Darkness Angel

Darkness Angel
Ban 21


__ADS_3

Siang itu suasana tegang melihat pemain Tonikame bertanding, yang satu pemain baru yang pertama kalinya mengikuti pertandingan permainan Tonikame dan yang satunya legenda di Gakshigiru. Keduanya saling pandang, mata Nu Lianhai seperti sumur yang bisa menunjukkan pantulan, jauh di dalam pupilnya yang gelap ada cahya kebijaksanaan. Hanya dengan melihatnya Ardhius tahu jika dia lawan yang kuat, Ardhius pandai dalam pembunuhan, permainan psikologis dan prasangka yang semuanya didasarkan pada lawannya yang memiliki pemikiran tertentu. Hanya dengan begitu dirinya bisa melihat lawannya dan menentukan jenis reaksi apa yang diambil, tetapi Nu... Ardhius mendesah menggeleng pelan untuk pertama kalinya Ardhius seperti itu yang membuat berbagai spekulasi. Ardhius melancarkan pukulan keras yang seperti harimau yang lepas dari kandangnya, Nu Lianhai terkejut dengan pukulan yang dilancarkan oleh Ardhius dia tidak bisa melihat apa yang sedang dipikirkan oleh lawannya. Nu Lianhai segera kembali tenang walau dia tidak dapat melihatnya namun dirinya dapat melihat melalui gerak tubuhnya Tubuh memang dapat membuat penampilan yang menipu, tetapi di bawah kemampuanya Nu Lianhai dapat melihat hampir setiap inc otot Ardhius. Jadi nyaris mustahil menipu Nu Lianhai, lagi pula seseorang harus menggerakkan otot otot tertentu untuk mengahasilkan kekuatan nyata Dan tidak ada jalan selain itu. Bagi Nu Lianhai hal seperti itu mudah baginya, " kepalan putih..." gumam Nu Lianhai


Tidak ada keraguan bahwa itu adalah kepalan putih, karna Ardhius tidak menggunakan otot yang akan dia gunakan untuk gerakan lain. Walaupun dia telah memutuskan, dia masih mengangkat tangannya untuk menangkis. Bukannya dirinya tidak percaya dengan keputasannya melainkan rasa hormatnya pada lawannya. Dalam pandangan Nu Lianhai Ardhius memang diantara pemain top, namun penyamarannya tidak cukup membodohinya. Baginya hanya orang dari Shirikogaku pusat yang dapat membodohinya, orang orang itu dapat merubah kepalan hitam menjadi putih dan kepalan putih menjadi hitam di tanpilkan mereka Ardhius tidak sempurna. Bang, kepalan itu menegenai tangannya


" ternyata itu kepalan hitam " kata Nu Lianhai sedikit terkejut


Weixiue membuka mulutnya lebar lebar dan matanya melototi hampir keluar dari tempatnya. Dia tidak bisa mempercayai jika Ardhius dapat memeperoleh poin pertama dari Nu Lianhai, pelatih Kyeikoro pun juga terkejut tidak mempercayainya karna dia belum pernah melihat siapapun dapat memeperoleh poin pertama dari Nu Lianhai kecuali dari Shirikogaku pusat. Setelah keheningan singkat para penonton yang menonton seuara online berteriak liar. Kembali forum di penuhi dengan komentar komentar mendukung dan tidak percaya, terus bergulir cepat. Siswa dari Keironshi bersorak. Segera Nu Lianhai memulihkan diri kegagalan seperti itu tidak cukup untuk mengguncangnya, tetapi dia harus mengakui jika dirinya telah meremehkannya. Taktik Ardhius memang tak sebagus orang orang itu namun dia lebih licik. Nu Lianhai berdiri kembali matanya tenang dan mantap tidak ada fluktuasi emosional dari kegagalan sebelumnya. Ardhius kembali melakukan pukulan biasa, semua orang dengan gugup menatap pukulan Ardhius. Hanya Nu Lianhai yang tenang dia menatap pukulan Ardhius yang pelan. Itu sama dengan pukulan sebelumnya dan sepertinya akan menjadi kepalan putih lagi, tak peduli bagaimana Nu Lianhai melihatnya itu adalah kepalan putih karna pukulan itu tidak cukup membuat kekuatan yang di butuhkan seperti kekuatan hitam. Masih banyak kekurangan dalam gerakan Ardhius, tetapi Nu Lianhai tahu bahwa Ardhius dapat mengontrol gerakan otot ototnya Dan kelemahan yang nyaris tidak terlihat yang bisa dilihatnya adalah jebakan yang telah di atur oleh Ardhius. Tapi Nu Lianhai tidak panik, bahkan jika dia tidak dapat memastikan apakah itu kepalan putih, dia masih dapat membuat penilaiannya yang masuk akal karna Ardhius menggunakan ID Shitokun'no tentu dia harus menjadi orang yang percaya diri dan dari pertandingan sebelumnya Nu Lianhai dapat mengatajan bila Ardhius cukup sombong. Faktanya Nu Lianhai sangat memperhatikan pertandingan sebelumnya dengan kemampuan pengamatannya bahwa Ardhius selalu memiliki senyum kemengangan saat dia melempar pukulan, meskipun hanya sedikit melengkung ke atas, itu menunjukkan kepercayaan dirinya. Dalam pertandingan sebelumnya Ardhius telah menterang dua belas kali hanya tiga diantaranya adalah tinju putih yang ketika Ardhius akan melakukan senyumnya sedikit miring dan pukulan hitam senyumnya lebih miring dengan kemampuan Nu Lianhai dirinya dapat melihatnya. Dirinya tahu karna Ardhius benar benar menikmati kesenangan memukul lawannya dan bersemangat untuk mengalami itu, sehinggga senyumnya lebih miring


" Itu benar, kali ini pasti kepalan putih " guman Nu Lianhai dengan mata berbinar

__ADS_1


Dia menyilangkan tangannya Dan soap untuk memblokir kepalan putih. Senyum Ardhius gunakan saat ini adalah senyum ketika akan memberikan pukulan putih. Terdengar ledakan dengan efel api Nu Lianhai terpesona, dirinya kalah lagi dua poin berturut turun


" Nu Lianhai kehilangan dua poin apakah aku bermimpi? "


" bahkan Nu Lianhai tidak begitu sengsara ketika mengahadapi monster itu "


Tang Yihe melihat sambil meminum the, dirinya tahu jika Ardhius akan memenangkan pertandingan namun dirinya tidak berharap bila Ardhius melakukan dengan baik. Tang Yihe tidak terlalu terkejut dengan hasilnya Setelah dia melihat kerja sama Ardhius di Piala Sujeru. Ardhius pengopersiannya pada orang lain, tetapi mereka memiliki gaya yang berbeda sama sekali. Kesamaan mereka yang di pikirkannya adalah keduanya di takdirkan untuk menang, Weixiue benar benar terkejut oleh fakta bahwa Nu Lianhai kehilangan dua poin berturut turut. Dia merasa seperti berada di dalam mimpi buruk yang kejam kepada kenyataannya. Tim Kyeikoro yang dia harapkan belum mendapatkan satu poin sejauh ini dan jika mereka kehilangan poin lagi maka kekalahan mereka akan di keluarkan. Tak pernah terpikirkan oleh Weixiue tim Kyeikoro akan kalah, bahkan Saat terlemah tim Kyeikoro tidak pernah mendapatkan nol poin dalam kompetisi. Belum lagi itu adalah tim terkuat yang oernah ada sebelum melawan tim Keironshi. Bahkan tim Kyeikoro memiliki kesempatan untuk melawan Shirikogaku pusat. Weixiue tak pernah menyangka bahwa mereka akan kalah dari Keironshi dengan Cara yang begitu menyedihkan memikirkan kembali apyang yang dikatakannya sebelum dan sesudah kompetisi dirinya merasa wajahnya terbakar seolah olah di tampar seseorang. Weixiue bahkan menyentuh pipinya seolah perasaan itu nyata. Dia menatap Ardhius sambil mengigit bibirnya


Kini pikiran Nu Lianhai sudah terguncang sepenuhnya dia sudah tidak lagi dapat mempertahankan ketenangannya. Di babak ketiga Nu Lianhai kembali terpesona, pada saat ini bahkan siswa Keironshi tidak percaya jika berhasil sepenuhnya mengalahkan Kyeikoro. Itu adalah kemenangan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, Setelah keheningan singkat Siswa Keironshi bersorak liar bahkan yang menonton secara online juga menjadi gila mereka tidak menyangka Jika Kyeikoro akan kalah Dan kekalahan itu dilakukan oleh orang yang mana IDnya Shitokun'no ( kaisar tinju hitam putih )

__ADS_1


" Dia memang seorang kaisar semua pemain di drpannya harus menunduk bahkan Nu Lianhai "


Weixiue berdiri disana nampak terlihat pucat namun dirinya harus pergi ke Keironshi untuk mennyelesaikan wawancara terakhirnya Dan mennyelesaikan pertunjukannya. Dia tak pernah merasa begitu Mali dengan ketidaktahuannya sendiri dalam hidupnya Dan juga merasa tidak Eman karna telah meragukan keputasannya atasannya yang bermaksud baik Dan memeberikan kesempatan besar namun di kacaukannya


" seorang mentor adalah seorang mentor banyak yang harus aku pelajari dirinya " gumamnya


" Ardhius selamat..." kata Weixiue memaksa tersenyum


karna banyaknya oeserta yang memprotes aturan permainan selama pemain belum kalah dapat terus bertanding, maka peraturan itu di rubah. Lawan Keironshi berikutnya juga merupakan tim yang kuat dan Keironshi memenangkan dua ronde. Level keseluruhan tim Keironshi terlalu tenah untuk memenangkan komopetisi. Ardhius tidak bisa berbuat apa apa menegenai itu dan dia telah melakukan semua yang dia bisa. Setelah Keironshi dan Kyeikoro dieliminasi popularitas pertandingan menurun secara drastic Dan membuat sponsor merasa tidak enak

__ADS_1


__ADS_2