Di Paksa Nikah

Di Paksa Nikah
bab 26


__ADS_3

...****************...


Baru saja menginjak di anak tangga yang kelima Abraham keburu di panggil sama papah alex,


"Abraham mau kemana kamu, papah mau bicara, ayo ke ruang kerja papah dulu" ucap papah alex sambil mendekati Abraham dan menggiringnya menuju ruang kerja papah Alex yang ada di lantai satu


mau tidak mau Abraham pun menurut pada papah Alex walupun sebenarnya dia penasaran apa yang membuat mamahnya begitu panik dan langsung pergi ke atas, dan kenapa pula bibik Lastri harus berkata sambil berbisik-bisik.



Walaupun Abraham curiga dengan apa yang mamahnya sembunyikan tapi Abraham tidak bisa berbuat apa pun karena dia sekarang berada di ruangan yang hanya ada dia dan papah Alex saja, walau dalam hati Abraham begitu kesal kepada papah Alex yang menghalanginya mengikuti mamahnya.



Tapi melihat raut wajah papah Alex yang tenang dan terlihat tidak terjadi apa pun Abraham tidak menaruh curiga kalau yang di sembunyikan mamahnya ada hubungannya dengannya.


__ADS_1


papah Alex pun menahan Abraham di ruang kerjanya hampir satu jam dengan berkas-berkas kerjaan yang saat itu juga harus Abraham periksa.


...****************...


Sedangkan di kamar Sesil, dokter yang di panggil mamah Miranda sedang memeriksa Sesil, tapi hasil pemeriksaan dokter kandungan Sesil baik-baik saja hanya saja Sesil banyak pikiran jadi mengakibatkan sedikit reaksi terhadap kandungnya.



kalau gejala-gejala lemas dan muntah itu hal biasa bagi ibu hamil muda apalagi masih tree semester awal kandungan.


"Mah.... "


"iya sayang kenapa?... "jawab mamah Miranda


" Mah.. sebenarnya aku kepikiran Mas Abraham, gimana sekarang mas Abraham, apa Sesil jahat udah menyembunyikan kehamilan aku dari mas Abraham, padahal kan mas Abraham berhak tau mah calon anaknya "ucap Sesil sambil mengelus perutnya dan menampakkan wajah sedih


__ADS_1


" ngga sayang kamu ngga jahat ko, justru mamah salut sama kamu di saat orang lain kecewa dengan suaminya, dia suka lari sejauh mungkin atau kalau tidak mengumbar masalahnya dengan orang lain, yang mengakibatkan masalahnya semakin runyam dan muncul lagi masalah baru yang lebih pelik, tapi kamu engga sayang kamu malah datang sama mamah,"ucap mamah Miranda sambil menenangkan Sesil



"Mah sebenarnya tadi mas Abraham chat Sesil dan menjelaskan kalau yang terjadi di kantornya hanya salah paham, tapi aku masih kesel sama mas Abraham kenapa dia mau aja di peluk-peluk sama wanita itu" cerita Sesil pada mamah Miranda



"mamah sih engga mau ikut campur masalah rumah tangga kamu sayang, mamah hanya berharap kamu, Abraham, dan cucunya mamah sehat dan bahagia selalu, soal masalah kamu sama Abraham kamu bicarakan saja berdua, kalian bicaralah dari hati kehati, selesaikan masalah dengan pikiran dingin"nasihat mamah Miranda



"iya mah.. makasih mamah sudah jaga Sesil dan sayang Sesil seperti anak mamah, Sesil sekarang yakin kalau Sesil mau maafin mas Abraham, dan Sesil mau ketemu mas Abraham besok, tapi mamah jangan bilang dulu sama mas Abraham tentang kehamilan Sesil ya mah, Sesil mau mas Abraham menginginkan Sesil bukan karena ada anak di antara kita, tapi Sesil mau mas Abraham menginginkan Sesil karena kami saling menyayangi bukan karena ada alasan yang lain"



"iya mamah sama papah janji tidak akan memberitahu Abraham, karena mamah rasa Abraham akan lebih bahagia tau kabar ini dari kamu langsung sayang" jawab mamah Miranda sambil memeluk Sesil.

__ADS_1


__ADS_2