
Siang hari yang cukup terik,seluruh siswa berlarian saling mengejar ke arah gerbang keluar sekolah. Terlihat wajah yang sangat lelah di setiap raut wajah nya. Terlihat Cika tergegas berlari menuju pintu gerbang di ikuti oleh Kila.
" CIKAAAA TUNGGU!" teriak Kila dengan berlari mendekati Cika. Cika pun menoleh ke belakang dan berhentik secara tiba tiba. Kila pun sudah sampai di samping nya,dengan napas yang belum bisa di kondisikan.
" Lo mau kemana sih buru buru banget" Kila masih mengatur napasnya.
" Lahh, gue kira lo udah pulang" Cika dengan wajah kaget.
" Ouhhh,gue ke kamar mandi dulu soalnya kebelet". Tidak lama kemudian, seorang pria dengan postur tubuh tinggi berbalut dengan seragam hitam menghampiri kedua sejoli itu.
" Maap nona saya menggu" ucapnya dengan sopan.
" Huhhh, sebentar yah" ucap Kila dengan nada kesal." Ouh yah cik,lo sekarang ada acara apa?" Memandang wajah Cika.
__ADS_1
" Gue sekarang mau ke bandara" Cika .
" Lo mau kemana?" Kila memandang wajah kaget.
" Santai aja,itu kakak gue baru pulang setudi di Australi" ucap Cika dengan senyum di wajah nya,karna melihat reaksi Kila yang menggemaskan.
" Huhhh,yaudah gue pulang dulu yah nati bokap gue marah" kila mengakhiri pembicaraan dan segera meninggalkan Cika , pria yang tadi menganggukkan kepala kepada Cika mengucapkan salam perpisahan dan segera mengikuti Kila.
Tidak lama kemudian mobil mendarat di hadapan Cika,seorang pria tua keluar dari mobil dan segera membukakan pintu untuk Cika . Cika pun masuk kedalam mobil. Di sepanjang perjalanan,Cika hanya memandang jalanan tanpa berbicara sepatah katapun, namun senyum manis menghiasi mukanya,sudah 4 tahun dia tidak pernah bertemu dengan kakak perempuannya membuat nya memutuskan untuk ikut menjemput nya.
" Nanti saja pak,di toilet bandara sekalian nungguin ka Wulan."
" Baik non" keadaan di dalam mobil pun kembali sunyi,tidak lama kemudian mobil pun sudah sampai ke area parkir bandara,Cika pun segera turun dan bergegas menuju toilet. Selang beberapa menit dia pun keluar dengan pakaian yang cukup rapih,celana repelol dan baju putih menambah kemanisan Cika. Dia pun berlari menuju ke area parkir,karna kurang hati hati dia menabrak seseorang.
__ADS_1
" Awwww , woi jalan pakai mata dongs" Cika berteriak dengan tangan yang memegang bahunya yang kesakitan.
" Dihh Lo yang salah malah Lo yang nyolot".
" Lah malah gue yang salah,Lo yang salah mata Lo ada di mana heh?" Cika setengah berteriak.
" Udah lah gue ga ada waktu ngurusin cewe ge jelas kaya lo" laki laki itu berlalu meninggalkan Cika yang masih memasang raut wajah kesal. Tidak lama kemudian seorang perempuan cantik dengan postur tinggi,putih dan rambut yang lurus jatuh di atas punggung nya." Cika" ucapnya dengan lembut, Cika pun menoleh " ka Wulan" kaget dan segera memeluk nya. Mereka pun berpelukan cukup lama,melepas rindu selama 4 tahun mereka tidak pernah bertemu.
__________________________
Sore Sudah berganti menjadi malam,akhirnya jadwal mingguan keluarga kolongmerat pun di mulai. Cafe semakin malam semakin ramai ,yah banyak remaja yang menghabiskan malam Minggu nya di cafe tersebut namun tidak hanya remaja saja,banyak orang dewasa pun ikut menghiasi Karamaian cafe tersebut.
" Kelihatan nya anak papih sudah dewasa yah" dewa dengan pandangan menyapu tempat tersebut.
__ADS_1
" Iyah,mamih masih inget waktu pertama kali kamu memutuskan untuk membangun cafe ini" ucap Devi dengan ada kristal di kedua bola matanya. Kila pun hanya tersenyum, mengingat ngingat masalalu yang membuat nya memutuskan untuk membangun Cafe tersebut.