadaan dirinya. Dia ingin menebar kebahagiaan di sekitar nya. Larisa tinggal bersama ayahnya,ibunya sudah meninggal di saat dia berusia 2 tahun.


Dermawan ayah yang sangat menyayangi Larisa, sampai sampai dia tidak memikirkan untuk menikah lagi. Dia merupakan pengusaha yang cukup besar dengan cabang dimana mana.


Pangeran


Pangeran merupakan siswa dari SMAN kristal. Cowo paling populer yang di senangi oleh seluruh wanita. Namun sikap nya yang cuek,kasar,angkuh membuat semua wanita tidak berani mendekatinya.


Ipan dan vano.


Mereka adalah sahabat pangeran,mereka di kenal dengan sebutan lawar cool di sekolah nya. Jajaran laaki laki kaya raya tampan dan kesombongan nya sudah menyebar di penjuru sekolah.


Jalan cerita.


Larisa merupakan siswa baru di SMAN kristal,namun murid baru ini dapat membuat hati si pangeran yang angkuh menjadi melunak,sampai sampai dia terus mengejar gadis yang menderita penyakit mematikan itu. Bagaimana ending nya? Akan kah pangeran bisa mendapatkan Larisa? Sebuah kisah perjuangan dari seorang gadis yang berusaha bertahan hidup dan berusaha menebar kebahagiaan kemana mana,akan sanggup menerima pangeran?. Tidak lupa dengan pangeran,apa dia akan bisa meraih cinta Larisa?.

__ADS_1


Lalu bagaimana dia meyakini ayah Larisa akan ketulusannya cinta nya? .


 


 


Awal cerita


Larisa sedang duduk termenung di kursi taman rumah nya. Panas sinar matahari seakan tidak menghalanginya, dengan tatapan kosong yang dia pancarkan ke depan yang tak ada halangan apa apa. Dermawan menghampiri putrinya den duduk di sebelah putri nya dengan mengusap kepala nya dengan lembut.


" Kenapa putri ayah ini? Ko kelihatan nya murung." Dermawan dengan memegang kepala putrinya dengan lembut.


Dermawan merasa heran sekaligus takut hal yang dia takutkan terjadi.


" Iyah sayang apa,kamu mau nyawa ayah pun akan ayah berikan" jawab dermawan dengan harapan hal yang dia tidak ingin kan tidak terjadi.


" Aku mau sekolah yahh,aku ingin mempunyai banyak teman".

__ADS_1


Ternyata benar hal yang paling di takuti Dermawan terjadi. Dia sengaja memberikan putrinya sekolah dari rumah dengan memanggil guru terbaik yang ada di negara ini. Namun apa daya Larisa sudah tumbuh menjadi remaja usianya sudah 16 tahun.


" Sayang apa gak ada yang lain?" Dermawan dengan wajah yang cemas. Namun hanya di balas Dengan geleng an kepala.


" Aku tau yahh,ayahh pasti gak bakal ngijinin aku kan?" Larisa sajak memandang ayah nya yang terkejut dengan perkataan Larisa. Dermawan pun langsung meninggalkan larisa tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Larisa pun hanya bisa menundukkan kepala menyesali apa yang di inginkan nya.


Dia pun masuk ke dalam rumah,menaiki anak tangga dengan pandangan menyapu ruangan utama. Larisa pun masuk kedalam kamar, dan berbaring di kasur yang sangat empuk, memandang langit-langit kamar. Membayangkan betapa bahagianya dia kalo bisa sekolah seperti orang orang.


Di saat Larisa mulai terlelap, pintu kamar pun terbuka seseorang mendekati ranjang tempat dtidur. Larisa pun segera membuka mata nya.


" Ayah" dengan nada terkejut dan segera duduk. Dermawan hanya tersenyum dan ikut duduk di samping putrinya.


" Kamu siap siap sayang,besok kamu hari pertama sekolah"


Larisa pun melongo mendengar perkataan ayah nya itu.


" Apa ayah serius?" Larisa masih tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi.

__ADS_1


" Iyah sayang,ayah tadi bicara dengan dokter kamu,katanya kondisi mu memilihkan untuk sekolah umum,asal kamu setiap Minggu nya harus rajin trapi"


Larisa pun memeluk ayahnya dengan erat seraya berkata " makasih yahh makasihh". Dermawan hanya tersenyum dan meneteskan air mata.


__ADS_2