Di Nikahi Ketua Genk Motor

Di Nikahi Ketua Genk Motor
Part 27


__ADS_3

Seluruh siswa baru duduk sembari berbisik bisik menanti kedatangan sang ketua OSIS yang super duper ngeselin karena sudah hampir setengah jam mereka berada di bawa terik matahari hanya karena menunggu kedatangan Elang.


Begitu pun dengan dua gadis cantik yang sedang bercerita dengan asyik nya. "Ohh gitu ya" jawab Alin yang kurang fokus menanggapi cerita Elina.


"Lo nyari siapa sih, Lin?" tanya Elina karena sedari tadi Alin sibuk mengedarkan pandangan nya ke segala arah, seperti sedang mencari seseorang.


"Gue lagi nyari seseorang" ucap Alin tanpa melihat Elina sedikit pun.


"Pacar lo?" jawab Elina asal.


"Ish, kagak! Gue lagi nyari kak Ryan" jawab Alin sembari terus celingukan


Elina menyatukan kedua alis nya bingung. "Kak Ryan siapa?" tanya Elina dengan penasaran.


"Dia itu wakil OSIS, salah satu siswa idaman di High School dan terkenal dengan sifat dingin nya" bisik Alin ke telinga Elina.

__ADS_1


"Terus, hubungan nya sama lo apa?"


Alin menghela nafas kasar lalu menceritakan kejadian malam itu saat Ryan menolong nya. Alin yang jatuh cinta pada pandangan pertama terus mencari sosial media Ryan dan tanpa sengaja Alin menemukan info Ryan di kamar kakak nya.


Ternyata Ryan dan Vano adalah musuh bebuyutan sejak dulu, mereka sering terlibat tauran antar sekolah dan sering melakukan taruhan balapan liar.


"Gue sempet stalking media sosial kak Ryan, Ternyata dia masuk ke High School karena beasiswa dan gue juga sempat dengar kalau dia menang Olimpiade beberapa kali. Tahun lalu juga kak Elang dan Kak Ryan nge-lead tim basket dan menang sampai tingkat nasional" ujar Alin dengan antusias.


Berbeda dengan Alin yang terlihat semangat menceritakan sosok pujaan hati nya, Elina justru terlihat pucat saat mendengar nama Elang di sebut dan di waktu yang bersamaan terlihat Elang yang berjalan dengan gagah bersama beberapa anggota OSIS lain nya termasuk Ryan yang berjalan di samping Elang menuju atas panggung kecil yang sudah di sedia kan.


"Pagi kak" jawab seluruh siswa baru dengan antusias termasuk Alin yang terus menatap Ryan dari kejauhan.


"Sebentar lagi acara akan di mulai, di mohon untuk adik-adik agar menyiapkan alat tulis dan menyimak penjelasan ketua OSIS dengan baik karena tidak akan ada kata pengulangan penjelasan, mengerti?" ucap Ryan dengan wajah datar tanpa express lalu memberikan mic kepada Elang.


"Astaga kak Ryan ganteng banget sih" lirih Alin namun masih terdengar jelas di telinga Elina.

__ADS_1


Elina menatap Alin sejenak lalu kembali melihat ke arah Elang yang sedang menjelaskan, Elina sempat tertegun melihat Elang yang sangat berbeda jika berada di apartemen. "Jangan di lihatin, ntar naksir loh" sindir Alin sembari menyenggol tangan Elina.


Elina gugup. "Apasih lo" kesal Elina.


"Selamat datang di High School, perkenalkan saya Elang Samudera ketua OSIS tahun ini"


Seluruh peserta masih bergeming menyimak dengan seksama apa yang akan di kata kan oleh Elang selanjutnya. "Disini saya tidak akan berbicara panjang lebar" lanjut Elang dengan wajah serius.


Baru kali ini Elang menunjukkan sisi lain nya, sifat dingin yang biasa Elang lakukan saat berada di arena balap dan di medan peran alis tauran terlihat jelas di wajah tampan nya.


Diam-diam Elina terus menatap wajah Elang yang sedang menjelas kan. Jika di apartemen Elang terlihat sangat jail namun di sekolah Elang justru berbeda, wajah Elang datar, sedikit pun tak ada senyuman. Elina bahkan sempat berfikir jika yang hadapan nya sekarang ini bukan lah Elang.


"Pertama, kalian wajib meminta tanda tangan kepada pendamping kelompok setelah melakukan sesi kegiatan dan mengumpulkan tanda tangan tersebut 3 hari kedepan setelah MOS berakhir"


"Kemudian kalian akan di pecah dalam sebuah kelompok beranggotakan 10 orang secara acak"

__ADS_1


Sesat pandangan Elang dan Elina saling bertemu membuat Elina dengan cepat mengalihkan pandangan nya ke arah buku tulis agar Elang, sedangkan Elang kembali menjelaskan peraturan


__ADS_2