Demi Persahabatan Aku Merelakannya Novel Version

Demi Persahabatan Aku Merelakannya Novel Version
Bagian 6


__ADS_3

    Saat Bara menuju ke parkiran, Farida baru saja datang.


"Pagi semuanya." Sapa Farida


"Pagi Da, tumben banget kamu berangkat siang?" Tanya Widiya?"


"Iya nih, tadi mobil yang buat ngantar semapt mogok di jalan, ya udah deh aku berangkat naik taksi tadi." Jelas Farida.


"Oh gitu." Ucap Widiya.


"Oh ya Wid, aku tadi lihat para alumni angkatannya Kak Bara di parkiran, ada apaan sih?" Tanya Farida


"Oh itu. Mereka cuman mau main aja kesini, mungkin mau mengenang masa-masa SMA." Jawab Widiya.


"Oh." ucap Farida.


"Oh ya Fin. Semalam aku sudah ngirim jadwal ke kamu kan sekaligus list mata pelajaran apa aja yang ada tugas dan dikumpul dalam minggu ini?" Tanya Widiya.


"Udah kok Wid. Makasih ya, maaf kalau sampek gerepotin kamu dan Farida." Ucap Arifin.


"Santai aja, itu juga udah jadi tugas ku sebenarnya." Jelas Widiya.


"By The Way kekantin yuk. Aku lapar nih, gak sempet sarapan tadi." Ajak Farida


"Ah kamu kebiasaan Da, kalau pagi pasti selalu lupa sarapan." Oceh Widiya.


"Maaf Wid, habisnya tadi aku buru-buru." Ucap Farida.


"Udah kamu sama Arifin aja sana ke kantin. Fin tolong temani Farida ke kantin ya, aku mau ke kantor dulu mau ngantar formulir ini." Ucap Widiya.


"Oh ok." Jawab Arifin.


    Widiya langsung beranjak dari duduknya dan keluar kelas untuk ke kantor untuk menyerahkan beberapa formulir pendaftaran anggota baru Drumband dan juga OSIS. Sedangkan Arifin dan Farida mereka juga langsung pergi ke kantin.


    Saat berjalan di koridor tidak sengaja Farida menabrak Kak Leo yang baru saja pulang dari study banding ke Jakarta.


"Aduh maaf. maaf." Ucap Farida.


"Oh iya gak papa kok." Jawab Kak Leo.


"Kek Leo." Ucap Farida terkejut.


"Farida." Sapa Leo.


'Loh bukannya kakak lagi study bangding ya?" tanya Farida penasaran.


"Iya sebenarnya minggu depan baru selesainya, tapi kakak mempercepat semuanya disana jadi bisa cepat kembali ke sini." Jelas Kak Leo.


"Em. Oh ya kak kenalin ini Arifin dia murid baru pindahan dari Jakarta." Ucap Farida memperkenalkan Arifin.

__ADS_1


"Halo Kak Arifin." ucap Arifin sambil mengulurkan tangan.


"Leo. ( seraya membalas jabat tangan Arifin.). Ini kalian berdua mau kemana?" Tanya Kak Leo.


"Aku sama Arifin mau kekantin kak." Jawab Farida.


"Oh. Em kalau begitu kakak duluan ya, soalya harus kekantor dulu untuk ngasih surat ini ke kepala sekolah." Ucap Kak Leo.


"Ok Kak." jawab Farida.


"Arifin aku duluan ya." Ucap Kak Leo kapada Arifin.


"Iya Kak." jawab Arifin.


    Kak Leo pun langsung menuju kantor, dan dirinya sama sekali tidak tahu bahwa Widiya juga sedang ada di kantor. Beitupun juga degan Widiya dirinya sama sekali tidak tahu bahwa Kak Leo sudah pulang dari study bandingnya.


    Sementara Farida dan Arifin mereka kini sudah berada di kantin. Farida langsung membeli roti ini dan susu kemasan rasa coklat. Dan Arifin sendiri dirinya hanya membeli jus Apel.


"Kamu gak ikutan sarapan Fin?" tanya Farida.


"Gak Da. Soalnya dirumah tadi udah sarapan." Jawab Arifin.


"Oh." Ucap Farida.


"Em Da, apa aku boleh tanya sesutau sama kamu?" tanya Arifin.


"Tentang apa?"Ucap Frida balik bertanya.


"Kamu mau tanya Widiya tentang apa?"


"Sebenarnya tentang formulir yang di bawa tadi." ucap Arifin


"Oh formulir itu, itu formulir pendaftaran anggota Drumband dan juga OSIS." jelas Farida.


"Tapi aku tadi gak sengaja melihat dia kayak bawa map gitu, yang di map itu tulisannya Formulir Olimpiade."


"Oh Formulir itu, itu memang formulir Olimpiade Fisika." Jelas Farida


"Fisika?" Ucap Arifin terkejut.


"Iya Widiya memang dari kelas satu sudah menjadi perwakilan sekolah dalam Olimpiade Fisika." Jelas Farida.


"Wah hebat banget Widiya." Ucap Arifin kagum.


"Ya itulah Widiya. Tapi karena hal itu banak yang gak suka sama dia. Dam sempat ada gosip beredar tentang Widiya yang menyogok guru dan dewan juri di acra Olimpiade itu karena Widiya orang kaya. Tapi akhrinya orang-orang yag bilang kayak gitu malu sendiri saat ada sosialisai dari UGM. Widiya bisa menjawab pertanyaan yang di ajukan dari mahasiswa dan juga Dosen berprestasi disana. Padahal bisa dikatakan itu adalah materi perkuliahan semester akhir." Ungkap Farida.


    Arifin hanya mampu mendengarkan, dan tidak bisa berkata apa-apa.


"Sebenarnya Widiya itu harus ikut study banding bersama Kak Leo 3 bulan yang lalu. tapi entah kenapa dua hari sebelum keberangkatan, Widiya sakit dan haris dirawat inap di rumah sakit." Ucap Farida.

__ADS_1


"Memang Widiya sakit apa?" Tanya Arifin.


"Widiya tidak memiliki riwayat sakit parah Fin.Dan aku cuman berfikir mungkin dia lagi kecapean atau salah makan. Widiya itu berbeda sama kita Fin, Widiya itu gak bia makan-makanan yang mengandung segala macam olahan yang mengandung merica, ikan bandeng, dan daun kari." Ucap Farida.


"Terus kalau samapai dia gak sadar makanan yang di makan ada beberapa bahan tersebut bagaiaman?" tanya Arifin


"Mau gak mau Widiya harus dirawat dirumah sakit paling cepat 2 minggu, dan paling lama bisa sampek 1 bulan lebih." Jelas Farida.


"Apa sampek seserius it kalau Widiya gak sengaja makan makanan dengan 3 bahan tadi?" Tanya Arifin lagi.


"Ya begitulah maka dari itu Widiya selalu bawa nasi sendiri, awal-awal masuk sekolah karena ditakutkan hal-hal seperti itu tapi kalau sekarang sudah jarang." Ucap Farida.


    Arifin pun hanay terdiam. Ternyata Widiya punya sisi lemah juga. Sementara itu Widiya baru saja keluar dari kantor dan hendak kembali kekelasnya. Tapi saat dirinya berjalang di lorong koridor kelas, ada salah satu adek kelas cowok memanggilnya dan langsung menghampirinya.


"Kak Widiya." panggil adik kelas itu.


    Widiya pun langsung menoleh ke arah suara yang memanggilnya.


"Iya. Ada apa?" tanya Widiya.


"Ini untuk Kak Widiya, Kak Farida dan juga kakak siswa baru yang ada dikelas kakak." Ucap adik kelas itu sembari memberikan kartu undangan kepada Widiya.


"Oh maksud kamu Arifin. Tapi maaf ini undangan apa ya?" tanya Widiya sembari menerima undangan tersebut.


"Saya mengundang kak Widiya, Kak Farida dan juga Kak Arifin di acara ulang tahun Saya kak. Acarnya 2 minggu lagi." ucap Adik kelas tersebut.


"Oh. Baiklah nanti akan aku berikan ke Farida dan juga Arifin. Dan kami akan datang di pesta ulang tahun mu." Ucap Widiya berjanji.


"Terima kasih kak Widiya. Em dan ini untuk kak Widiya dari Saya." Ucap Adik kelas itu seraya memberikan coklat dan juga bunga mawar putih untuk dirinya.


    Widiyapun terkejut saat adik kelasnya itu memberikan bunga mawar putih kepada dirinya. Karena tak ingin menunjukkan bahwa dirinya terkejut, Widiya langsung menerima bunga mawar putih dan juga coklat dari adik kelas itu.


"Terima kasih ya. Kalau begitu aku kembali ke kelas dulu."


"Iya kak." ucap adik kelas itu.


    Adik kelas itu pun merasa senang saat bunga dan coklatnya diterima oleh Widiya. Sedangkan Widiya merasa bingung ada apa dengan adik kelasnya itu. Tapi dirinya tidak ambil pusing dengan hal itu. Dia hanya memikirkan hal-hal yang positif saja. Dan Widiya tidak menyadari bahwa ada sepasang mata yang melihat kejadian itu dan merasa tidak senang dan ya orang itu adalah Kak Leo.


"Berani sekali dia memberikan bunga mawar putih dan coklat kepada Widiya. Lihat saja kalau sampai dia berani dekat dengan Widiya lagi, dia akan tahu apa akibatnya." Ucap Leo seraya masuk kedalam kantor.


    Sedangkan diarea parkiran Bara sedang bersama dengan teman-temannya.


"Udah datang kalian semua." Ucap Bara sembari menghampiri teman-temannya.


"Iya, hari ini lagi libur. Yang lain belum pada datang?" tanya salah seorang teman Bara.


"Belum mungkin nanti. Aku juga baru datang, soalnya sekalian ngatar Widiya juga tadi." Ucap Bara.


"Oh. Ke kantin dulu yuk, kita nongkrong disana aja, sambil nunggu yang lain." tawar salah satu teman Bara.

__ADS_1


"Iya lebih baik kita nunggu disana aja, soalya sebentar lagi bel masuk bunyi. Lebih baik kita disana dari pada gangguin adik-adik kelas yang lagi belajar." Ucap bara.


    Bara dan temannya pun langsung menuju kantin dan benar yang dibilang Bara tak selang berapa lama bel masuk berbunyi dan suasana sekolah langsung menjadi sepi. Karena semua siswa sudah masuk kekelas mereka masing-masing untuk mengekuti kegiatan belajar mengajar.


__ADS_2