Darkness Angel

Darkness Angel
bab 4


__ADS_3

Sudah seminggu sejak Ardhius menangkap beast Domonoha untuk di tingkatkan ke beast tingkat Ko dengan beberapa black metal Domonoha telah menjadi makhluk mutan, Ardhius menghampiri kandab sambil mengeluarkan belati, sebuah detangan suara logam terdengar, dan belati miliknya patah terpental. Selain ukurannya dua kali lebih besar kulitnya juga keras, taringnya berwarna putih keperak perakkan bulunya yang hitam terlihat tajam. Ardhius terkejut namun segera dirinya mengeluarkan belati tingkat Chu, walaupun tidak dapat menghabisi dalam satu serangan setidaknya senjata itu bertahan


[ membunuh beast Domonoha tingkat Ko tidak mendapatkan soul beast, memakan daging beast Domonoha untuk mendapatkan poin evo Ko dari 1 hingga 10 ]


Ardhius melompat kegirangan dia memotong sebagian untuk di komsumsinya untuk mendapatkan poin evo Ko, kemudian Ardhius teringat akan Meima Leafrost dan segera menghubunginya dan janjian ketemu di lembah Sere besok. Di ambilnya beberapa black metal yang tertutupi daging, berkat dari fungsi sistemnya dirinya mendapatkan tambahan black metal setelah menjualnya ke system sehingga disana Ardhius bebas membeli black metal selama durasi tertentu, namun harganya tergolong mahal satu paket berisi lima dijual dengan 10 gold. Setelah menyimpan black metal Ardhius keluar oergi meninggalkan jauh dari Shelter Black Steel menuju ke sebuah pegunungan, karna dirinya sudah tidak dapat mendapatkan poin evo Chu dari beast Domonoha dan memutuskan untuk pergi ke Gua Zhynazen tempat biasanya beast Shuhigasori untuk mendapatkan poin evo tingkat Chu. Beast Shuhigasori memiliki ukuran tubuh sebesar anak kucing dengan sengat racun di ekornya, yang dimana jika manusia terkena racunnya akan mati dalam waktu 10 menit setelah terkena. Ardhius melangkah hati hati biasanya beast Shuhigasori bersembunyi di sela sela batu atau dinding gua tentu akan menakutkan jika tiba tiba mereka berjatuhan di atas mengenai korbannya. Ketika Ardhius hendak masuk kedalam mulut guta tiba tiba dirinya terpelosok meluncur tajam. Setengah jam kemudian Ardhius sampai dasarnya karna pernerangan modern tidak berfungsi maka Ardhius menggunakan obor buatan sendiri, di depannya beberapa terowongan di hadapannya tak lama kemudian muncul beast Shuhigasori awalnya sedikit namun lama kelamaan banyak walau demikian beast Shuhigasori tidak dapan melakukan apa apa sengatannya tak berpengaruh terhadap baju zirah soul beast tingkat Seinaru, stamina Ardhius terus menerus mulai turun dan di putuskannya untuk berbaring tanpa melakukan apa apa tubuhnya tertutupi beast Shuhigasori tanpa di sadarinya dirinya mendengkur 15 belas menit kemudian Ardhius terbangun rasa lelah pergi dan kembali melakukan pembantaian. Sebanyak seribu beast Shuhigasori mati berserakan bahkan menutupi tanah. Dengan lambaian tangan mayat beast Shuhigasori menghilangan tersimpan dalam system


" Dengan stok yang banyak aku akan menjadi orang yang kaya "


poin evo Chu sudah memasuki angka 50, di putuskannya untuk menjual beast Shuhigasori kepada Meima Leafrost.


Tiba tiba terdengar geraman dan langkah kaki di salah satu terowongan muncul beast Shuhigasori namun berbeda dengan yang baru di lawannya ukurannya sebesar macan matanya yang putih perak menatap tajam kaki kakinya seperti pisau yang membuat luang kecil di tanah ketika menginjak, tiba tiba melompat menco menerkam Ardhius


" cepat " gumannya


dengan sabetan ekornya Ardhius terplanting membentur dinding gua, armor yang di banggakannya retak. Ardhius segera berlari mengambil salah satu terowongan tak mempedulikan darah yang keluar dari mulutnya. Baru kali ini dirinya sejak di lahirkan merasakan takut menurutnya beast itu lebih kuat dari tingkat Seinaru, Ardhius terus berlari dengan zig zag menghindari serangan dari beast Shuhigasori


" sialan apakah aku akan mati di sini " desah Ardhius melihat beast di depannya


Ardhius terplanting ke samping ketika dua beast bertubrukan, keduanya saling menyerang tak menghiraukan Ardhius.

__ADS_1


" nampaknya aku masih beruntung, untung saja beast Chibikuyu dapat seimbang melawannya. Sebaiknya aku menjau dari sini"


Ardhius diam bersembunyi menanti keduanya sekarat kemudia dirinya akan memeberikan pukulan terakhir. Tubuh beast Shuhigasori mulai di lilit beast Chibikuyu sesekali menghindari capit beast Shuhigasori. Tanpa di duga kedua capitnya menyerang dan mengenai leher beast Chibikuyu. Sebuah sosok tiba tiba muncul di dan menusuk belatinya di leher beast Chibikuyu yang terluka dan segera menghilang muncul di tubuh Shuhigasori, sosok titu terus terus menerus menyerang retakan di kulit beast Shuhigasori


[ membunuh beast Chibikuyu tingkat Supa tidak memperoleh soul beast memakan dagingnya untuk mendapatkan poin evo Supa secara acak dari 1 hingga 10 ]


[ Membunuh beast Shuhigasori tingkat Supa memperoleh soul beast tipe senjata dan armor memakan dagingnya untuk mendapatkan poin evo Supa secara acak dari 1 hingga 10 ]


Ardhius tertegun diam melongo taka tahu harus bereaksi seperti apa mendengar suara dibenaknyanya itu. Sesuai ingatan yang yang di miliki dulu tingkat beast hanya terbagi tingkat Tai, tingkat Chu, tingkat Ko, tingkat Seinaru hanya ada empat tingkat kenapa ada tingkat yang kelima tingkat Supa. Ardhius diam bingung


" pantas saja itu sangat kuat dan aku merasa lebih kuat dari tingkat Seinaru, keberuntunganku sungguh bagus." kata Ardhius tertawa terbahak bahak


[ memakan daging beast tingkat Supa mendapatkan 10 poin evo tingkat Supa ]


[ memakan daging beast tingkat Supa mendapatkan 8 poin evo tingkat Supa ]


[ memakan daging beast tingkat Supa mendapatkan poin evo tingkat Supa ]


[ ..... ]

__ADS_1


suara terus terdengar di benaknya, dan menyimpan daging beast tingkat Supa. Ardhius telah mencapai batasnya dan baju zirah menghilang dari tubuhnya. Tergeletak pasrah,


Ardhius L Nose


Ras Manusia


Status tidak ada


Jumlah poin evo yang di peroleh Poin evoTai 60, Poin Chu 70, Poin Seinaru 40, Poin Supa 53


Soul beast yang di dapat Mendapatkan soul beast tingkat Supa tipe senjata dan armor


Ardhius mendesah pelan, untuk manusia menjadi seorang evolver membutuhkan 100 poin evo. Sebenarnya mudah baginya untuk menjadi seorang evolver, namun dirinya memiliki rencana yang membutuhkan dirinya untuk lebih kuat. Sejak awal memang dirinya akan menggunakan poin evo tingkat Seinaru namun kini berubah dirinya akan memaksimalkan poin Sura yang belum banyak di ketahui oleh orang lain.


[ host memiliki luka serius melakukan penyembuhan otomatis]


cahya hijau menyelimuti tubuh Ardhius, luka luka yang di deritanya dapat di sembuhkan dengan mudah. Diangkat dan di gerak gerakan jemarinya, sebenarnya dirinya masih merasa aneh dengan sytem yang didapatkannya. Dikliknya System Immortal, disana selain ada data mengenainya juga ada tas, toko, dan beberapa kolom yang masih kosong namun ditoko hanya menjual Black Metal sebelumnya di jualnya. Dulu pernah dirinya ingin menjual daging buruannya bermaksud agar sewaktu waktu dirinya butuh daging beast tinggal membelinya namun itu tidak muncul di toko walaupun dirinya juga berhasil menjualnya. Untuk kolom tas disinilah Ardhius menyimpan semua daging hasil buruan.


" mungkin selama aku tidak mati system dapat menyembuhkanku, lalu jika anggota badanku terpotong system juga dapat menyembuhkannya? "

__ADS_1


" lebih baik aku berhati hati dalam bertindak. "


__ADS_2