Darkness Angel

Darkness Angel
Bab 19


__ADS_3

Pagi itu hujan dengan deras Shelter Black Steel sedikit sepi sejak bergabungnya dirinya dengan sekolah militer Keironshi banyak yang telah terjadi termasuk kepergian Silvana, baru kali ini dirasakannya rasa sakit didadanya yang membuat dirinya mengerutkan kening tak tahu apa yang terjadi yang pasti dirinya terasa kosong. Kemudian muncul pertanyaan di benaknya


" kenapa dia tidak pamit? " gumannya


ketika dia mencari Meizi pun ternyata juga tidak ada


" Apakah kamu Ardhius? "


Ardhius menoleh ke belakang, nampak seorang gadis berambut twintail memandanginya dengan dingin


" ada apa dan siapa kamu? "


" mengenai siapa aku kamu tidak perlu khawatir, tapi aku memiliki sesuatu yang di butuhkan namun dapatkah kita pindah dari tempat ini "


Ardhius mengangguk pelan, gadis itu membuka cominglink miliknya dan setelah beberapa menit muncul pemberitahuan di cominglink milik Ardhius. Di bacanya dengan teliti


" Yanonshi... "


Yanonshi adalah salah satu kapal perang di militer di sana tidak di jelaskan mengenai lokasi yang membuat Ardhius sedikit bingung


" kamu tinggal ikuti aku mendaftar ke pos bertugas dan hal ini tidak boleh di ketahui orang lain. Aku akan menjemputmu satu bulan lagi " kata gadis itu pergi


Diputuskannya menyelesaikan urusannya dalam jangka waktu ini, Ardhius juga pergi. Beberapa orang muncul dimana meja Ardhius gunakan tadi semuanya memiliki topeng polos yang menyisakan satu lubang itu lubang dimana mata kirinya berada


" apakah benar itu orangnya? "


" iya menyandang nama L apakah dirinya seperti mereka aku meragukannya "


" memangnya di usia seperti dirinya apa yang kamu lakukan "


" biar bagaimana pun di seorang L sebaiknya berhati hati. Kita pergi... "


Ardhius menyelinap pergi walaupun saat itu hujan dengan gerakan anehnya pakaian yang di kenakannya tidak terlalu basah. Dengan tunggangannya Ardhius pergi dan segera melesat dengan cepat dengan satu pikirannya tubuhnya dilengkapi dengan armor Dhimosukin dengan lambaian tangan


Nama Ardhius L Nose


Status tidak ada


Poin evolver yang di butuhkan 200


Soul beast yang di peroleh Soul beast tingkat Supa tipe armor Dhimosukin, Soul beast tingkat Supa tipe senjata panahan Chibikuyu, Soul beast tingkat Supa tunggan Jinokuma, Soul beast tingkat Seinaru tipe sayap Thecikasi


Poin evo yang di peroleh Tingkat Tai 100 poin evo, Tingkat Chu 100 poin evo, Tingkat Ko 100 poin evo, Tingkat Seinaru 82 poin evo, Tingkat Supa 62 poin evo, Tingkat Shinkina 1 poin

__ADS_1


Setelah mendapatkan poin evo tingkat Shinkina dirinya membutuhkan 200 poin untuk menjadi seorang evolver. Dalam perjalanan Ardhius memakan banyak daging beast poin evonya pun mulai berubah dan Ardhius berhenti ketika perutnya tak mampu lagi, sepuluh menit kemudian tanda perutnya yang membesar tiba tiba menghilang. Terus menerus Ardhius melakukannya


.......


Poin evo yang di peroleh Tingkat Tai 160 poin evo, Tingkat Chu 154 poin evo, Tingkat Ko 174 poin evo, Tingkat Seinaru 92 poin evo Tingkat Supa 84 poin evo, Tingkat Shinkina 1 poin evo


Di sebuah reruntuhan Ardhius berhenti dan berteduh setelah duduk bersandar dirinya


di keluarkannya batu kehidupan dengan suara bang batu kehidupan keluar dan menghancurkan lantai di bawahnya. Tidak seperti di awal Ardhius dapat menahan lebih lama. Tiba tiba Jinokuma mendekat dengan cepat namun sebuah pukulan mengenai kepalanya hingga melemparkannya beberapa meter hal ini membuat Ardhius terkejut namun Jinokuma hanya meringkik kembali melesat dua kaki depannya diangkat dengan kedua tangannya di tahannya


" baiklah baiklah tapi duduk diam... "


Jinokuma mendekat ke batu kehidupan dan cahya hitam mulai berkedip kedip di tubuhnya. Ardhius juga duduk sila matanya memejam dalam satu jam retakan retakan mulai muncul di armor Dhimosukin namun hal itu dalam kondisi dapat tidak dihiraukan


[ membunuh beast Shikae mendapatkan 1 poin evo tingkat Shinkina ]


[ membunuh beast Shikae mendapatkan 1 poin evo tingkat ]


[ ... ]


selama empat jam Ardhius meningkatkan poin evo tingkat Shinkina miliknya baru setelah lima jam Ardhius mulai terluka dan berhenti setelah dirinya tidak dapat menahannya lagi. Ukuran batu kehidupan sudah menyusut banyak Jinokuma telah menjauh dua jam yang lalu. Diputuskannya pergi mencari beast untuk melengkapi poin evonya, baru seminggu Ardhius pergi dari sekolah militer Keironshi. Ketika dirinya hendak istirahat seseorang memanggilnya keduanya laki laki dari Dorm Martial Society


" maafkan aku Ardhius telah menyita waktumu namun bisakah kamu membantu kami "


" ada banyak yang pandai permainan Tonikame "


" jika permainan yang lain tak masalah jika kita kalah namun dengan lawan sekolah militer Kyeikoro kita tidak bisa kalah "


" selama empat tahun berturut turut sekolah militer Kyeikoro merupakan lawan yang menghalangi kita memasuki delapan besar "


menurut keduanya Ardhius adalah pemain yang cocok untuk dalam permainan Shitokuro.


" kapan permainan itu akan dilakukan jika tidak berbenturan dengan apa yang akan aku lakukan tidak masalah "


" dua hari lagi kita akan melakan sekolah militer Kyeikoro dan kami akan mendaftarkan namamu dan kamu harus memiliki ID untuk permainan Skype net "


" baiklah tak masalah untuk mengenai ID aku akan menggunakan Shitokun'no "


mereka pun pergi berpisah dan Ardhius memutuskan untuk memeriksa kebugarannya karna banyak hal yang menyita perhatiannya dirinya tidak tahu berapa banyak kebugaran miliknya dan membayar ruang ujian pribadi karna dirinya tak ingin di ketahui mengenai kebugarannya. Hasilnya membuat dirinya mendesah sambil menggeleng pelan, dua puluh untuk yang bukan seorang evolver itu mustahil untuk memiliki hasil seperti itu di putuskannya untuk mengilanginya dan sebuah senyum merekah ketika kebugarannya mencapai 35. Hari dimana Tonikame di mulai seorang wanita dewasa dari stasiun Xihuzoan datang ke militer Keironshi tiba lebih awal di aula holografik, dia satu satunya reporter yang datang di militer Keironshi, karna kurangnya ketenarannya. Dia adalah Weixiue dan mendatangi seorang pelatih Keironshi


" pelatih Qu apa pendapatmu mengenai pertandingan ini? Tonikame adalah keahlian dari militer Kyeikoro belum lagi ketenaran Nu Lianhai. Rencana atau strategi yang akan digunakan " tanya Weixiue pada pelatih Qu Ling


" Tidak ada rencana atau strategi. Militer Keironshi akan menang, titik" balas Qu Ling santai

__ADS_1


jawabannya membuat dirinya terdiam, dia tidak dapat memikirkan alasan mengapa Qu Ling begitu percaya diri, karna jawabannya tidak diharapkan oleh Weixiue. Menurutnya Qu Ling akan berkata militer Kyeikoro kuat kami akan mencoba yang terbaik.


" Saya punya sesuatu untuk diatasi, Mis Weixiue dapat melakukan wawancara pada pemain saya terlebih dahulu "


jawaban pemain pun sama entah dari mana rasa percaya diri mereka bahwa mereka akan memenangkan pertandingan Tonikame dari militer Kyeikoro. Weixiue tidak tahu jika wawancaranya akan membuat perdebatan di Skype net penontonnya menembus angka sepuluh juta penonton


" Keironshi sungguh sombong "


" Siapa yang memberi keberanian berkata seperti itu "


" Ha ha ha Kyeikoro di benci oleh Keironshi "


" Dengan talenta yang di miliki oleh militer Keironshi, mereka berani mengatakan ini "


" Aku ingi tahu apa yang akan dilakukan oleh Kyeikoro setelah mengatahui ini "


Kebetulan salah seorang pemain Kyeikoro menjadi penggemar dari , ia mengklik dengan marah


" Keironshi !! kamu pikir kamu baik? tunggu sampai kamu melihat bagai mana kami akan menginjak injak menendang pantatmu " pikir Huang Wajun


melihat pecundang sombong dirinya begitu marah


" Nu datang dan lihatlah ini " katanya berjalan ke Nu Lianhai kembali memutar vidio wawancara


" Keironshi sudah gila " komentar Jansen He tertawa


yang diikuti tawa lainnya, Nu Lianhai diam tidak berkomentar sesekali matanya menyipit menikmati snack yang di makannya. Tak satu pun dari mereka yang menganggap Keironshi lawan, mereka memandang sebelah mata. Kepercayaan diri mereka berasal dari talenta yang di miliki oleh Kyeikoro bahkan di tahun ini mereka memiliki Nu Lianhai dan beberapa pemain yang masuk dalam dua puluh besar.


" Lianhai bagaimana jika kamu giliran pertama memberi mereka lima nol untuk memeberi mereka pelajaran " kata Huang Wajun


" Sebuah ide bagus kita lihat bagaimana reaksi mereka setelah pertandingan " tambah Ma Cianfen sambil tersenyum


" Benar. Aku tak sabar untuk melihat wawancara mereka setelah pertandingan " dukung Liu Lusheng


" kita harus nengikuti apa yang telah di atur oleh pelatih Jiayaou "


" Seharusnya bukan masalah yang besar, aku akan berbicara dengan pelatih. Keironshi bukan lawan yang harus kita anggap serius, dan pasti pelatih Jiayaou pasti setuju " kata Huang Wajun


mendengar apa yang yang di katakan oleh didikannya dia mendengus pelan


" kamu terlalu berpikiran tinggi mengenai mereka, Nu Lianhai melawan mereka itu terlalu besar lebih baik Huang Wajun akan pergi pertama dan dengan mudah memberi mereka lima hingga nol"


" Yakinlah dia cukup memberi pecundang sombong seperti mereka pelajaran. Jadi jangan khawatir " jelas pelatih Jiayaou

__ADS_1


__ADS_2