
"Ok,aku tinggal dulu ya kak, mau mandi,udah gerah"ucap Annisa.
Setelah Annisa tak terlihat di balik pintu,Fredi merebahkan dirinya di sofa.
'Ceklek'..
Pintu terbuka lebar, melihat ada seorang yang sedang tiduran di sofa,Hanan merasa marah.
"Siapa Lo, berani-beraninya masuk kamar gue"ucap Hanan yang belum tau kalau Fredi yang sedang tertidur.
"Ishhh....Lo berisik banget sih Nan"ucap Fredi.
"Astaghfirullah hal'adzim,gue kira siapa, kampret!!"teriak Hanan kesal.
"Makanya kalau ada orang itu,di lihat dulu,jangan asal marah aja. Lagian Lo dari mana aja sih?"tanya Fredi.
Belum sempat Hanan menjawab suara perempuan mengejutkan Fredi.
"Assalamualaikum"sapa perempuan itu.
"Wa'alaikum salam,Lo bawa siapa Nan?"tanya Fredi,karna sang wanita masih di depan belum masuk kedalam.
"Ya, tunangan gue lah,memang nya ada tampang nya,buat gue selingkuh"ucap Hanan.
"Ya.. ya,percaya deh yang punya tunangan,tapi kenapa Alessia ada di sini? "ucap Fredi bertanya dan mengejek.
"Sayang,aku di sini"panggil Hanan.
__ADS_1
"Iya,dia tadi ada kerjaan di sini,terus ngabarin gue,ya sudah gue jemput aja"jawab Hanan.
"Hai.. Fred"sapa Alessia.
"Hai juga Al,aku kira Hanan tadi bawa gadis orang haha"ucap Fredi menggoda Hanan.
"Memang nya Hanan sering bawa perempuan selain aku?"tanya Alessia sedikit menggoda sang kekasih.
"Nggak pernah"jawab Hanan cepat,sebelum Fredi mengacaukan semua nya.
"Hahahaa,kenapa wajah Lo pucat gitu Nan?"tanya Fredi menggoda.
"Sialan Lo,awas kalau Alessia salah paham,gue bikin bonyok muka Lo itu"ucap Hanan kesal.
"Ya...ya..ya"ucap Fredi. "Tenang saja Al,calon laki kamu ini tipe orang yang setia,jika dia selingkuh dari kamu,aku orang pertama yang bakalan nyeret dia ke hadapanmu"ucap nya lagi pada Alessia.
"Baiklah,aku percaya jika itu kau yang bicara"ucap Alessia.
"Bisa jadi begitu,apalagi kamu kalau ada cewe suka godain,siapa yang nggak kepikiran,kalau suatu saat kamu bakal kecantol sama perempuan di luaran sana"ucapan Alessia membungkam mulut Hanan.
"Loh....kak Alessia!!"pekik Annisa ketika melihat Alessia.
"Kamu ikut juga dek?"tanya Alessia.
"Iya,tuh calon laki Kaka yang maksa aku ikut"ucap Annisa cemberut.
"Hei,memangnya kalau Kaka calon laki kak Alessia,bukan kaka mu juga?"tanya Hanan kesal.
__ADS_1
Annisa tak menanggapi ucapan sang Kaka,dia heboh dengan kedatangan calon Kaka ipar nya.
"Ayo kak ikut aku ke kamar"ajak Annisa.
"Hei... nggak.. nggak,di sini saja,enak saja mau di bawa-bawa bini orang"ucap Hanan menarik Alessia hingga berakhir di pelukan nya.
"Aduh...mas jangan kaya gini,itu Annisa loh,adik kamu?"ucap Alessia yang terkejut ulah Hanan yang menarik nya begitu saja.
"Maaf sayang,aku baru ketemu kamu loh,berapa hari kita nggak ketemu,kalau aku nggak sibuk,pasti kamu yang sibuk,begitupun sebalik nya"ucap Hanan tak mau melepaskan pelukan nya.
"Mas ada Fredi sama Annisa,malu tau"ucap Alessia berbisik.
"Haduh dasar bucin?"ucap Annisa kesal. "Kak Alessia mau minum apa,yang dingin atau yang hangat?"tanya Annisa.
"Tidak usah repot-repot Nis,nanti biar Kaka nyari sendiri"jawab Alessia yang sudah melepaskan diri dari pelukan calon suami nya.
"Tidak apa-apa kak,aku senang di repotkan oleh mu,kak"ucap Annisa.
"Hehehe...baiklah,Kaka mau yang hangat saja"ucap Alessia yang awal nya terkekeh mendengar ucapan adik ipar nya dan berakhir merepotkan juga.
"Di tunggu"seru Annisa berlalu ke dapur.
Ya villa yang di tempati Annisa dan sang Kaka,lengkap dengan fasilitas nya,seperti,kamar dua,dapur,dan ruang tamu,karna villa itu villa yang memang di khususkan untuk keluarga,lebih tepat nya pengantin baru.
"Silahkan di minum kak"ucap Annisa.
"Terima kasih ya dek"ucap Alessia.
__ADS_1
"Sama-sama kak"ucap Annisa.
"O iya dek,kata mas Hanan kamu mau lanjut sekolah luar negri ya?"tanya Alessia.