Dia Idola Masa Kecilku

Dia Idola Masa Kecilku
eps 7


__ADS_3

"Ya sudah kamu istirahat,Kaka juga mau istirahat"ucap Hanan yang di angguk i oleh Annisa


Setelah kepergian sang Kaka,Annisa memejamkan matanya,berharap di dalam tidur nya ia bisa melupakan Fredi,idola nya sejak pertama kali bertemu.


*


*


"Selamat pagi kak"sapa Annisa yang sudah keluar menenteng koper kecil yang berisi keperluan nya.


"Pagi dek,ayo sarapan dulu,setelah itu kita berangkat"ucap Hanan.


"La terus kak Fredi...."ucap Annisa.


"Selamat pagi semua"sapa Fredi yang baru masuk memotong ucapan Annisa.


"Pagi kak"..


"Pagi Fred"..


Sapa Annisa dan Hanan bersamaan.


"Sudah cantik aja adik nya Hanan"goda Fredi.


"Kan memang aku cantik dari lahir kak,kalau ganteng,ya kak Hanan sama kak Fredi dong"jawab Annisa membuat Hanan tertawa.


"Hahaha...benar dek,kalau kamu ganteng,berarti laki bok...."ucap Hanan mengikuti seperti bencong.


"Hahaha"mereka bertiga tertawa,Fredi menatap gadis kecil itu lalu tersenyum,entah apa yang ada di dalam pikiran Fredi.

__ADS_1


Setelah sarapan selesai mereka memutuskan untuk berangkat lebih cepat,karna kota metropolitan terkenal macet jika di pagi hari,apa lagi di waktu para karyawan berangkat bekerja.


"Dalam perjalanan,Annisa hanya bermain gadget,sesekali mencuri pandang pada idola yang ada di depan nya itu,tanpa di sadari,Fredi pun melakukan demikian.


"Hampir 4 jam,mereka sampai di Bogor,tepat nya gunung putri,di sana terdapat beberapa perusahaan garmen dan yang lain nya.


"Kita ke villa dulu Nan"ajak Fredi.


"Ok"jawab Hanan.


"Kak,bisa tidak kita mampir ke supermarket sebentar,ada sesuatu yang mau aku beli"pinta Annisa.


"Kamu mau membeli apa Nis?"tanya Fredi.


"Keperluan anak gadis kak"ucap Annisa sembarangan.


"Memang nya kamu sudah gadis Nis?"goda Fredi.


"Mana ada gadis kok lurus begitu,nggak ada bentuk nya"celetuk Hanan.


"Ish... menyebalkan,tau gitu aku nggak mau ikut,kalau cuma mau di ledek doang"ucap Annisa turun dari mobil menuju supermarket yang Hanan tuju.


"Eh tunggu Nis,jangan ngambek dong,gitu aja ngambek,kan cantik nya ilang"ucap Fredi membujuk Annisa.


"Sudah nggak usah ngerayu,memang aku nggak ada yang menarik,nggak kaya kak sinar,iya kan kk Hanan?"ucap Annisa membuat Fredi tiba-tiba merasakan gelenyar aneh di sudut hati nya.


Kalau di pikir,memang benar,apa yang di katakan oleh Annisa,bahwa kekasih nya jauh kemana-mana,obat kata,sinar itu sempurna,tak ada celah sedikit pun keburukan nya.


Annisa tak memperdulikan Fredi yang masih bengong,sedangkan Annisa sudah lebih dulu masuk.

__ADS_1


"Kenapa sih,di waktu mau liburan malah,tamu nya datang"gumam Annisa menuju pembalut berada.


setelah dua puluh menit berlalu,Annisa sudah kembali ke mobil.


"Di mana Fredi,Nis?"tanya Hanan.


"Mana aku tau,tadi sih aku lihat nggak ada di dalam,mungkin ke toilet"ucap Annisa.


"Nah tu orang nya baru keluar"ucap nya lagi,setelah melihat Fredi keluar dari dalam supermarket tersebu.


'bukk'


Pintu mobil di tutup oleh Fredi setelah masuk kedalam mobil.


"Kaka cari,kirain belum keluar,tau nya sudah di mobil saja"kesal Fredi.


"Dih....kok sewot,aku kan nggak minta Kaka tungguin,aku sudah gede kak,bentar lagi juga masuk SMP"ucap Annisa.


"Ya sudah ayo jalan lagi,nggak usah berdebat terus,aku pusing"ucap Hanan.


"Diam!!"....


"Diam!!"...


Ucap Annisa dan Fredi bersamaan.


"Weh....kenapa kalian kompak banget, jangan-jangan jodoh"goda Hanan.


"Idih ogah"ucap Annisa untuk menutupi hati nya yang jedag-jedug mendengar bualan sang kaka.

__ADS_1


"Siapa juga yang mau sama gadis bau kencur kaya kamu Nis"ucap Fredi menimpali.


"Kita sudah sampai.,.."ucap Hanan merentangkan tangan nya dan menyelimurkan kedua orang di belakang yang sedang berdebat.


__ADS_2