Darkness Angel

Darkness Angel
bab 8


__ADS_3

Keesokannya Ardhius telah sadarkan diri bajunya telah berubah warna merah darah kering masih tercium darinya bau anyir darah, dirinya sungguh beruntung selama tak sadarkan diri tidak ada beast yang datang. Dia memutuskan untuk pergi dari tempat itu masuk lebih dalam, sejak dirinya menemukan poin evo Shinkina dirinya lebih berhati hati dalam bertindak namun keinginannya untuk pergi bertualangan memenuhi hatinya. Akhirnya sebuah laut nampak, untung saja dirinya memiliki sayap. Dia hanya terbang dan sesekali melihat beast air yang besar suatu ketika dirinya terbang rendah hampir dimakan sejak itu dirinya terbang tinggi. Mungkin sebuah kesalahan terbang di atas laut kini dirinya menyadari kebodohannya, ketika dirinya merasa putus asa di depan dia melihat sebuah pulau tak jauh darinya kapal ada disana dan memutuskan untuk kesana, namun dirinya harus kembali kecewa karna Ardhius tak melihat Shelter disana. Dipanggilnya sayapnya dan memutuskan untuk istirahat walau sayapnya tak terbatas dalam penggunaan namun staminanya banyak terkuras membuat api untuk beristirahat. Tiba tiba dirinya dikejutkan seseorang keluar dari belukar yang merayap di batang pohon


" Apakah kamu dari Greendleaf Island " tanya wanita itu


Ardhius melihatnya mungkin berusia sekitar 20 tahun mengenakan bajuzirah berwana biru laut menanyakan berbagai hal


" Nona tempat apa ini? "


" mampaknya kamu dikutuk dan datang ketempat ini, sekarang banyak waktu untuk mencari tahu tempat apa ini " jawabnya acuh tak acuh


mereka kembali ke hutan dan Ardhius menganggap mereka mengalami kecelakaan hingga jatuh di sini, mereka kembali ke dalam gua. Disana Ardhius dapat menemukan persediaan yang di gunakan dan di produksi oleh Aliansi, di lihat dari kondisi dan keadaan mereka nampaknya mereka tinggal cukup lama. Mereka berjumlah dua belas orang


" chuxuezhe ( panggilan pemula )nampaknya kamu ingin tinggal disini, jadi kamu harus mematuhi peraturan yang ada. Kalau tidak kami tidak punya makanan untukmu " kata seorang paruh baya serius

__ADS_1


Ardhius diam dalam hati dirinya tertawa, seolah olah dirinya membutuhkan makanan dari mereka, seolah olah mereka tahu apa yang di pikirkan Ardhius mereka meihatnya jijik


" kamu harus tahu kita semua adalah orang yang malang, di Douxua Island penuh bahanya kamu tidak dapat sembarangan berkeliaran jika tidak kamu akan kehilangan nyawamu tanpa mengetahui apa yang terjadi. Banyak beast tingkat Seinaru dan kamu pasti tak dapat membunuhnya "


" kurasa aku membunuh beast tingkat Seinaru " Nak mungkin orang lain akan percaya namun siapa aku? "


Ardhius diam mengangkat bahu


" sebenarnya kita ada dimana dan berapa jauh Shelter terdekat "


ketika datang ketempat ini Ardhius melihat beast terbang tentu dengan mendapatkan soul beastnya dapat keluar namun di laut banyak beast air yang berkeliaran tentu adalah hal yang mustahil untuk melewati mereka bahkan Ardhius hampir saja di makan. Di pulau itu ada banyak beast salah satunnya beast Stukurugin lebih kuat dan cepat hampir tidak mungkin melukainya membuat kelompok mereka tak berdaya bahkan untuk pergi menreka harus mengorbankan banyak dari anggota mereka dan menyisakan 12 orang. Sedangkan di pihak beast hanya beberapa ringkat Tai sungguh sebuah kerugian yang besar. Kelompok itu beasal dari Greendleaf Shelter oleh karna itu di awal pertemuan mereka menanyakan padanya. Mereka hanya tahu membutuhkan waktu satu bulan dari Shelter Greendleaf dari arah barat namun untuk spesifiknya mereka tidak tahu ketakutan mereka terlihat ketika bercerita disaat bertemu dengan beast tingkat Seinaru.


" Miss Yu aku memiliki sebuah kesepakatan, apakah kamu masing ingin berada di tempat ini? dan terjebak selamanya " kata Ardhius sambil tersenyum

__ADS_1


" Aku tahu jika kamu seseorang yang penting di Redmon group, dan ketika Redmon grup akan membutuhkan waktu yang lama dan aku tak percaya hanya sethun penuh untuk menemukan, karna tempat ini adalah lokasi yang sulit untuk di temukan melihat hingga sekarang tak datang "


" Saya bertanya tanya butuh berapa lama bagi Redmon grup menemukan tempat ini? " lanjutnya


wanita itu menggeleng pelan, " aku mengerti maksudmu, tapi untuk mengalahkan beast Stukurugin itu tak mungkin. Beast itu yang terlemah disini, bukankah aku sudah bercerita jika kami banyak mengorbankan untuk selamat "


tanpa menunggu jawaban Ardhius miss Yu pergi ketendanya, dirinya tak percaya jika Ardhius dapat melakukan yang tidak dapat mereka. Karna mereka beranggapan tinggi pada diri mereka sendiri yang merupakan pasukan elit Redmon grup. Ardhius mendesah pelan memang di lihat dengan usia Ardhius yang termasuk muda orang lain takkan percaya


" kamu sebaiknya sayang dengan nyawamu jangan mengusik beast Stukurugin. " kata Buisang


dirinya sebagai kepala pasukan elit juga tak mempercayainya, karna dirinya sudah memakai banyak strategi namun tak satu pun berhasil sehingga banyak mengorbankan anggotanya. Jadi menurutnya hal itu tak mungkin, nampaknya memang tidak mungkin bekerjasama dengan mereka bukannya Ardhius tak dapat mengalahkan beast itu namun dengan seseorang yang berpengalaman tentu meningkatkan persentase dan membutuhkan sedikit waktu Ardhius telah melihat beast Stukurugin ketika tiba di pulau ini, Ardhius mengakui jika medan tempat mereka berada merupakan keuntungan tersendiri. Ardhius tak dapat memaksa untuk membantunya, setelah selesai istirahat Ardhius bermaksud untuk melakukan perburuan di depan dirinya bertemu dengan miss Yu, sebenarnya miss Yu tahu bila Ardhius istimewa namun karna egonya dirinya tak mau mempercayainya


" Aku tidak dapat melihat melalui orang ini, namun aku tak dapat meresikokan anggotaku untuk mengorbankan nyawanya " jawab Buisang

__ADS_1


Miss Yu melihat Ardhius meninggalkan menghilang di hutan dan memiliki emosi kompleks dirinya tak percaya bila Ardhius dapat melakukannya. Memburu beast Stukurugin sendirian menurut mereka Ardhius adalah orang yang sombong. Akhirnya dirinya sampai ke habitat beast Stukurugin, dirinya bermaksud untuk menjual dengan harga tinggi oleh karnanya dirinya takkan melakukan pembantaian, cukup mengambil beast Stukurugin tingkat Ko dan mulai melakukan kesepakatan. Senyum licik mengukir di sudut bibirnya membayangkannya karna dia membutuhkan banyak uang untuk memperkuat dirinya.


Seekor beast Stukurugin tingginya tujuh meter memiliki bulu seperti jarum memiliki tanduk di dahinya, beast itu dengan mudah bisa datang pergi di dinding gunung. Kini Ardhius tahu kenapa mereka tidak dapat mengalahkan dengan mudah dan harus mengorbankan banyak nyawa medannya tidak mendukung mereka banyak tebing di sekitar yang melompat dari satu tebing ke tebing yang lain atau berlari di tebing. Beast Stukurugin bergerak di sekitar sedangkan Ardhius bersembunyi di kegelapan dengan martial art Beinsshu yang memungkinkan penggunanya dapat menyatu dengan sekitar seperti bunglon. Sesuai dengan rencana Ardhiusakan membunuh beast Stukurugin tingkat Ko untuk menarik perhatian miss Yu. Sementara itu kelompok Buisang yang di pimpin oleh mis Yu bergerak mengumpulkan tanaman dan jamur untuk menambah persediaan yang ada dan meninggalkan beberapa orang berjaga di gua. Lebih baik memiliki banyak makanan, tiba tiba terdengar suara raungan dari habitat beast Stukurugin dan memutuskan untuk menyerah mencari makanan dan kembali, namun tiba tiba langkahnya terhenti mereka melihat beast Stukurugin dan segera mengaktifkan baju zirah mereka, segera mereka mebdesah lega


__ADS_2