Dia Idola Masa Kecilku

Dia Idola Masa Kecilku
eps 10


__ADS_3

"Kamu baru mandi dek"tanya Hanan.


"Iya kak,dari tadi mager mau ngapa-ngapain"teriak Annisa dari dalam kamar mandi.


'ctak' pintu kamar mandi terbuka dengan Annisa yang masih mengusak rambut nya yang masih basah.


"Ini makan dulu Nis!"ucap Fredi.


"Makasih ya kak"ucap Annisa mendekat pada Fredi,dan menerima kotak makan yang di bawa Fredi.


Annisa makan dengan lahap,membuat Fredi tersenyum gemas.


"Jangan buru-buru,nanti tersedak"ucap Fredi.


"Hehehehe..iya kak,maaf"ucap Annisa.


"Ya sudah lanjutkan makan nya,Kaka akan kembali ke kamar"ucap Fredi mengelus kepala Annisa,membuat si empu berdebar tak karuan.


"Nan...!!,gua balik ke kamar dulu ya?"teriak Fredi beranjak dari duduk dan keluar menuju kamar nya sendiri.


"Hufttt, jantung kenapa kamu berdebar kencang banget,padahal cuma di Elus kepala doang"gumam Annisa setelah melihat Fredi keluar dari kamar nya.


"Kamu ngomong apa dek?"ucap Hanan yang baru muncul dari dalam.


"Eh kak,nggak ada yang ngomong kok,aku sedikit kepedasan ini"kilah Annisa.


"Masak sih,tadi yang pesan itu kak Fredi"ucap Hanan.

__ADS_1


"Sedikit kepedasan sih,nggak terlalu kok"ucap Annisa menipiskan bibir nya,mendengar Fredi yang memesankan makanan nya untuk nya.


"Kak,besok Kaka ada kerjaan kan,aku jalan-jalan sendiri ya?"pinta Annisa.


"Hei...jangan ngacok kamu dek"ucap Hanan setengah terkejut,karna permintaan adik nya. "Kalau mau jalan-jalan nunggu Kaka pulang,Kaka cuma sebentar,nggak sampai 3 jam"tegas Hanan.


"Aku bosan kalau harus nunggu Kaka pulang kerja nya"ucap Annisa.


"Hanya tiga jam dek,itu nggak lama"ucap Hanan.


"Ya sudah,aku akan berkeliling di sekitar villa aja"ucap Annisa kesal.


"Jangan ngambek gitu dong,janji deh,pulang kerja Kaka ajak jalan-jalan,bagaimana?"tanya Hanan.


"Hemmmm...


"ya,tapi jangan sembarangan mengobrol dengan orang yang tidak di kenal"pesan Hanan.


"Oke"jawab Annisa kegirangan.


*


*


'tok...tok..tok..'


'Ceklek'.

__ADS_1


"Ada apa sih kak,biasa nya aja tinggal masuk,kan punya kartu akses nya"ucap Annisa yang baru setengah sadar,karna baru bangun tidur.


'deg'...


Fredi merasakan ada rasa berdebar melihat Annisa bangun tidur.


"Sadar Fred,dia itu masih kecil,dia itu adik nya sahabat mu,dia juga sudah kamu anggap adik,jadi jangan berfikir yang tidak-tidak,kamu sudah punya Sinar,yang sedang menunggu mu pulang"ucap Fredi dalam hati.


Merasa tidak ada yang mengikuti,Annisa berbalik badan.


"Loh,kak Fredi,tadi bukan nya kak Hanan yang pulang"ucap Annisa terkejut.


"Ah...i..ya maaf,memang nya Hanan kemana"ucap Fredi berjalan menuju sofa.


"Nggak tau,tadi kata nya mau beli sesuatu,tapi sampai sekarang belum pulang"ucap Annisa berlalu.


"Kamu mau kemana?"tanya Fredi.


"Aku mau mandi dulu kak,ini sudah sore kan"ucap Annisa. "Oh iya,Kaka mau kopi?"tanya Annisa.


"Boleh,jangan terlalu manis ya?"pesan Fredi.


"Ok,di tunggu saja kak"ucap Annisa,yang tadi nya ingin mandi,ia urungkan karna ingin membuatkan kopi terlebih dahulu untuk Fredi.


"Ini kak,silahkan di minum"ucap Annisa meletakkan kopi di hadapan Annisa.


"Ya,terima kasih"ucap Fredi.

__ADS_1


"Ok,aku tinggal dulu ya kak, mau mandi,udah gerah"ucap Annisa.


__ADS_2