Darkness Angel

Darkness Angel
Bab 28


__ADS_3

Pagi itu setelah selesai melakukan tugasnya dan semua barang yang masuk kedalam pemindaian di berikan Ardhius pun pergi dan memasuki Ryosusheruta kedua, Yeili telah selesai melakukan perekrutan dan bergabung dalam guild yang di buatnya dan menandatangani kontrak formal. Meskipun Ardhius harus menyediakan daging beast untuk kebutuhan namun dirinya masih mendapatkan keuntungan dengan apa yang di perolehnya. Ketika dia akan melakukan penyerangan ke Sheiruqi semua orang ini perlu berperan


" sekarang guild sudah terbentuk apa yang kamu lakukan selanjutnya? " tanya Yeili


"biarkan mereka Istirahat menikmati dagingnya kemudian kita akan melatih mereka mengambil terbaik untuk di jadikan inti guild lalu kita akan pergi menaklukkan Sheiruqi "

__ADS_1


Yeili mengangguk paham, dan atas saran dari Qyihe mereka berbaria menuju gletser karna tempat itu jarang terjadi longsor salju dan Ardhius tidak terlalu khawatir karna beast Yorjio yang di temuinya sepanjang jalan setelah memerintahkan dengan cepat mereka melakukan penyerangan secara kelompok di atas tunggangannya Jinokuma Ardhius menonton mereka. Sesekali menunjukkan kelemahan mereka karna jumlah anggotanya sedikit dia pun mudah mengaturnya dan melatihnya secara maksimal. Yang nantinya anggota inti akan melatih anggota baru begitu terus seterusnya. Biasanya mereke akan melakukan perburuan dengan menyelinap namun dengan mengikuti Ardhius orang orang itu melakukan penyerangan secara terang terangan walaupun mereka gugup namun dapat di atasi


" Headmaster sebaiknya kita menetap disini karna di depan mungkin kita akan bertu dengan beast tingkat Chu... "kata Qyihe


" lanjutkan jangan khawatir beast tingkat Chu lebih baik " balas Ardhius tersenyum

__ADS_1


Ardhius hanya diam melihat anggotanya berlariannya hanya beberapa orang yang diam memanggil beast tipe senjatanya siap untuk bertarung dapat di katakan mereka gemetar ketakutan hanya Yieli dan Qyihe yang tenang. Ketakutan dan larinya sebagian besar anggotanya ridak mengejutkannya, orang krang ini telah lama kehilangan kepercayaannya mereka hanya orang orang yang ingin dengan mudahnya mendapatkan daging beast. Orang orang ini hanya akan menjadi sebab rubuhnya sebuah bangunan, dia tidak akan melatih mereka karna itu hanya menyia nyiakan waktunya, sedangkan irang orang yang tidak melarikan diri walaupun mereka ketakutan dia akan menyiapkan sebuah latihan untuk mereka menjadikan mereka seorang yang ahli dan anggota inti guild. Meskipun mereka masih muda memiliki fisik yang buruk ini bukan masalah bagi Ardhius dengan dia menyediakan daging beast untuk memenuhi poin evo mereka, dan ketika terjun secara langsung dalam mengahadapi bahaya akan membuka potensi mereka selama mereka memiliki keyakinan untuk bertahan hidup itu ada cara untuk terbaik untuk meningkatkan ketrampilan dan keahlian mereka. Jadi mereka adalah aset yang berharga. Diam diam dia tersenyum namun hal ini dilihat oleh Yeili dan Qyihe berbeda dengan Yieli yang tahu maksud dari senyuman itu Qyihe hanya diam. Atas perintah Yieli mereka menyerang dan di bawah komandonya dia dapat mengurangi beban bahkan teman militernya Lyecen dapat melakukan dengan baik walaupun membutuhkan waktu yang lama dan hanya mampu melukai beast Mamonsu ketika memasuki beserker nampak keterkejutan mereka dan mengalami stunt di tempat melihat ini Ardhius tiba tiba menghilang dari tunggangannya Jinokuma, sosok berdarah muncul dari mayat beast Mamonsu yang terbelah menambah mereka kedalam keadaan stunt, menambah prestise Ardgius di guild dan mengenalinya sebagai pemimpin mereka. Bahkan ada yang melihatnya sebagai idola Ardhius memperlakukan mereka dengan baik da memberi daging beast lebih bagi mereka yang bekerja keras. Ardhius dan Yieli melatih mereka secara pribadi seperti Lyecen yang berani mempertaruhkan hidupnya dan menyerahkan latihan khusus untuknya pada Yieli. Kedatangan Ardhius membawa perubahan yang besar ke tempat itu. Penyerangannya mulai merambah kesekitar mampu membunuh banyak beast Ini membawa banyak harapan bagi evoveled di tempat ini, banyak dari mereka yang sudah menyerah karna kesulitannya dalam bertahan di Ryosusheruta kedua di dunia es salju. Banyak evoveled baru yang dikirim ketempat bersuka cita mendengar berita dan hal ini menguntungkan guild karna banyak yang bergabung fan semakin kuat. Banyak dari mereka yang penasaran dengan Ardhius, kebanyakan dari mereka hanya tahu namanya menjadikannya legenda hidup.


Di suatu tempat Ardhius diam menikmati daging yang telah di panggangnnya, Jinokuma duduk sedang menikmati daging juga, kini memiliki tinggi enam meter dan dapat menyusut normal agar tidak menarik perhatian. Baju zirahnya didominasi dengan warna hitam legam nampak berkilau ketika terkena sinar matahari tak jauh dari keduanya seorang pemuda duduk memandangi Jinokuma dengan tatapan iri. Bukan iri karna tidak memiliki tunggangan seperti itu melainkan iri karna dia tidak mendapatkan tambahan daging berulang kali menelan ludah


" kenapa kamu menatapku seperti itu jika memang menginginkannya ambil saja padanya" kata Ardhius tersenyum tak peduli

__ADS_1


Bukannya dia tak ingin melakukannya namun tak bisa karna dia sudah pernah merasakan tendangan kakinya walau tidak sakit namun itu sangat memalukan. Diam diam Ardhius tertawa dalam hati


__ADS_2