Dia Idola Masa Kecilku

Dia Idola Masa Kecilku
eps 3


__ADS_3

"Hehe..iya juga ya,dia di rumah nya,kamu sendiri ngapain di sini,ada janji"tanya Fredi menyelidik.


"Aku tadi ada pekerjaan di sekitar sini,lalu ingin minum coffe,malah ketemu sama kamu,kebetulan sekali kan?"ucap Sina tersenyum lembut.


"Sudah pesen?,apa mau aku pesenin?"tanya Fredi.


"Sudah pesen kok mas, bentar lagi juga di antar"jawab sinar.


"Mas,boleh nanya sesuatu?"tanya sinar lembut.


"Tentu saja sayang,kenapa harus nanya dulu sih?"ucap Fredi lembut.


Sinar menimbang apa yang akan dia utarakan,akan membuat Fredi marah atau tidak.


"Kok malah bengong,ayo ngomong aja,nggak ada larangan nya kan?"ucap Fredi membuyarkan lamunan nya.


"Maaf...mas,aku..aku bingung mau mulai dari mana?"ucap sinar.


"Sebenarnya apa yang mengganggu pikiran mu Sin?,katakan apa yang ingin kamu katakan?"tanya Fredi.


"Apa kamu tidak bosan menjalani hubungan kita seperti ini terus mas?"tanya sinar lirih.

__ADS_1


"Maksud kamu?"tanya Fredi mengernyitkan dahi nya.


"Apa kamu tak ada kepikiran untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius?"tanya sinar menatap dalam pada sang kekasih.


"Oalah sayang,mas kira apa?,baiklah kita akan tunangan lebih dulu,kapan aku boleh datang menemui kedua orang tua mu?"jawaban Fredi di luar perkiraan Sinar.


"Kamu serius mas?"tanya sinar terkejut.


"Tentu saja sayang,mas memang ada rencana untuk berdiskusi dengan mu,tapi kamu duluan yang membahas"ucap Fredi memegang lembut tangan sang kekasih.


"Terima kasih mas,aku mencintaimu"ucap sinyal ikut menggenggam tangan Fredi.


"Aku juga mencintaimu sayang,kamu naik apa ke sini?"tanya Fredi.


"om Prapto melakukan itu karna memang ingin yang terbaik buat kamu Sin"ucap Fredi merasa gemas dengan kekasih nya.


"Ya sudah ayo kita makan dulu,keburu dingin"ajak sinar.


"Ah ya,mas sampai lupa makan kalau lagi Deket sama kamu,serasa kenyang hanya melihatmu"ucap Fredi menggombal.


"Gombal deh,sejak kapan sih kamu pinter gombal gini?"tanya sinar malu-malu.

__ADS_1


"Aku gombal hanya sama kamu aja Lo sayang"ucap Fredi.


"Syukur deh kalau begitu"jawab sinar sedikit ada semburat merah di pipi mendengar gombalan oleh sang suami.


Beberapa saat mereka selesai makan,jam pun menunjukan jam 5 sore,cukup lama kedua nya bersenda gurau di kafetaria tersebut,hingga memutuskan untuk pulang.


"Ayo sayang mas antar pulang"ajak Fredi.


"tapi mas,di depan ada ada pak Topa?"ucap sinar.


"pak Topa sudah pulang sayang sejak satu tam yang lalu"ucap Fredi berdiri mengulurkan tangan nya.


"Bagaimana bisa mas,aku nggak menyuruh nya pulang loh"ucap sinar yang terkejut,namun masih menerima uluran tangan Fredi.


"Tadi mas sudah mengirim pesan pada nya,supaya pulang lebih dulu,biar kamu aku yang antar"ucap Fredi lagi.


"Ish kamu ini mas,kenapa nggak ngomong sama aku"ucap Sinar memukul gemas pada lengan sang kekasih.


"Hahaha,kamu menggemaskan sekali sih sayang"ucap Fredi mengusak rambut sinar.


"Mas,jangan perlakukan aku seperti anak kecil"ucap sinar.

__ADS_1


"Maaf.. maaf,mas kebiasaan sama Annisa,adik nya Hanan itu"ucap Fredi.


"Oh ya,sedekat itukah kamu sama adik Hanan?"tanya sinar.


__ADS_2