
...****************...
**Abraham tidak mengijinkan Sesil untuk tinggal dengan orangtuanya, karena dia sudah betah tinggal mandiri walupun tidak jauh dari kediaman orangtuanya, hanya saja Abraham mengijinkan Sesil untuk tinggal di rumah orangtuanya ketika Abraham belum pulang dari kantor.
"mah maaf tapi Abraham tidak mengijinkan Sesil untuk tinggal di sini, toh rumah kita juga tidak jauh dari sini, tapi Sesil boleh ko main di sini apalagi kalau aku belum pulang dari kantor".kata Abraham menjelaskan
setelah semuanya selesai makan malam, mereka melanjutkan mengobrol di ruang keluarga sebelum tidur.
pah tadi enak kan makannya, itu menantu papah loh yang masak, cetus mamah Miranda tiba-tiba.
iya mah enak, pantas papah rasa ko masakan mamah agak beda, iya pah mamah juga nggak yangka, putri mamah yang satu ini enak banget masakannya, kata mamah Miranda sambil memeluk Sesil dari samping.
Abraham pun bergumam dalam hatinya "... pantesan,,, ko masakannya kanya pernah makan teryata itu masakan Sesil,,,,, aku nggak yangka kalau Sesil bisa masak seenak itu.
setelah lama berbincang Abraham pamit duluan ke kamarnya untuk istirahat, tidak lama setelah itu Sesil pun mengikutinya untuk istirahat di kamar.
Setelah Sesil masuk kedalam kamar,dan duduk di sisi ranjang Abraham pun mengajaknya berbicara,,, "Sesil sebelumnya aku mau minta maaf sama kamu, sebenarnya aku terpaksa menjalani pernikahan ini, bagaimana kalau kita jalani pernikahan ini selama 6 bulan setelah itu mari kita bercerai, aku akan memberikan apa saja sama kamu".
__ADS_1
" Dan aku juga akan membiayai semua pendidikan kamu sampai S3 kalau kamu mau, rumah kendaraan apapun ".
Karena sejujurnya aku memiliki kekasih, hanya saja mamah & papah tidak pernah setuju dengan kekasih ku. kata Abraham
Sesil sejujurnya juga belum mau menikah mas, tapi ayah yang selalu khawatir kalau Sesil jauh dari mereka tidak ada yang jaga, Sesil juga setuju setelah 6 bulan mari kita berpisah asal mas Abraham jangan pernah sentuh Sesil, walupun nanti Sesil tidak di beri apa-apa sama Mas Abraham, setidaknya kalau Sesil sudah jadi janda, tapi tepat janda masih perawan hiii. cengir Sesil
"iya.... " kata Abraham singkat, ya sudah sekarang kita istirahat.
"kita tidur satu ranjang mas"!!!.... heran Sesil Mas Abraham yakin nggak akan ngapa- ngapain Sesil.
Pagi hari Sesil bangun, setelah mandi dia langsung ke dapur untuk membuat sarapan, tapi ketika sampai di dapur sudah ada simbok Romlah dan mamah Miranda.
" pagi mah".... sapa Sesil
"pagi sayang".... jawab mamah Miranda
__ADS_1
" pagi mbok,,,, "lagi masak apa, tanya Sesil
" pagi Non".... ini lagi masak sayur jawab simbok .
kamu kenapa ke dapur, kan ada simbok yang masak mendingan sekarang kamu balik ke kamar terus bantu suami kamu siap-siap dia kan mau kerja, terus kamu juga siap-siap untuk pergi ke kampus.suruh mamah Miranda
Memangnya kalau Sesil nggak bantu nggak kenapa- kenapa mah, kan di novel- novel yang aku baca banyak mertua yang marah-marah karena menantunya diam di kamar terus, jawab polos Sesil.
nggak sayang.... kekeh mamah Miranda, malahan mamah nggak suka kalau menantu mamah yang cantik ini ngelupain suaminya dan biarin dia siap-siap sendirian.
ya sudah kamu ke kamar gihhh.... bantu suami kamu, setelah itu baru turun ke sini sama-sama buat sarapan.
.
.
.
__ADS_1
.
. maaf kalau masih banyak typo, mohon dukungannya, jangan lupa juga like, koment, vote, dan masukan novel receh author ke daftar favorit yaa... ❤💞❤💞❤💞❤💞