Demi Persahabatan Aku Merelakannya Novel Version

Demi Persahabatan Aku Merelakannya Novel Version
Bagian 1


__ADS_3

    Pagi itu seperti biasa Widiya dan sahabatya Farida berangkat ke sekolah diantar oleh supir Widiya, karena orang tua Widiya masih belum mengizinkan Widiya membawa kendaraan sendiri. Hari itu Widiya dan Farida sedikit kesiangan berangkat ke sekolah karen, namun beruntungnya mereka berdua tidak terlambat. Widiya dan Farida saat ini duduk di banguk kelas 2 Sekolah Menengah Atas disalah satu SMA Swasta yang ada di kota mereka dan bisa dibilang juga sekolah mereka termasuk dalam kategaori SMA Favorite di kota mereka.


"Untung saja kita tidak terlambat Wid, kalau 1 menit saja tadi kita belum berangkat mungkin kita udah di hukum sama guru piket hari ini." Ucap Farida kepada Widiya.


"Iya kalau sekarang kita masih beruntung gak terlambat. Tapi besok-besok kita terlambat kalau kamu bangunnya kesiangan kayak tadi Da." jawab Widiya


"Iya, iya Wid aku minta maaf. Aku tahu aku salah habisnya semalam episode terakhir drama Korea kesukaanku, jadinya aku terlambat tidur deh. Tapi aku janji besok aku gak akan bangun kesiangan lagi." tutur Farida.


"Pantes aja ternyata nonton Drama Korea itu. Tapi beneran loh ya kamu gak akan bangun kesiangan lagi. Udah lebih baik kita kekelas aja yuk, soalnya bentar lagi bel masuk bunyi." ucap Widiya.


     Widiya dan Farida langsung bergegas menuju kelas mereka karena bel masuk sudak berbunyi. Tak selang berapa lama, saat Widiya dan Farida duduk di bangku mereka masing-masing, Pak Ahmad wali kelas mereka sekaligus guru matematika mereka masuk ke kelas. Widiya dan teman-temannya yang berada di dalam kelas merasa bingung,karena pagi itu Pak Ahmad tidak ada jam di kelas mereka. Yang lebih heran lagi adalah ada siswa laki-laki yang datang bersam dengan Pak Ahmad.


"Selamat pagi anak anak." Sapa Pak Ahmad.


"Pagi Pak" jawab seluruh Siswa.


"Pagi ini kelas kita kedatangan siswa baru. Dia baru saja pindah ke kota ini. Silahkan perkenalkan diri kamu." Ucap Pak Ahmad.

__ADS_1


"Halo semuanya Selamat Pagi." Sapa siswa baru.


"Pagi." Jawab seluruh siswa.


"Perkenalkan nama Saya Arifin. Saya Pindahan dari SMA Swasta yang ada di Jakarta. Saya pindah kesini karena ikut pindah dinas orang tua saya." Tutur Arifin.


"Baiklah Arifin kamu bisa duduk di samping Widiya, yang disebelah sana. (sambil menunjuk kearah bangku kosong yang ada disebelah Widiya). Dan Bapak harap kalian semua bisa membantu Arifin. Kalau begitu Bapak permisi dulu selamat pagi." Ucap Pak Ahmad.


"Baik Pak." Jawab seluruh siswa.


"Wid, kamu ada bawa peluit gak. Kalau ada bawa peluit aku pinjam dong soalnya aku lupa gak bawa peluit. Habis tadi buru-buru jadi gak sempat kebawa padahal udah ku siapkan tadi di atas meja." Tanya Farida kepada Widiya.


"Untuk apa, memangnya hari ini kita da jadwal latihan pagi. Kok aku gak dapat info apapun?" Jawab Widiya sambil berbalik bertanya kepada Farida.


"Iya Wid, kamu lupa atau gimana sih hari ini kan hari Rabu jadwalnya latihan Drumband." Jawan Farida


"Iya aku tau ini hari Rabu, tapi kan biasanya Kak Aji pasti kasih info malam nya kalau hari ini latihan. Tapi semalam Kak Aji sama sekali gak kasih info apa-apa ke aku." Jelas Widiya.

__ADS_1


"Kalau untuk itu aku gak tahu ya. Mending nanti kamu tanya tanya sendiri aja untuk masalah itu. Tapi aku nanti pinjam peluit kamu ya." Ucap Farida.


"Iya, iya tapi jangan lupa di kembalikan. Kamu tuh kebiasaan gak kamu kembalikan kalau gak di ingatkan.Udah berapa aja peluit ku ada di kamu Da." Ucap Widiya.


"Iya nanti aku kembalikan." Jawab Farida.


     Widiya dan Farida  pun melanjutkan pembicaraan mereka, tiba-tiba saja pintu kelas mereka ada yang mengetuk ternyata itu adalah Kak Aji. Kak Aji adalah kakak kelas Widiya dan Farida, Kak Aji masih menjabat sebagai ketua Drumband dan juga Ketua OSis di sekolah mereka. Widiya dan Farida sangat akrab dengan Kak Aji, kerena rumah mereka berdekatan dan juga satu komplek.


"Selamat Pagi semuanya."  Sapa Kak Aji.


"Pagi." Jawab seluruh siswa.


"Maaf sebelumnya mengganggu waktu kalian. Saya Capten dari tim Drumband ingin memanggil beberapa nama dikelas ini untuk langsung kelapangan basket luar untuk bergabung dengan anggota tim Drumband yang lain. Untuk nama-nama yang saya panggil adalah Widiya, Farida, Kharis, Azis, Silvia, Faiq, dan yang terakhir Arifin. Nama-nama yang saya panggil tadi bisa langsung menuju kelapangan. Terima kasih atas waktunya dan selamat pagi." Ucap Kak Aji.


"Pagi." jawab seluruh siswa.


   Saat Kak Aji memanggil nama Arifin, Widiya terkejut, karena Arifin baru masuk hari ini dan dia sudah msuk ke dalam tim Drumband disekolah mereka. Farida dan teman-temannua yang lain sudah menuju lapangan basket, kini hanya tinggal Widiya dan juga Arifin yang belum menuju lapangan basket. Dan baru pada saat seperti itu Widiya berani menegur Arifin.

__ADS_1


__ADS_2