
...****************...
**setelah Abraham meluapkan kebahagiaan pada Sesil, dia pun menghubungi kedua orang tua Sesil, untuk memberitahu tentang kehamilan Sesil, Abraham pula menceritakan tentang keinginannya mengadakan resepsi pernikahannya.
Orang tua Sesil ikut bahagia dengan kabar yang mereka sampaikan, dan juga ikut bahagia dengan semua kebahagiaan yang menghampiri rumah tangga anak mereka.
orang tua Sesil pun berdo'a semoga Sesil dan bayinya sehat selalu dan lancar sampai melahirkan.
setelah menghubungi kedua orang tuanya Sesil dan Abraham keluar dari kamar mereka, karena Sesil merasa lapar karena hampir terlewat makan siang.
Sesampainya di meja makan Abraham dan Sesil langsung makan siang karena mamah Miranda sepertinya sudah selesai makan karena waktu makan siang memang sudah terlewat sekitar dua jam yang lalu.
setelah Selesai makan Sesil dan Abraham menemui mamah Miranda untuk pamit, karena Abraham ingin membawa Sesil pulang ke rumah mereka, setelah pamit pada mamah Miranda Abraham kembali ke kamarnya untuk membereskan barang-barang Sesil.
"mah Abraham pamit dulu, lain waktu kami nanti nginep lagi di sini ya mah, salam juga buat papah" ucap Abraham sambil menyalami tangan dan memeluk mamahnya, bagitu pun dengan Sesil.
"iya.. Hati-hati kalian ya, terutama kamu Abra jaga Sesil dan kandungnya jangan suka cuek, marah, ataupun menentang keinginannya, kalau kamu engga sanggup buat Sesil bahagia biar mamah yang jaga dan bahagia dia" nasihat mamah Miranda panjang lebar.
__ADS_1
Di perjalanan pulang menuju rumahnya Abraham berhenti sebentar di Minimarket untuk membeli beberapa keperluan Sesil, yaitu susu untuk ibu hamil dan juga berbagai macam persediaan makanan untuk mereka di rumah.
sesampainya di rumah Abraham langsung menyimpan belanjaannya di dapur, untuk di bereskan sama mbok Romlah.
Abraham langsung ke atas menuju kamarnya menemani Sesil beristirahat.
"yang... jadwal kontrol kandungan kamu kapan, aku pengen liat anak kita?. " ucap Abraham ketika mereka sedang duduk di ranjang sambil tangan Abraham mengelus perut Sesil.
"minggu depan mas, tapi boleh ngga kalau acara resepsi nikahan kita di percepat soalnya aku takut dia keburu besar dan aku nggak kuat terlalu lelah"
"iya.. besok kita ketemu orang WO nya, ya kamu besok ikut ke kantor mas karena mas manggil mereka besok buat nentuin konsepnya sesuai keinginan kamu".
...****************...
" mas kenapa cemberut terus sih... apa nggak suka kalau aku ikut ke kantor "tanya Sesil sebelum turun dari mobil Abraham di parkiran kantor.
__ADS_1
" bukan gitu sayang... tapi.. aku nggak suka kamu dandan cantik begini, aku nggak mau orang lain liat kecantikan kamu "jawab Abraham sambil menangkup kedua pipinya Sesil .
" mas aku nggak dandan lho.. cuma pakai dress yang kamu beliin, terus aku juga hanya pakai make-up tipis, nggak menor sayang"
"tapi walupun make-up kamu tipis malah semakin menambah kecantikan kamu, aku jadi pengen mengurung kamu di kamar aja deh".
Setelah sedikit rengekan dan rajukan Abraham akhirnya mereka berdua turun dari mobil dan masuk menuju gedung perkantoran Abraham.
.
.
.
.
__ADS_1
author sedang berusaha menulis semaksimal mungkin, maaf kalau masih banyak typonya ππ», buat yang selalu mendukung terimakasih banyakππ