Diary Bunda

Diary Bunda
Akhirnya


__ADS_3

Setelah selesai melakukan beberapa sesi perlombaan akhirnya tim yang dipimpin oleh Zahra memperoleh posisi pertama dan mendapatkan hadiah piala, sertifikat serta hadiah utama beasiswa full di Universitas Indonesia selama 4 tahun dengan syarat IPK mereka tidak kurang dari 3.85 selama menempuh pendidikan perkuliahan.


Zahra dan teman - teman sangat bahagia dengan hasil yang mereka peroleh, tidak sia - sia usaha mereka selama ini.


"selamat semuanya, bapak bangga sama kalian semua" ucap kepala sekolah.


Saat ini mereka telah kembali kekota asal mereka dan telah masuk sekolah kembali. Tepat saat upacara bendera, kepala sekolah mengumumkan kemenangan mereka serta meperlihatkan piala yang berhasil mereka peroleh.


"bapak harap banyak dari kalian yang mengikuti jejak teman kalian dalam membuat prestasi dan sebagai apresiasi dari sekolah kepada tim yang telah memenangkan lomba dibebaskan dari ujian kenaikan kelas, mereka akan langsung naik ke kelas tiga nantinya." lanjut kepala sekolah.


Sontak ucapan tersebut mendapatkan sambutan yang luar biasa bagi para siswa yang saat ini berdiri dilapangan upacara, ada yang iri ada juga yang bangga terhadap teman mereka.


"selamat yah Zahra dan kalian semua memang yang terbaik." ucap seluruh teman sekelas Zahra.


"makasih teman - teman semua, ini juga berkat doa dan dukungan kalian semua ko" balas Zahra mewakili teman - teman satu tim nya.


.


.

__ADS_1


.


"Alhamdulillah Zahra berhasil memperoleh apa yang diinginkannya, kamu pantau terus Zahra jangan sampai dia kenapa - kenapa"


Arya yang mendapatkan informasi tersebut dari orang suruhannya untuk mengawasi Zahra merasa sangat bangga atas prestasi yang diperolehnya.


"kenapa kamu senyum - senyum sendiri Ar?" tegur Ustad Ahmad.


"Astagfirullah.....saya kaget Ustad." jelas Arya sambil mengelus dadanya.


"kamu kenapa sebenarnya?"


"saya senang karena Zahra berhasil meraih keinginannya" jawab Arya sambil tersenyum bangga.


"mungkin nanti kalau Zahra akan kuliah baru saya akan kasih tau semuanya....apa Ustad juga akan ke Jakarta juga? Aku tau perusahaan Ustad juga ada di Jakarta kan?"


"kita liat aja nanti." sambil tersenyum manis yang dapat membuat semua wanita yang melihatnya akan meleleh.


.

__ADS_1


.


.


"Sadiya, bagaimana rancangan yang terbaru sudah kamu persiapkan?" tanya bu Anggit, yang merupakan pemilik butik tempat Bunda bekerja.


"sudah bu, ada di map warna biru di meja ibu, tinggal ibu pilih akan memakai desain yang mana." jelas Bunda Sadiya.


"saya liat di web sekolah, kalau anak kamu jadi juara satu lomba cerdas cermat...selamat yah Di."


"iya bu Alhamdulillah, efek usaha dan kerja keras mereka semua." dengan senyum manis.


"saya salut sama kamu Di, kamu single parent tapi kamu sukses mendidik kedua anak kamu dengan sangat baik"


"Alhamdulillah bu...kalau begitu saya akan kembali keruangan saya dulu yah bu, mau melanjutkan sketsa yang belum selesai"


"baiklah"


Saat di dalam ruangannya Bunda duduk termenung, memikirkan apakah benar dirinya telah berhasil menjadi orang tua yang baik? sedangkan dirinya tidak bisa memberikan kasih sayang seorang ayah pada mereka.

__ADS_1


Kamu yang disana mungkin telah berbahagia dengan yang baru, aku disini masih berusaha untuk membuka hati pada yang baru, tapi itu sangat sulit. Kamu pemilik hati, anak kita sudah tumbuh menjadi remaja yang luar biasa. batin Bunda.



__ADS_2