Di Paksa Nikah

Di Paksa Nikah
bab 15


__ADS_3

Sesil menceritakan semuanya pada Naya apa yang terjadi pada dirinya dan kenapa dia bisa menikah, tapi Sesil memohon pada Naya supaya merahasiakan ini dari teman-temannya yang lain, yang Sesil mau pernikahannya di publikasikan oleh suaminya sendiri.


Setelah Sesil cerita dia merasakan lega di hatinya karena sekarang ada orang lain yang tau, jadi di mana nanti dia sering berjalan keluar bersama Abraham setidaknya ada yang tau kalau dia sedang berjalan dengan suaminya, bukan di sangka jalan sama Om-om, karena beda jauh usia mereka.


waktu pun menjelang siang Sesil pun pamit pada Naya untuk pulang duluan, sesampainya di rumah Sesil langsung masuk ke kamarnya dan mandi, Sesil berendam bathup kamar mandi selama setengah jam sampai ketiduran sebentar karena nyamannya berendam siang hari.



Selesai mandi Sesil keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas paha saja, sehingga menampilkan kulit putih mulusnya dan menampilkan sebagian buah dadanya.



Waktu Sesil keluar dari kamar mandi, dia tidak sadar kalau di kamar itu sudah ada Abraham yang duduk di tepi ranjang memperhatikannya, Abraham begitu terpesona dengan kecantikan alami Sesil dan sebagian tubuh mulus Sesil yang terlihat sampai-sampai junior Abraham bangun dan membuatnya sesak ingin di keluarkan dari dalam celananya.



Ketika Sesil hendak melangkah ke ruang ganti Sesil melewati meja riasnya dia begitu terkejut melihat ada Abraham di kaca itu sedang duduk di tepi ranjang sedang memperhatikannya dan melihat Sesil dengan senyumannya.



Sesil pun langsung berbalik dan melihat langsung Abraham, Sesil menjadi salah tingkah dan langsung menggigit bibirnya pelan karena malu dengan keadaannya yang setengah telanjang karena ini baru pertama kalinya Sesil berpenampilan seperti ini di hadapan laki-laki.



Karena tidak tahan melihat Sesil dengan ekspresi seperti itu Abraham pun bangkit dan mendekati Sesil, Sesil yang di dekati Abraham langsung gugup dan panik dan mundur Pelan-pelan sampai dia membentur meja riasnya.

__ADS_1



"Mas mau ngapain??.... " cicit Sesil pelan ketika Abraham mendekati wajah Sesil



"kenapa hmmm.... " jawab Abraham lembut dan matanya mulai di kuasai kabut gairah



"kenapa kamu gugup, bukan kah kamu yang menggodaku dengan berpenampilan seperti ini"..... tanya Abraham sambil mengelus bibir Sesil



" hem.....p "perkataan Sesil terpotong karena Abraham buru-buru membungkam Bibir Sesil dengan bibirnya.




"kenapa enggak di balas, apa kamu nggak mau membuat suamimu ini bahagia hmmm" kata Abraham sambil mengusap bibir Sesil yang basah akibat ulahnya.


"boleh kan aku memiliki kamu seutuhnya bukan hanya sekedar memiliki mu di atas kertas saja" kata Abraham lembut sambil menempelkan kening mereka berdua.


"tapi... "

__ADS_1



"suut.... " kata Abraham sambil telunjuk tangannya di simpan di bibir Sesil.



"kamu enggak usah takut aku akan melakukannya dengan lembut, asal kamu jangan tegang dan berontak kamu nikmatin aja".



Sesil pun menganggukkan kepalanya tanda setuju, Sesil pun sadar walaupun dia menunda-nunda toh pada akhirnya dia dan Abraham pun akan melakukannya walaupun tidak tau cepat atau lambat.



Setelah Sesil menganggukan kepalanya Abraham pun langsung membopong tubuh Sesil dan membawanya ke atas ranjang.


.


.


.


.


.

__ADS_1


hay.... 🤗tiada henti-hentinya author meminta dukungan dan supportnya kepada kalian semua, dan yang sudah mampir Terimakasih banyak semuanya 🙏🏻salam buat semuanya dan selamat malam


__ADS_2