
...----------------...
**Sesil berbicara sambil mengeluskan tangan Abraham di perutnya,, "mas apa kamu ngga kasihan sama dia ( dia yang di maksud calon anaknya) belum tau dunia ini tapi belum banyak orang yang tahu kalau mommy sama daddynya menikah belum di publik ke halayak, apa ngga akan jadi pertanyaan sama semua orang" keluh Sesil.
Abraham belum mencerna semua kata-kata Sesil, yang Abraham tangkap hanya tentang pernikahannya yang belum di umumkan kepada semua orang yang mereka kenal, Abraham tidak menyadari perkataan Sesil soal mommy dan deddy yang di maksud Sesil.
"iya sayang aku juga lagi berencana mempersiapkan resepsi pernikahan kita, aku juga mau semua orang tau kalau aku sudah mempunyai istri yang menggemaskan ini"ucap Abraham sambil mengelus kepala Sesil dengan tangan kirinya, dan tangan kanannya masih setia diam di perut Sesil.
Sesil heran kenapa reaksi suaminya tidak bahagia atas kehamilannya apakah Abraham tidak mau mempunyai anak darinya.
Sesil pun kembali bertanya untuk memastikan apakah pikirannya salah atau Abraham yang belum paham dengan pembicaraan mereka.
"mas... kamu engga senang dia ada? " ucap Sesil sambil bergerak menghadap pada Abraham.
"apa mas ngga mau dia hadir di hidup kita!.. ko reaksinya ngga bahagia gitu" Sesil berbicara dengan tiba-tiba kedua bola matanya berkaca-kaca.
"ko malah nangis sih... mas masih bingung maksud kamu dia siapa sayang. . . kamu mau kita adain resepsi pernikahan kita kan, iya mas juga mau"
__ADS_1
air mata Sesil malah semakin deras mengalir, dia kesal pada Abraham yang lama mengartikan pembicaraan mereka, padahal Sesil sudah berusaha memberitahukan tentang kehamilannya.
"mas kamu ngga mau kalau aku ngandung anak kamu..! kamu nggak mau dia hadir di hidup kita... " ucap Sesil kesal
"anak.... " beo Abraham
"maksud kamu..!! kamu lagi hamil sayang... hamil anak aku... " kaget Abraham sambil menangkup kedua pipi Sesil.
"tau ah... " kesal Sesil, dia sambil beranjak menuju laci meja di sebelah tempat tidur, Sesil mengambil surat hasil pemeriksaan kehamilannya dan hasil USG dari rumah sakit, sewaktu di periksa dengan mamah Miranda.
walaupun kesal Sesil tetap memberikan surat-surat itu pada Abraham, supaya Abraham cepat tanggap dan menyadari kenapa Sesil kesal padanya.
Abraham membaca dengan seksama, dan melihat beberapa poto hasil USG kehamilan Sesil, tidak terasa ada cairan bening mengalir dari kedua sudut matanya, setalah membaca semua dan melihat hasil USG itu Abraham langsung memeluk Sesil saking bahagianya.
"terimakasih... terimakasih... ini kabar paling bahagia buat aku,kenapa engga bilang kalau disini ada calon baby kita" ucap Abraham sambil mengelus dan menciumi seluruh wajah Sesil, dan tidak ketinggalan mencium perut Sesil.
__ADS_1
"baby baik-baik ya di dalam jangan buat mamah susah, papah sayang kamu dan mamah, terimakasih sudah hadir di antara kami" ucap Abraham setelah mencium perut Sesil.
"iih... ko mamah.. mommy" ucap Sesil kesal sambil mencubit perut Abraham
"oh.. iya maaf mommy sayang... " kata Abraham sambil meringis merasakan cubitan Sesil di perutnya.
"mommy sayang... mamah sama papah udah tau belum"
"mamah Miranda sama papah Alex udah tau, kan yang nganter aku periksa ke dokter mamah Miranda" jawab Sesil
.
.
__ADS_1
.
maaf kalau masih banyak typo, terimakasih buat yang sudah mampir di karya receh author 😘😘