
...****************...
**waktu pun berlalu kini hari-hari Abraham hanya di sibukan dengan urusan kantor dan kehidupan pribadinya dengan sang istri, setiap harinya kebahagiaan menghampiri Abraham dan Sesil.
hanya akhir-akhir ini sifat Sesil yang mandiri rajin dan sabar sedikit berubah, dan itu membuat Abraham sedikit kesal apalagi di kantornya ada kejadian mantan kekasih Abraham datang lagi dan sedikit membuat ulah.
flashback....
Serli datang ke kantor Abraham dia langsung masuk ke ruang kerja Abraham dan meminta Abraham kembali padanya.
"Abraham aku mohon aku mau memperbaiki hubungan kita, waku itu aku hanya di jebak Abraham, kamu percaya sama aku" mohon Serli pada Abraham.
Serli pun merayu Abraham dengan berbagai macam rayuannya, bahakan dia sampai hampir duduk di pangkuan Abraham kalau saja Abraham tak mendorong tubuh Serli untuk menjauh darinya.
"maaf Serli aku sudah tidak bisa menjalin hubungan lagi denganmu karena aku sekarang sudah mempunyai istri" tegas Abraham
"kamu bohong, kamu bicara begitu hanya untuk menghindar dariku kan iya kan... jawab aku abra".... lirih Serli sambil menangis karena mendapatkan penolakan berbeda dengan Abraham yang dulu yang selalu mengalah dan mengutamakan nya walaupun dia mengabaikan Abraham, Abraham akan selalu mengerti.
__ADS_1
" cepat kamu keluar dari ruangan ku Serli, aku sudah muak melihatmu"marah Abraham
Serli pun keluar dari ruangan Abraham dengan segala kemarahan dan rasa dendam nya pada Abraham, Serli berjanji akan mencari tau perempuan seperti apa yang membuat Abraham berani berpaling darinya.
...****************...
Seperti malam- malam sebelumnya, malam ini juga Sesil membangunkan Abraham tepat jam 00:02 Sesil membangunkan Abraham dengan alasan yang sama, yaitu Sesil merasa lapar karena Abraham merasa cape sekali dengan kegiatannya siang tadi dia malah dengan tidak sengaja membentak dan mengacuhkan Sesil.
Sesil pun menangis sampai pagi karena keinginannya tidak terpenuhi, sampai-sampai membuat matanya bengkak dan ada kantung hitam karena dia tidak tidur semalaman.
ketika pagi hari Abraham heran kenapa Sesil tidak menyiapkan pakaiannya untuk berangkat ke kantor, kekesalan Abraham pun bertambah pada Sesil, dia pun mengambil pakaiannya sendiri dengan asal di lemari dan langsung ke bawah menuju meja makan.
__ADS_1
sesampainya di meja makan Abraham tidak menanggapi pertanyaan Sesil karena dia masih merasa kesal dengan Sesil yang tidak menyiapkan keperluan nya sebelum ke kantor.
"mas, mau makan sama apa aku ambilkan ya" tanya Sesil sambil tangannya hendak mengambil piring Abraham.
"O,, iya nanti sepulang mas dari kantor kita jalan-jalan sebentar yuuu mas, sudah lama kita nggak jalan sore"
"atau kita nginap di rumah mamah yuu, sudah lama juga nggak tidur di rumah mamah"
Abraham pun tidak menjawab setiap pertanyaan Sesil dan itu membuat Sesil heran kenapa Abraham marah kepadanya, saking banyaknya pertanyaan Sesil Abraham jadi tidak berselera makan dia pun menaruh sendok ke piring dengan keras sambil bangkit dan pergi menuju mobilnya untuk berangkat ke kantor.
"mas kamu kenapa??? " tanya Sesil sambil mengejar Abraham
Tapi Abraham mengabaikan itu karena rasa kesal dia semakin bertambah dengan banyaknya Sesil bertanya, Abraham cepat- cepat menyalakan mobilnya dan berangkat ke kantor**.
__ADS_1