Darkness Angel

Darkness Angel
bab 5


__ADS_3

Ardhius bangun setelah menepuk tepuk celananya yang penuh kotoran dan debu, do kedua tangannya muncul dua soul beast yang kanan tipe armor yang kiri tipe senjata nampak terlihat jelas di raut wajahnya, kebahagiaan. Dirinya tak menyangka mendapatkan dua tipe soul beast, menurutnya kehilangan soul beast tipe armor tingkat Seinaru sungguh sepadan. Sebuah asap hitam menyelimuti tubuhnya berbeda seperti yang biasanya rasa sakit yang amat sangat tubuhnya terasa terkoyak warna hitam muncul dalam tangan kakinya mulai menghitam, terus menjalar ketubuhnya menuju jantung. Nampaknya dirinya keracunan, racun dari beast Shuhigasori.


" Aaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!! "


dia mulai berguling guling proses itu berjalan sangat lama bagi Ardhius namun sebenarnya hanya sepuluh menit. Cahya hijau terpancar dua energi hitam dan hijau terus bergolak, akhirnya bersatu seperti yin dan yang. Tubuh Ardhius tertutupi baju zirah merah darah yang didominasi hitam warna hitam dan hijau. Setelah bernapas dengan tenang Ardhius mendesah dalam dalam. Sebuah potongan peristiwa muncul bersamaan dengan tutorial art muncul di benaknya.


" Apa itu tadi dan tutorial Dhimosukin "


di benaknya muncul sebuah bayangan membuat gerakan dan menjelaskannya sedetel mungkin, Ardhius hanyut matanya menutup suduk sila setelah menghapal gerakan Ardhius mulai berlatih. Dulu Ardhius berpikir setelah mendapatkan uang dia akan membeli sebuah martial art namun setelah mengetahui harganya dirinya mengurungkan niatnya bahkan yang termurah ratusan gold. Sedangkan soul beast tipe senjata adalah panahan. Ardhius harus mencari anak panahnya, namun dengan kualitas panahan dirinya bingung tak mungkin dirinya menggunakan anak panah soul beast tingkat Chu. Dirinya ingat bila didunia baru ini ada sebuah bahan yang lebih keras dan ringan bernama Ch-metal. Keesokannya Ardhius sampai di lembah Sere hari telah sore, untung Meima Leafrost mau menunggunya


" Teima makasih sudah mau menunggu, aku memilikinya namun harganya tidak kurang dari 100 gold per pond. "


" Berapa banyak yang kamu miliki?, aku ingin semuanya "


" aku memiliki seribu lima ratus pond"


" Baiklah ini 200000 gold untukmu "


" senang berbisnis denganmu jika aku memilikinya lagi akan kujual padamu"


" tentu seperti biasa mengenai harga tak masalah"

__ADS_1


Di rumah Ardhius melanjutkan untuk berlatih Dhimosukin art semuah martial art tipe tubuh yang membuat tubuhnya lebih keras dari yang lain bahkan kulitnya lebih halus tubuhnya terasa segar penuh vitalitas. Dirinya merasa semakin dekat untuk melaksanakan rencananya, sejak awal dirinya yakin bahwa kedua orang tuanya bukan meninggal karna kecelakaan melainkan dibunuh dan untuk mendasari hal itu dirinya tidak tahu dan benar benar yakin. Kini hanya tinggal bersama dengan nenek dan adik perempuannya


" sudah lama aku tidak mengunjungi mereka sebaiknya aku pergi mengunjungi mereka." gumam Ardhius pergi


Ardhius pergi dengan menggunakan teleport yang ada di Shelter, sesampainya Ardhius berjalan ke arah timur, nampak pohon tertata dan terawat dengan baik. Seoang yang sudah tua sedang menata bunga yang di temani dengan seorang gadis berusia 12 tahun. Mereka adalah Nenek dan adik perempuannya Corinna L Nose, ketika gadis itu melihat Ardhius senyum merekah terukir di bibirnya dan segera berlari melompat kearah Ardhius. Ardhius pun menangkapnya mengusap usap rambutnya keduanya masuk kepekarangan rumah setelah menyapa nenek ketiganya asyik mengobrol. Haris semakin malam dan Ardhius pamit setelah meninggalkan banyak uang untuk nenek


" ambillah nek untuk kebutuhan dan sekolah Corinna, aku ingin dia ke sekolah yang terbaik nek. Aku masih memiliki simpanan untuk kebutuhanku" jelasku


" baiklah jika itu maumu... "


sepulangnya ke Shelter Black Steel Ardhius menemui banyak orang yang berkumpul tak seperti biasanya ketika Ardhius bertanya oada seseorang dia tahu bila telah di temukan beast Mutorasakino yang merupakan beast tipe terbang jadi ada kemungkinan untuk mendapatkan soul beast tipe terbang. Sedangkan beast Mutorasakino adalah beast tingkat Seinaru jadi untuk membunuhnya tentu sulit jadi Ardhius tidak khawatir ada yang mendapatkan selain dirinya. Ardhius pergi di, sebuah cafe untuk mengakses Skypebet net untuk mencari yang menjual anak panah berbahan Ch-metal yang terkenal lebih keras dari baja namun ringan yang di temukan 100 tahun yang lalu. Semakin banyak persentase yang di gunakan semakin kuatnamun harganya pun tidak murah. Setelah satu jam mencari akhirnya dirinya dapat seseorang yang menjual anak panah berbahan Ch-metal. Dia pun menghubungi nomer yang tertera dan memiliji janji untuk bertemu Distrik ke 8 yang masih 1 wilayah dengan Shelter Black Steel seseorang mendekatinya


" Kau ingin beli anak panah " katanya setelah memastikan tidak ada sesorang yang bersembunyi


" berapa banyak yang kau butuhkan per anak panah memeiliki kandungan 3% Ch-metal. Per paket berisi 5 dengan harga 10ribu gold "


" bolehkah aku melihatnya dan memeriksanya "


" Tentu saja "


setelah memeriksa dan mencoba Ardhius mengangguk puas dan mengeluarkan uang 50 ribu gold.

__ADS_1


" senang berbisnis denganmu, jika membutuhkan sesuatu hubungi saja aku. " katanya tanpa berbalik pergi


walaupun harganya lebih mahal Ardhius sangat puas dia segera menuju ke tempat lembah Sahoncani yang menurut kabar tempat beast Mutorasakino berada namun hingga sekarang belum ada menemukannya. Setelah sampai Ardhius menyingkir kesamping menghindari kelompok yang lain setelah setengah hari mencari akhirnya menemukannya, lebih tepatnya beast itu menemukan Ardhius. Beast Mutorasakino mengapakkan sayapnya setelah berteriak keras, ternyata disana tak hanya Ardhius banyak yang telah sampai, mereka anggota dari Djaruhai, Ardhius tahu siapa yang memimpin Keizo Leipzig


" serang gunakan anak panah..." teriaknya


mereka mulai menyerang, Ardhius yang bermaksud menyerang memilih kembali bersembunyi, beast Mutorasakino terkejut melihat banyak manusia yang memburunya. Dia memilih terbang lebih tinggi jauh dari jangkauan serangan anak panah, di depan mulutnya terkumpul api dan tak lama kemudian menyebur membakar apapun yang di bawah mereka yang tidak siap terkena api, kenali musuhmu maka kamu akan memperoleh kemenangan. Keizo Leipzig geram melihat beast Mutorasakino di keluarkannya beast soul tingkat Chu walau hanya sekali pakai, anak panah melesat cepat mengenai persendian sayapnya. Beast langsung melucur jatuh,


" Dia jatuh serang... " teriak Keizo Leipzig


" akhirnya..." gumannya


namun tiba tiba anak panah melesat mengenai leher beast Mutorasakino


" Siaapaaaaaaa? " teriak Keizo Leipzig


diam tidak ada sahutan


[ membunuh beast Mutorasakino mendapatkan soul beast tingkat Seinaru tipe terbang memakan daging beast untuk mendapatkan poin evo Seinaru secara acak dari 1 hingga 10 ]


Ardhius segera pergi menjauh sebuah senyum licik mengukir di sudut bibirnya, dirinya sendiri tak sadar mengenai itu namun dia sangat membenci orang itu lebih benci ingin membunuhnya. Namun segera sadar

__ADS_1


" ada apa denganku nampaknya begitu membencinya, mungkinkah aku ada masalah dengannya " pikir Ardhius menyentuh dagunya


__ADS_2