Di Paksa Nikah

Di Paksa Nikah
bab 11


__ADS_3

...****************...


waktu berlalu tanpa terasa mengalir begitu saja, begitu pula dengan kehidupan Sesil dan Abraham tak terasa kehidupan rumah tangga mereka sudah berjalan satu bulan, Abraham juga mulai terbiasa dengan apa yang sering Sesil lakukan untuknya, dari mulai memasak,hingga menyiapkan keperluan Abraham sebelum kekantor.


Sesil menjalankan perannya dengan baik hanya satu yang belum mereka lakukan yaitu"hubungan suami istri di ranjang"karena baik Sesil maupun Abraham keduanya belum tinggal dalam satu kamar.


bukan karena Abraham tidak mau menyentuh Sesil, tapi Abraham hanya sedang menyakinkan dirinya apakah dia benar-benar mencintai Sesil sebagai istri, atau hanya nyaman karena terbiasa dengan kebaikan Sesil atau karena dia sedang kesepian karna di tinggal sang kekasih ke luar negeri.


...****************...


flashback....


ketika Abraham menjemput kekasihnya sepulang dari luar kota, dia langsung mengantarkan sang kekasih ke apartemennya, setelah sampai apartemen Serli mengutarakan keinginannya kepada Abraham.


"sayang.... besok aku mau ke luar negeri hanya sampai satu tahun saja ko.., aku dapat pengangkatan jabatan dari kantor, tapi syaratnya aku harus siap di tempatkan di kantor pusat yang di London, kamu di sini jangan macam-macam yaa kamu tunggu aku, setelah kontrak aku selesai aku akan kembali dan menikah dengan kamu".... kata Serli manja di pelukan Abraham


" hmmm.... apa kamu yakin dengan semua ini, kenapa kamu seolah selalu menghindari aku setiap aku ajak serius "... kata Abraham mulai datar dan jengkel


yaa.... Abraham mulai jengah dengan hubungannya dengan Serli, yang seolah-olah hanya dia yang mempertahankan hubungan ini tidak dengan sang kekasih.

__ADS_1


flashback of


...****************...


padahal tanpa Abraham sadari sang kekasih enggan untuk menjalani hubungan serius dengan Abraham, karena Serli tidak tahu kalau Abraham adalah salah tau orang kaya di negri ini, karena yang Serli tahu Abraham hanya seorang pengusaha biasa yang menjalankan usaha sang ayah, padahal Abraham mempunyai banyak anak perusahaan di luar negeri yang di bangun dia mulai dari nol.


"pagi hari seperti biasa Sesil selalu menyiapkan sarapan sehat untuk dia dan Abraham, dan Abraham selalu sarapan pagi setelah ada Sesil, kebiasaan-baik sudah mulai Abraham jalankan, dari mulai tepat waktu beribadah, makan, istirahat sampai hal kecil lainnya.


Abraham juga sama dia selalu menuruti apa yang Sesil katakan, hanya satu yang Abraham lupa bahwa sampai saat ini dia belum pernah memberikan Sesil uang pegangan, karena setiap Sesil ingin belanja selalu Abraham temani karena dia tidak mau ada orang lain yang menemani Sesil apalagi laki- laki.


hingga di siang hari itu dia melihat Sesil dengan seorang laki-laki sedang makan di salah satu tempat makan di pusat perbelanjaan.


...****************...


Aku nggak mau Arya,aku mau pulang saja...jawab Sesil


" tapi dalam hati Sesil sedang bingung dia lapar tapi tidak punya uang lagi, untuk ongkos pulang saja dia nggak ada, karena dia berencana pulang akan numpang pada teman yang lain,yang searah dengan ya.


Naya pun memaksa Sesil ikut, dengan alasan dia pun akan pergi,ya sudah aku mau asal jalan bertiga sama Naya yah... kata Sesil.

__ADS_1


ok... balas Arya


Mereka bertiga pun pergi bersama satu mobil dalam mobil Arya, mereka jalan -jalan dan makan di salah satu restoran di mall itu.


Di saat mereka bertiga makan, Tiba-tiba Naya ke toilet, di saat itu pula Abraham melewati restoran itu dan dia melihat Sesil sedang makan sambil senyum- senyum kepada Arya, padahal kenyataannya Arya sedang berusaha membuat Sesil tersenyum agar bisa tertarik padanya.


setelah Abraham melihat itu dia langsung diam dan marah dalam diam, Abraham langsung pergi sambil mengepalkan tangannya dengan kuat.


.


.


.


.


.


maaf kalau masih banyak kesalahan dalam penulisan author masih pemulaπŸ™πŸ™ mohon dukungannya dan koreksi di setiap penulisan

__ADS_1


jangan lupa like, koment , vote dan hadiahnya β€πŸ’žβ€πŸ’žβ€πŸ’žβ€πŸ’ž


__ADS_2