Dia Idola Masa Kecilku

Dia Idola Masa Kecilku
eps 22


__ADS_3

"Apakah ini hukuman mu ya Allah,rasanya berat, benar-benar berat"gumam Fredi memejamkan mata nya dan terlelap.


*


*


*


"Pagi sayang,apakah tidur mu nyenyak?"tanya papa Aries.


"Ya pa, Annisa sangat nyenyak"jawab Nisa yang mendapat ciuman di kening nya.


"Bagaimana keadaan Kaka mu?tanya mama Nisa.


"Alhamdulillah Kaka baik-baik saja ma"ucap Annisa.


"Kamu kapan mulai masuk sekolah sayang?"tanya papa.


"Insya Allah Senin besok sudah mulai masuk pa"ucap Annisa.


"Semoga kamu betah ya sayang"pesan mama Nisa.


"Dan Alhamdulillah nya Nisa masuk kelas aksel(akselerasi) ma,pa,jadi di SMP aku hanya butuh dua tahun saja"ucap Annisa.


"Masya Allah sayang,pertahan kan pretasimu"ucap mama Nisa.


"Iya ma"ucap Annisa.


"Ya sudah,papa berangkat kerja dulu?"pamit papa.


"Nenek mana ma?"tanya Nisa.


"Nenek mu masih di kamar"ucap papa.


"Papa hati-hati di jalan ya"pesan Annisa.

__ADS_1


"Iya sayang terima kasih, assalamualaikum"pamit papa Nisa.


"Wa'alaikum salam pa"jawab Annisa.


"Kamu selesaikan sarapan nya,mamaau mengantarkan papa kedepan"ucap Mama.


"Ya ma"ucap Annisa melahap makanan yang ada di piring nya hingga tandas dan membereskan piring-piring bekas sarapan hingga bersih di meja.


Annisa adalah anak yang tidak manja,dia sudah terbiasa bersih-bersih sendiri,biarpun keluarga nya memiliki pembantu.


Pagi itu Annisa mencoba untuk jalan-jalan di sekitar tempat tinggal nya,ia melihat sebuah taman tak jauh dari rumah.


Annisa berjalan ke arah taman,saat berjalan ada seseorang yang menabrak nya.


"Aduh..."ucap Annisa hendak jatuh,tapi sudah di tangkap oleh seorang pemuda mungkin seumuran dengan nya.


"Maaf,kamu tidak apa-apa?"ucap pemuda tersebut.


"Ah...iya aku tidak apa-apa,terima kasih"ucap Annisa yang tersadar akan lamunan nya.


"Farhan"ucap nya mengulurkan tangannya.


"Seperti nya kamu pendatang baru?"tanya Farhan.


"Hem...iya,aku baru datang dari Indonesia"ucap Annisa.


"Aku juga dari Indonesia,hanya saja aku dari kecil tinggal di sini"ucap Farhan.


Annisa mengangguk-anggukan kepalanya bertanda mengerti.


"Apakah mau studi di sini?"tanya Farhan.


"Ya saya pelajar ajaran baru semester 1,di sekolah xx"Jawab Annisa.


"Benarkah?"jawaban Farhan.

__ADS_1


"ya om"ucap Annisa.


"what.....om?,apa muka ku terlalu tua?"tanya Farhan Terkejut.


"Kan memang om mau nya di panggi apa?,kan aku nggak tau om nya udah tua atau masih muda."jawab Annisa


"Apa kamu tak melihat wajah tampan ku ini?"tunjuk mukanya sendiri


"Tampanan juga kakak ku"ucap Annisa beranjak.


"Seperti nya,ini sudah siang aku permisi dulu om"ucap Annisa.


"Eh tunggu ayo pulang bersama?"ajak farhan


"Aku juga akan pulang"timpal Farhan. "Di mana letak rumah mu?"tanya Farhan.


"Hanya di ujung jalan sana,tidak terlalu jauh"ucap Annisa.


Farhan mengernyitkan keningnya.


"Ada apa?"tanya Annisa.


"Ini memang kebetulan,atau memang kita berjodoh,hahahaa"ucap Farhan di akhiri dengan tertawa.


"Om pedofil ya?"tanya Annisa sembarangan."Apa ada yang lucu,bisa membuatmu tertawa sebegitu bahagianya? aku masih anak-anak om,cari sana tante-tante yang seumuran dengan om"tanya Annisa kesal.


"Aku ini mungkin seumuran Kaka mu gadis kecil,jadi jangan manggil om terus. Ayo kita pulang bersama"ajak Farhan,setelah berhenti tertawa.


"Idih...emang nya om tau Kaka saya,main nyamain aja umur nya. Eh...kamu mau kemana?"tanya Annisa keheranan.


"Aku kenal sama papa kamu,dan aku sering ngobrol sama beliau,dan beliau bilang punya anak laki-laki yang seumuran dengan ku. Ya pulang lah"ucap Farhan.


"Oh...gitu kirai aku sotoi doang.Tapi kenapa kamu menuju kerumah ku"ucap Annisa.


"Hah..."Farhan melepaskan nafas nya dengan kasar.

__ADS_1


"Dengar gadis kecil,itu rumah ku,tepat berada di depan rumah mu"ucap Farhan menunjuk rumah nya.


"Apa?"ucap Annisa yang terkejut.


__ADS_2