
...****************...
Sesil bercerita panjang lebar tentang keluh kesahnya, tapi yang di tanggap mamah Miranda hanya sebagian dari cerita Sesil, yaitu saat anaknya Abraham bermain perempuan, mamah Miranda pun ikut kesal, tapi kekesalan mamah Miranda terkalahkan dengan kabar bahagia yang Sesil sampaikan, yaitu kabar kehamilannya Sesil walaupun dia belum tau sudah sebesar apa kehamilan Sesil.
mamah Miranda pun menenangkan Sesil "sabar sayang kan ada mamah di samping kamu, mamah akan selalu menjaga kamu dan merawat kamu ya" sambil memeluk dan mengusap punggung Sesil
"mah aku mau ikut mamah, tapi mamah janji yaa jangan kasih tau mas Abraham dulu, Sesil belum mau bertemu dengannya, Sesil masih kecewa sama mas Abraham" ungkap Sesil pada mamah Miranda
'"iya sayang, ya sudah sekarang lebih baik kita periksa dedek bayi saja ke klinik yu, mamah pengen lihat cucu mamah "ucap mamah Miranda sambil mengelus perut rata Sesil.
__ADS_1
Sesil dan mamah Miranda pun pergi bersama menuju klinik dokter kandungan tempat teman mamah Miranda praktek, sesampainya di klinik Sesil pun melakukan pendaftaran dan menunggu giliran di panggil.
setelah sekitar setengah jam menunggu akhirnya giliran Sesil masuk kedalam ruang dokter periksa, Sesil menjalankan serangkaian tes dari mulai, di timbang,tensi darah dan lain-lain, sampai akhirnya dokter melakukan USG pada janin yang di kandung Sesil.
" kandungan ibu Sesil memasuki minggu ke sembilan yaa, dan tolong ibu jangan bayak pikiran soalnya kandungan ibu sedikit lemah, kelihatannya karena ibu bayak pikiran jadi mempengaruhi pada janin ibu, jadi mulai sekarang ibu harus hepii supaya janinnya juga ikut senang, jaga pola makan dan minum vitamin yang teratur ya bu"saran dokter dengan memberikan resep vitaminnya.
Sesil dan mamah Miranda pun keluar dari klinik tersebut setelah menebus vitaminnya, mamah Miranda mengajak Sesil pulang ke rumah nya, dia akan mengajak Sesil tinggal bersama sampai Abraham menjelaskan semuanya.
__ADS_1
...****************...
sesampainya di rumah mamah Miranda Sesil kembali memohon pada mamah Miranda untuk merahasiakan keberadaannya sementara dari Abraham, sampai Sesil siap untuk bertemu kembali dengan Abraham, mamah Miranda pun setuju.
mamah Miranda pun menyuruh Sesil untuk istirahat di kamar Abraham yang berada di lantai dua rumah itu, setelah Sesil pergi istirahat mamah Miranda pun pergi ke kamarnya dia berniat memberitahu papah Alex semuanya.
mamah Miranda pun menelpon papah Alex dan memberitahu semua yang telah terjadi pada Sesil, dia begitu marah pada Abraham sang putra, tapi mamah Miranda menyuruh papah Alex untuk pura-pura tidak tahu tentang masalah ini ketika nanti Abraham bertanya padanya, ataupun meminta bantuannya untuk mencari Sesil.
karena mamah Miranda berencana untuk menyembunyikan Sesil untuk sementara waktu dari Abraham, sampai Abraham terbukti tidak bersalah dan tidak berselingkuh, papah Alex pun setuju dengan rencana mamah Miranda.
Karena mendengar kabar bahagia dari mamah Miranda tentang kehamilan Sesil, papah Alex pun membagi-bagikan bonus kepada semua karyawan di kantornya sebagai rasa syukur, tapi papah Alex belum bilang pada karyawan nya berita bahagia apa yang membuat nya membagikan begitu banyak bonus oada semua karyawan.
__ADS_1