Di Paksa Nikah

Di Paksa Nikah
●04●


__ADS_3

Tak terasa sudah waktu sudah malam,waktu makan malam hampir riba, Aurora tertidur karena menulis diary dikamarnya atau dgn kata lain ia mengurung diri.


Siapa sangka malam ini Aurora kedatangan banyak tamu yg akan makan malam dirumahnya hari ini dan sahabatnya juga akan datang utk menginap dikarenakan mereka akan kerja kelompok besoknya.


"AURORA,JESSI,CEPAT TURUN MAKAN" Teriak mama Iris.


"IYA MA,RARA TURUN BENTAR LAGI MAU BERESIN TUGAS BESOK"


"IYA MA,jeje TURUN BENTAR LAGI MAU BERESIN ALAT MUSIK"Saut mereka Kompak.


○Diruang Makan○


Mama Iris dan para tamu sedang menunggu Jessi dan Rara turun.Tak lama Jessi turun,tapi tidak dgn Aurora Biasanya mereka selalu turun berdua. Mama Iris pun bingung dan bertanya pada jessi,"Je,Kak rara mana biasa turun berdua kok mama gk liat dari tadi?"tanya mama iris. "oh,Tadi Jeje ud samperin keruang lukis,tapi kata kakak dia masih mau nyelesain gambarnya,katanya sih dikit lagi"jawab Jessi


Sememtara itu diruang lukis...


Tampak seorang gadis cantik yg sedang menggambar di sebuah kanvas besar,dengan teknik yg berbeda.


Ya,dia Aurora yg sedang melukis dgn caranya sendiri yaitu,pertama yg ia lakukan adalah menumpahkan cat ke kanvas besar itu,lalu meratakan nya dengan tangannya sendiri,kemudian dia mulai melukis seorang wanita cantik dengan dgn dikelilingi burung2 cantik.Aurora bukan hanya membuat satu karya ia bahkan melanjutkan dengan kanvas lainnya dan ia gambar menggunakan imajinasinya.


○Diruang makan○

__ADS_1


Jessi yg sudah selesai makan,ia pergi mengantarkan makan ke ruang lukis dengan para tamu(tanpa para ortu).


Setibanya diruang lukis ,mereka terkejut melihat hasil karya Aurora. penampilan Aurora yg hampir semua bajunya terpenuhi percikan cat dan meja yg dijadikan alas cat(Kecuali Aurora Family).Sedangkan Aurora masih sibuk dgn dunianya sendiri,tak lama kemudian Aurora menyadari kalau di perhatikan dari tadi oleh banyak orang.Aurora pun terdiam sesaat."kak,ud beres2 sana siap itu makan baru keruang tamu"ucap mama Iris."iy,ma ntn kakak kebawah kakak mau beberes dlu"jawab Aurora.


Aurora segera membereskan alat lukis nya dan pergi keruang makan.


SESUDAH MAKAN


"ma,rara balek ke kamar dluan ya,permisi tante om rara mau balek ngerjain tugas"ucap Aurora


"jeje juga balik ke kamar dlu."ucap jessie mengikuti Aurora.


"iya"ucap para ortu


"iya ma"ucapnya sambil berjalan ke kamar Aurora


Dikamar Aurora


Tampak seorang gadis yg sedang melukis pemandangan gunung,tak lama setelahnya terdengar suara ketukan pintu[Tok,tok,tok].


"iy,siapa"jawab Aurora."nathan"jawab nathan."oh,bentar"jawab Aurora sambil membereskan alat lukisnya.

__ADS_1


[ceklek]pintu terbuka


"napa?"tanya aurora pada nathan


"gak ad sih,cuman mau numpang tidur"jawabnya sambil merebahkan diri di kasur milik Aurora


"gak ad,ke kamar sebelah aj kosong"ucap Aurora yg geram pada nathan


"numpang tidur doang,yaelah"ucapnya yg hampir tertidur


"awas lu macam2 gua pites lu"ucap Aurora


"iy2"jawab nathan yg hampir terlelap.


tak lama Aurora pun merebahkan diri di samping nathan dan mulai terlelap.


BERSAMBUNG...........


Maaf aku ud kehabisan ide buat lanjutin.


jgn lupa like dan kasih dukungan buat Author ya satu dukungan,satu dukungan berati bagiku.

__ADS_1


Semoga kalian semua sehat selalu.....


__ADS_2