
Surabaya, 21 April 20xx
Dear Diary,
Hari ini seluruh pegawai perempuan menggunakan kebaya sedangkan yang laki - laki menggunakan baju batik.
Hal ini untuk memperingati hari R.A Kartini dan ini sungguh sangat menyenangkan.
Pengunjung cafe pun sangat antusias melihat seragam kami yang berbeda hari ini, sampai - sampai ada yang mengajak salah satu dari kami befoto bersama.
Aku jadi mengingat saat terkahir aku pakai kebaya saat aku menikah dengan "dia" .
"dia" yang kini meninggalkan diriku dengan sejuta kenangan indah dan bayi yang kini ada di dalam rahim ku.
Aku bersyukur bahwa anak ku tidak protes saat Bundanya bekerja, aku yakin mereka akan mengerti bahwa Bundanya harus bekerja keras karena mereka tidak memiliki Ayah untuk membantu Bundanya.
Diary,
aku berniat berhenti kerja di Cafe dan mencoba mencari pekerjaan yang tidak menuntut diriku banyak bergerak, semoga aku bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kondisi diriku saat ini. Amiin.
Zahra yang saat ini sedang menikmati kesenidirianya di rumah entah kenapa, malah mengingat bahwa dirinya sudah memfoto selembar dari buku diary Bunda.
Saat selesai membaca, Zahra masih tidak mengerti alasan Ayah mereka meninggalkan Bunda tapi di lembar kali ini Zahra dapat tersenyum senang karena merasakan kesenangan Bunda saat bekerja di Cafe bersama teman - temannya apa lagi membayangkan Bunda memakai baju kebaya lalu diajak befoto bersama para pengunjung, pasti sangat seru.
__ADS_1
"Zahra sayang kalau liburan jangan dikamar terus dong!" teriak Bunda.
"Iya Bun, aku turun."
Zahra yang telah mendengar teriakan dari Bunda langsung menghampiri Bunda yang kini terlihat sangat sibuk memasak makan siang.
"Bunda, aku bantuin siapin piring makan yah?"
"iya sayang"
Setelah semua makan tersaji, Zahra dan Bunda memutuskan untuk makan siang.
"kamu gak ada niat buat merayakan kemenangan lomba kemaren sayang?" tanya Bunda penasaran, karena menurutnya Zahra dan temannya juga mendapatkan hadiah berupa uang tunai yang jumlahnya lumayan.
"kamu memang mau belanja apa? tumben banget anak Bunda mau belanja?"
"aku mau belanja buat keperluan sekolah dan beberapa mainan Bun, buat aku sumbangin ke panti, buat syukuran"
Ada raut wajah kaget dan bangga yang ditunjukan oleh wajah Bunda karena tidak mengira anaknya akan melakukan syukuran dengan berbagi di panti bukannya dengan makan - makan bersama teman - temannya.
Melihat wajah heran dari Bunda, hanya membuat Zahra tersenyum, karena wajah Bunda nya yang seperti itu sungguh menggemaskan.
"Bund ngegemesin banget sih wajahnya" jujur Zahra.
__ADS_1
"mana ada, orang Bunda udah tua juga....yah udah kita siap - siap kalau memang mau pergi" sambil buru - buru pergi karena malu dengan ucapan putri nya.
Melihat Bundanya yang sudah pergi bersiap, Zahra memilih merapikan meja makan dan bersiap pergi.
.
.
.
"Arya bisa tolong gantikan saya untuk mengisi salah satu kelas bahasa Arab di kelas 9B"
Arya yang saat ini sedang duduk sambil membaca buku, dikejutkan dengan salah satu Ustad nya yang meminta menggantikan untuk mengisi kelas.
"InsyaAllah Ustad saya bisa bantu ko, jam berapa saya nanti harus masuk?"
"di jam pelajaran ketiga dan keempat sesudah Dzuhur nanti, bahan pelajarannya ini yah" kata Ustad tersebut sambil memberikan beberapa buah buku.
"baik Ustad"
Dipondok tempat Arya menempuh pendidikan memang dibiasakan bagi para senior yang sanggup akan diminta untuk mengajar dikelas juniornya.
Karena ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang di bagikan.
__ADS_1