Diary Teruntuk Mertuaku

Diary Teruntuk Mertuaku
ch 13 (3 tahun yang lalu) part 13


__ADS_3

ch 13 (3 tahun yang lalu) part 13


Mobil mewah sedang memasuki area perumahan elit. Kecepatannya semakin rendah dan akhirnya berhenti di salah satu rumah pada kawasan ini.


Faizal menatap Sarah, tatapannya mengartikan kekhawatiran dan tidak yakin dari ide Sarah.


"Percayalah, Tante Hera itu wanita dan aku juga wanita" ucap Sarah dengan menepuk pundak sahabat kecilnya sambil turun dari mobil dan memasuki rumah mewah dan megah milik keluarga CH group.


.


"Tante Hera" sapa Sarah yang sengaja ditemuinya di samping taman rumah CH group


"Eh Sarah, Sudah lama kamu tidak kemari" jawab Tante Hera sambil tetap menata tanamannya tanpa menatap lawan bicaranya


"Iya Tante. Tadi barusan jemput Faizal dari Rumah sakit" jawab Sarah dengan mendekat ke arah Nyonya Hera


"Faizal sakit ?" tanya Nyonya Hera yang seketika langsung menghentikan aktivitasnya dan berganti menatap Sarah dengan lekat


"Iya, kata dokter tadi, Faizal kelelahan" ucap Sarah


"Saya sekalian mau pamit, tadi Faizal sudah masuk ke kamarnya" lanjut Sarah dengan tersenyum


"Ah iya, Terimakasih Sarah" jawab Nyonya Hera. Terlihat gelisah dan tergesa-gesa membereskan peralatan yang tadi digunakan untuk perawatan bunganya


Nyonya Hera berlari menuju kamar tidur putra tunggalnya. Di bukanya pintu kamar dan benar ada putranya yang tak lain Faizal sedang berbaring lemas di atas tempat tidur.


"Anak mama, sakit" ucap Nyonya Hera duduk di samping ranjang putra tercintanya


"Hanya kelelahan saja ma, tadi sudah diberi suplemen dan vitamin" jawab Faizal dengan posisi yang awalnya berbaring kini duduk bersandar di sandaran kasur


Faizal selalu tidak mau menunjukkan kalau dirinya sakit. Karna seperti saat ini mamanya akan menjadi khawatir dan memanjakan Faizal seperti saat ini.


Tapi, kata Sarah ini rencana yang dapat dipastikan akan berhasil jika Faizal ingin menjadikan Amel seketarisnya. Karna perlu diketahui semua kekuasaan tertinggi perusahaan masih di pegang oleh Nyonya Hera.


"Sekarang, kamu istirahat dulu ya. Mama akan buat list agar bibi masak yang sehat dan segar" ucap Nyonya Hera sambil mengusap rambut kepala anak tersayangnya itu


"Ma" ucap Faizal sambil menggenggam tangan Nyonya Hera yang akan beranjank berdiri dari ranjang tidurnya


"Aku membutuhkan seketaris untuk membantuku bekerja" ucap Faizal


"Baiklah mama akan mencarikan untukmu yang pastinya tidak akan kalah hebatnya seperti Pak Yon" jawab Nyonya Hera sambil tersenyum kepada anaknya


"Ma, aku punya kenalan seketaris"ucap Faizal


"Kan lebih enak jika aku sudah mengenalnya" lanjut Faizal dengan muka yang sedang meyakinkan mamanya

__ADS_1


"Yaudah suruh kirim CV nya biar mama baca" jawab Nyonya Hera dengan datar


"Dia baru saja akan wisuda" ucap Faizal


"Tapi mama jangan khawatir, anak itu sangat berkompeten. Dia pernah menjadi seketaris magang di ZW group milik paman Zulkar teman SMA mama dulu " lanjut Faizal dengan nada semangat


"Hmmm"


"Apa kamu yakin nak" ucap Nyonya Hera dengan muka tidak yakin.


"Coba mama tanya paman Zulkar, Amel seketaris magangnya dulu" Jawab Faizal


Nyonya Hera berfikir, terlihat raut wajahnya sedang serius


"Seketaris ini cuma sementara waktu pengganti pak Yon saja" jawab Nyonya Hera tapi masih dengan raut muka yang menggantung


"Yaudah kamu istirahat aja, mama akan mengatur semuanya nanti" lanjut Nyonya Hera dengan memasangkan selimut di tubuh putranya.


Faizal bahagia, sesekali tergores senyuman tampan di wajahnya. Terimakasih Sarah ucap Faizal berkali-kali sambil menendang-nendang kakinya dalam selimut


.


Di gedung salah satu Universitas terkemuka di negri ini, Universitas yang selalu menajdi dambaan para murid SMA yang lulus, kini sedang ramai dan padat manusia


Semua orang bahagia apalagi gadis cantik yang sedang naik panggung karna menerima piala atas predikat wisudawan prestasinya. Tersenyum tiada henti, bahkan mulutnya seakan kaku karna dari tadi tersenyum lebar.


Selain mengabadikan foto Amel, Sarah juga mengenang tentang wisudnya pada tempo waktu dulu


.


"Terimakasih, Kak Sarah sudah datang. Padahal kakak pasti sibuk mengurus pernikahan" ucap Amel dengan bahagia


"Pokoknya Selamat, aku bangga banget sama kamu" ucap Sarah sambil menyerahkan buket bunga mewah kepada Amel


.


Sore yang cerah, tidak ada tanda-tanda akan turun hujan di hari ini, sepertinya langitpun juga ingin memberikan ucapan selamat kepada gadis kecil yang sedang bahagia ini.


Kebahagian Amel tergambar dengan jelas di wajahnya, dari tadi senyumnya mengembang tanpa henti, matanya menggambarkan keceriaan pada dirinya.


Kringgg....kring...


Ponsel Amel berdering


Menunjukkan hanya nomer saja pada layar ponsel Amel

__ADS_1


"Siapa ya" ucap Amel pelan seperti mengatakan pada dirinya sendiri sambil mengerutkan alisnya


"Halo" ucap Amel pada seseorang di sebrang telpon


"Selamat sore Nona Amel, saya Tiara sebagai HRD dari CH group ingin mengundang anda untuk melakukan sesi interview" ucap wanita yang ada di sebrang telpon


Seketika raut muka Amel tampak berpikir, Amel tidak sedang menaruh lamaran pekerjaan, lalu CH group sapa ya, kayaknya Amel pernah mendengarnya.


"Milik kak Sarah kah, eh bukan kak Sarah kan HK group" jawab amel pelan seperti mengatakan pada dirinya sendiri


Amel pun memukul jidatnya, Amel ingat ini milik Faizal, yayaya lelaki berotot tapi takut kecoak


Alis Amel mengangkat satu berfikir kalau dia tidak pernah melamar pekerjaan kenapa bisa langsung interview. Pasti ini bantuan lagi dari Kak Sarah.


"Halo nona Amel" ucap seketaris itu karna sepertinya tidak ada tanda-tanda kehidupan dari lawan bicaranya di telpon


"Iya mbak, untuk waktunya bagaimana ?" tanya Amel


"Besok senin tgl XX Desember, Apakah bisa ?" ucap HRD tersebut


"Iya tentu" jawab Amel yang masih berada di fase muka terkejut


"Untuk lokasi akan saya kirim melalui pesan, Terimakasih Nona Amel" jawab sopan HRD itu sebagai bentuk penutupan telpon


Amel tersenyum. Menepuk pipinya berkali-kali agar yakin ini semua tidak mimpi


Kebahagiaan rasanya lengkap sudah, lulus langsung dapat kerja, tanpa harus melamar pekerjaan


.


"Nyonya ini CV dari Amel, gadis itu ada di ruangan sebelah" ucap seketaris Nyonya Hera dengan sopan


"Kalau sudah selesai, suruh gadis itu kemari, ada beberapa hal yang perlu saya ketahui secara individu" jawab Nyonya Hera sambil membuka amolop coklat yang berisi CV dari Amel


Dapat kita lihat sesekali wajah Nyonya Hera mengangguk-angguk. Ketika membaca CV milik Amel


"Nyonya, ini Amel" sapa HRD Tiara dengan Amel yang ada di sampingnya


"Silahkan duduk" ucap Nyonya Hera dengan tangan yang mempersilahkan duduk


"Tinggalkan kami berdua" ucap Nyonya Hera dengan mengadap ke arah HRD tersebut


"Amelia, dari Universitas A" sapa Nyonya Hera sebagai pembukaan percakapan pagi ini


Mohon ditunggu update selanjutnya ya~~

__ADS_1


Salam Nana


__ADS_2