Dari Mata Turun Ke Hati

Dari Mata Turun Ke Hati
Memperhatikan


__ADS_3

Memperhatikan.


Merekapun masuk ke Kelas 10 bahasa 1. Pangeran mengedarkan pandangan nya menyapu kelas tersebut. Larisa berjalan menuju meja nya,membuka tas nya dan mengeluarkan P3K. Dia pun membawanya menghampiri Pangeran.


" Ka ayo duduk biar aku obati lukanya" . Larisa pun duduk di meja depan di ikuti oleh pangeran yang duduk juga berdekatan dengan Larisa.


" Lo selalu bawa kaya gitu an ke sekolah?" . Pangeran memperhatikan wanita yang di samping nya. Larisa membuka kotak P3K nya , dan segera memulai pengobatannya.


" Aku sengaja kak, aku kan murid baru di sini jadi untuk jaga jaga ajah". Dia mengambil kapas di kotak P3K yang sudah di beri air dan segera menepatinya ke luka pangeran.


Pangeran pun kaget mendengar kata murid baru. Karna beru pertama ini murid baru gak dia buli. Pangeran tidak kebetulan ada di kelas 10, tapi dia ada alasan tersembunyi yang dia ingin tahu .


" Lo murid baru" mulai menanyakan hal yang dia baru dengar. Sejenak Larisa pun berhenti dengan urusan nya.


" Iyah kak saya murid baru, nama saya Larisa Kaka bisa ko panggil aku dengan Risa"


" Lo lucu banget sih" menahan tawa. Larisa pun kaget dengan kondisi laki laki di hadapan nya.


" Maksud Kaka apa yah?"


" Kalo saya yah saya, kalo aku yah aku, Lo kan bawa jurusan bahasa tapi undak usuk basa aja masih ngawur" tertawa dengan sangat keras sampai kepala nya mulai sakit.

__ADS_1


" Awwww" dengan berusaha menahan tawa nya, dan memegang area luka.


" Sini aku lanjutkan yah kak" mulai mengobati pangeran. Pertama dia mengeluaran obat merah dan menuangkan nya ke kapas lalu menempelkan ke luka pangeran.


" Tahan yah kak, pasti sedikit sakit".


Namun yang di ajak bicara malah tidak merespon. Pangeran malah sibuk memandang dan memperhatikan mata Larisa. Pangeran pun tersenyum,tanpa sadar Larisa sudah mengobati luka nya.


" Kak sudah" membereskan alat alat medis nya lalu memasukan ke kotak P3K.


Namun pangeran masih memperhatikan Larisa ,dengan senyum senyum samar di bibir nya. Larisa pun sadar bahwa dia sudah di perhatikan sudah lama.


" Kak" Larisa melambaikan tangan ke depan wajah pangeran. Pangeran pun tersadar lalu mulai memalingkan wajah nya, untung Larisa cukup polos menyadari itu semua.


" Gue pangeran, kelas 11 IPS 2" mengulurkan tangannya tanda ingin bersalaman.


" Larisa ka" membalas uluran tangan pangeran.


" Sebagai tanda terima kasih, gimana kita makan ke kantin?"


" Maap ka, aku harus ke perpus, soalnya ada banyak buku yang harus aku bawa" dia pun beranjak lalu pergi ke mejanya untuk menyimpan P3K yang sudah dia pakai. Pangeran pun sudah berdiri di depan menunggu Larisa.

__ADS_1


" Lohh ka, Kaka masih di sini?". Sudah berada di depan pangeran, dia merasa heran dengan laki laki yang di hadapan nya ini.


" Sebagai tanda terima kasih gue, gue mau bantuin Lo bawa buku" bergaya dengan so nya.


" Tapi ka, aku ga mau ngerepotin Kaka"


" Ayoo gue gak Nerima penolakan" berjalan terlebih dahulu meninggalkan Larisa, yang di tinggalkan malah melonggo melihat ke arah pangeran. Yang sudah berjalan baru menyadari dan membalik badan ke belakang.


" Ayo,Lo ga taukan perpus di mana " .


Larisa pun tersadar " ehhh Iyah " menghampiri pangeran.


Akhirnya mereka pun berjalan beriringan menuju perpustakaan. Semua siswa sangat di kejut kan dengan pemandangan tersebut. Sampai sampai .....


" Dihhh itu pangeran? Siapa yang di sampingnya cantik banget."


" Ihhh cewe centil banget sih Deket Deket sama pangeran gue"


" Wahhh itu cewe pasti istimewa sampai sampai bisa di perlakukan dengan layak oleh di es batu"


Semua siswa siswi terbenam dengan pikiran nya masing masing. Ada yang memaki dan lain nya. Larisa pun mulai merasa risih dengan keadaan tersebut sesekali dia melihat laki laki yang di sebelah nya.

__ADS_1


* Dia siapa sih, apa dia cowok populer di sekolah ini? Tapi kenapa semua orang kelihatan nya takut. Ahhh gue gak peduli, inget sa Lo disini mau membuat momen berharga inget* Larisa pun bergumam dalam hati nya, seraya dia meremas tangan nya.


__ADS_2