Darkness Angel

Darkness Angel
Bab 23


__ADS_3

Hari telah malam, sang mata malam memandangi pemuda pemudi di antara celah, tiada suara sunyi. Seorang pemuda gemetar kesenangan karna menemukan beberapa crystal esensi kehidupan beast Supa . Yang sebenarnya sulit untuk menemukan beast tingkat Supa, namun tiba tiba dirinya diam mematung merinding bulu kudunya meremang dan dia pun berbalik mendapati seorang gadis duduk memandanginya sambil memiringkan kepalanya. Dia bimbang apakah dirinya mengembalikan crystal ke tempatnya


" hal...hal...hallo " katanya singkat terbata bata sambil memaksakan senyum


gadis itu masih diam menatapnya yang sesekali matanya berkedip, entah apa yang di pikirkan gadis itu, mengingat gadis itu adalah ˈÄso͝orə membuatnya berkeringat dingin


" Karna kamu tidak membutuhkannya maka aku akan mengambilnya "


Gadis itu mengangguk pelan, dirinya pura pura memasukkan crystal esensi kehidupan kedalam tas.


" Namaku Ardhius siapa namamu? "


Ardhius yang tak berharap mendapat balasan terkejut mendengar suaranya


" Líng " jawabnya datar


" Líng ?" kata Ardhius dengan nada tanya sambil memiringkan kepalanya


" hanya Líng " katanya jongkok menulis namanya dilantai dengan menggunakan bahasa yang biasanya di gunakan di Aliansi, Ardhius berpikir sepertinya Líng tidak terlalu pintar. Dia menjilat bibirnya dan berkata dengan senyum palsu, "kami adalah teman bukan musuh kan? "


" teman, bukan musuh " balasnya sambil mengangguk


" kami adalah teman baik, jadi kami tidak bertarung bukan ?"


"teman baik tidak bertengkar " jawabnya mengangguk setuju dengan Ardhius


" Ada apa dengannya apa karna dirinya membenturkan kepalanya ke lantai sehingga melukai otaknya? " guman Ardhius melihat dahinya Dan terkejut ketika mendapati disana tidak ada tanduk


" bagaimana itu bisa hilang?" gumannya lagi


" apakah benar benar tak masalah aku mengambilnya? " tanya Ardhius mengeluarkan crystal esensi kehidupan


kali ini Líng tidak menjawab hanya mengangguk serius

__ADS_1


" Jika begitu aku akan menjilatinya "


Líng hanya diam menatapnya dan Ardhius mulai menjilatinya, Ardhius mengambil kesimpulan jika Líng melukai otaknya. Dirinya sedikit lega, dan tak mungkin baginya untuk melawannya karna perbedaan tingkat kebugarannya jauh berbeda. Bahkan di antara evolved kebugaran dengan indeks lebih dari seratus memiliki kekuatan yang luar biasa. Ardhius tahu walaupun dirinya memenuhi poin evo Supa paling tinggi indeks hanya tujug puluh yang jauh dari seratus


" terima kasih Líng aku akan menjilatinya suatu hari nanti" katanya hendak pergi


Walau Líng memiliki masalah mental Ardhius tak ingin terlalu dekat dengannya, karna entah kapan dia kembali meledak marah. Namun ketika Ardhius hendak sampai dirinya mendapati Líng mengikutinya dari belakang, sepertinya dia diam diam mengikutinya. Ketika dirinya berjalan Líng akan berjalan dan ketika berhenti dia juga hingga tiba di Shelter Hagyanero yang membuatnya sakit kepala. Ketika dia mencoba menanyakan sesuatu Líng hanya mengangguk atau mengggeleng. Bahkan pernah suatu malam ketika Líng tidur diam diam Ardhius meninggalkannya dan menunggangi Jinokuma selama setengah hari dan berhenti untuk memasak makan siang, Líng sudah disebelah potnya dengan mata terbelalak. Ardhius sudah memikirkan banyak metode untuk menyingkirkannya namun gagal. Nampaknya hanya dengan kekerasan bisa menyingkirkannya namun teringat akan Kecepatanny dan kekuatanya dirinya mengurungkan niatnya. Ardhius kembali ke Shelter Hagyanero dengan tujuan agar Líng mengikuti orang lain namun sia sia kemana Ardhius pergi dia mengikutinya. Setidaknya ketika ke kamar mandi Líng tidak mengikutinya. Di rumah kecil Ardhius memasak karna permintaan dari Líng sambil menunggu keduanya duduk di kursi


" mengapa kamu mengikutiku?, sedangkan aku akan evolved. Bahkan jika kamu tinggal disini pun tidak ada perubahan "


Líng berdiri kemudian Ardhius melihatnya melepaskan kancing blue dan menarik kebawahnya. Belum Ardhius berkomentar dia melihat sebuah tato yang berbentuk seperti Nekitsune ( seperti hewan kucing dan rubah ) merau seperti api kepala dan ekor binatang itu di hubungkan dengan lingkaran. Ardhius tahu tentang tato itu, liontin neraih yang dimilikinya persis sama dan liontin ini milik Maren L Shenmi dulunya bahkan Maren L Shenmi tidak pernah pergi tampa itu. Di tubuh Líng Ardhius kembali melihat gambar itu yang membuatnya terkejut. Líng kembali menarik blunts menutupi tubuhnya yang telanjang. Tangannya menyentuh dada Ardhius menarik liontin yang dikenakannya dan menunjuk liontin. Kini Ardhius mengerti kenapa Líng mengikutinya. Ardhius curiga jika Líng tidak bodoh dan menyembunyikan sesuatu Dan melihat wajahnya Ardhius tahu percumah bertanya padanya


" mengapa ada tato di tubuh Líng ? apakah itu terkait dengan liontin?


" Apa hubungannya dengan Maren L Shenmi? "


"Kurds tidak ada hubungannya karna Maren L Shenmi hidup berabad abad yang lalu sedangkan Líng masih muda "


" Aku pergi sekarang kamu bisa tinggal di sini "


ketika Ardhius pergi ke Timur dimana salah satu tempat yang belum di jelajahi dan merupakan tempat yang terlarang karna wilayah itu adalah Farrah gunung berapi yang masih aktif yang sewaktu waktu dapat meletus. Dengan mengendarai Jinokuma keduanya pergi, Alasan dirinya datang kesana adalah melengkapi poin evo miliknya, tiba tiba langit menjadi gelap dan Ardhius pun melihat keatas untuk mengetahui kenapa langit tiba tiba gelap. Ardhius tak percaya dengan apa yang di lihatnya nampak sesuatu melayang. Ardhius tahu apa itu, Noshipina ( pulau mysterious terbang) yang biasanya memiliki banyak beast nampaknya keberuntungan Ardhius masih melekat.


" Aku dapat memonopoli beast yang ada " gumannya tersenyum


dengan hentakan kaki Jinokuma terbang setelah merentangkan sayapnya ke Noshipina, dengan besarnya Noshipina kemungkinan tiga Hari banyak yang akan datang. Jadi Ardhius harus segera melakukan penyerangan ketika mendekati tiba tiba beast burung berdatangan mulai menyerang Ardhius segera Ardhius mengeluarkan panahan Chibikuyu dan melepaskan anak panah tak lama kemuadian terdengar suara di benaknya .


[ membunuh beast Shoyasei tingkat Ko mendapatkan soul beast dengan memakan daging untuk mendapatkan poin evo tingkat Ko dari 1 hungga 10 ]


...


...


Ardhius terus melepaskan anak panah dan mayat Shoyasei berjatuhan namun banyak yang diantara mereka di sambar kawanannya yang membuat Ardhius terkejut namun Ardhius tidak mempedulikan dan terus melakukan penyerangan hingga akhirnya dirinya mendarat di Noshipina. Dengan hati hati Ardhius melangkah karna tidak hanya beast yang berbahaya namun tanaman juga karna memiliki racun yang hanya berlaku pada manusia. Racun itu menyebabkan banyak masalah yang sesuai dengan jenis racunnya. Perjalanannya Ardhius banyak membunuh beast serangga namun seperti di awal segera beast serangga itu berebut walau demikian Ardhius sudah melengkapi dua poin evo, bahkan diantara mereka tingkat Supa

__ADS_1


[ membunuh beast Csodeshi tingkat Supa mendapatkan soul beast untuk mendapatkan poin evo tingkat Supa dari satu hingga 10 dengan memakan daging beast tingkat Supa ]


Ardhius tak mengerti bagaimana beast serangga itu memiliki tingkat yang tinggi, sebuah pikiran yang aneh muncul. Ardhius beranggapan karna kanibalisme mereka menjadi kuat dengan memakan daging itu beast mengalami perubahan.


" itu tak masalah makanan menguntungkanku " Guman Ardhius


Líng sepanjang jalan hanya diam mengikuti Ardhius, di bukanya status miliknya


Nama : Ardhius L Nose


Status : Tidak ada


Soul beast yang di peroleh: Soul beast tingkat Supa tipe armor dhimosukin, Soul beast tingkat Supa tipe tunggangan Jinokuma, Soul beast tingkat Supa tipe senjata pedang Dokuen, Soul beast tingkat Supa tipe senjata panahan Chibikuyu, Soul beast tingkat Seinaru tipe terbang sayap Thecikasi


Poin evolver : Tingkat Tai 200 poin evo, Tingkat Chu 200 poin evo, Tingkat Ko 180, Tingkat Seinaru 140 poin evo, Tingkat Supa 115, Tingkat Shinkina 5


Kemampuan : Passive Hiericti ( dapat menyembuhkan orang yang di kehendaki ), Aktive ( dapat merubah mayat beast menjadi kepulan asap sehinggga pegguna tidak perlu menyimpan mayat beast), Aktive ( menyatu dengan lingkungan seperti bunglon)


Ardhius mengeluarkan pot untuk memasak makanan dengan daging beast yang terdedia, Líng diam menghampiri Ardhius dengan mangkok di tangannya. Matanya yang hitam legam dan polos memandanginya, sebenarnya jika di perhatikan baik baik gadis itu memiliki pesona tersendiri dan masih sama ketika dirinya menegenai tato di punggungnya dia masih diam yang membuat Ardhius diam diam mendesah. Untuk menghilangan kecanggungan Ardhius mengajarinya memasak toh tak mungkin baginya terus mengikutinya karna dirinya akan menjadi seorang evoveled. Keduanya kembali melakukan perburuan setelah selesai mengingat ukuran dari Noshipina. Atas permintaan dari Ardhius Líng membantunya memudahkan penyerangan hari telah Siang ketika Ardhius mencapai area dalam Dia berhenti dan melakukan peningkatan soul beast dari sistemnya. Soul beast yang tidak berguna baginya di bukanya, Dan sebagain akan di jualnya ke pelelangan dengan imbalannya perlindungan keluarganya. Sementara itu tampa sepengetahuan Ardhius di arah barat sekelompok orang juga melakukan hal yang sama yang kebetulan mereka melakukan perburuan di dekat hanya satu jam perjalanan


" Bos... " panggilnya setelah seseorang menghampirinya


Pemuda itu adalah tuan muda dari Redmoon Keizo Leipzig, orang yang di benci oleh Ardhius. Tanpa pemberitahuan dia menusukkan sebuah senjata pada pemuda yang di panggilnya bos. Matanya acuh tak acuh


" Tuan muda Keizo dia yang memberitahuku "


" bagus, siapa namamu ?"


" A..a...aku An. " katanya terbata bata


" ikuti aku maka hidupmu akan nyaman "


" aku mengerti tuan muda " jawab An gembira

__ADS_1


__ADS_2