DOKTER AJAIB

DOKTER AJAIB
Putri Sah Keluarga Lu


__ADS_3

Kerajaan Nanyue, tahun ke-28, pertengahan Musim Panas.


“Peng!!”


Lu Ciqiu terbangun dari hantaman keras, darah menetes ke matanya, membuat penglihatannya kabur. Dia didorong turun dari ketinggian oleh asistennya selama melakukan misi dan ingatan tentang dirinya yang telah hancur berkeping-keping masih ada, begini pun masih belum mati?


Dia mengangkat kepalanya dengan susah payah dan sadar bahwa dia digantung terbalik oleh orang di tengah tembok kota. Dunia terlihat goyang-goyang dan terlihat banyak orang yang berpakaian kostum kuno.


Seseorang berkata:


“Bukankah itu Nona Kedua Menteri Kiri? Putra Mahkota terlalu kejam”


Matahari yang terik bersinar terang dan ingatan asing masuk dengan cepat. Pemilik tubuh ini bernama "Lu Ciqiu", berusia 14 tahun. Putri Sah Menteri Kiri dari Kerajaan Nanyue. Beberapa bulan yang lalu, karena Kakeknya, Ayah dari Ibunya kehilangan Peta Pertahanan Utara menyebabkan kekalahan telak semua prajurit. Ayahnya, Menteri Kiri "Lu Xiaoyuan", mengambil alasan agar tidak terlibat, dia pun menurunkan pangkat Istri Sahnya “Pei Qing” dalam semalaman dan mengangkat Istri Keduanya “Yunshi” menjadi Istri Sah.


Karena Yunshi ingin Pei Qing mati juga, dia pun memberi tahu bahwa Keluarga Jenderal Utara telah tewas semua di medan perang. Dalam keputusasaannya, Pei Qing meninggalkan putranya yang masih berusia 4 tahun dan putrinya. Dia segera mengenakan baju zirahnya dan menunggang kuda pergi ke bagian Utara.


Di Keluarga Lu, yang sial tidak hanya Pei Qing, bahkan Putrinya juga demikian. Ketika berumur 10 tahun, dia bertunangan dengan Putra Mahkota dan sepenuh hati menunggu menjadi Putri Mahkota.


Pada akhirnya, tidak menunggu menikah dengannya, Putra Mahkota malah ingin menikahi Selir dulu pada upacara pernikahan hari ini.


Nona Kelima dari Keluarga Lu menyampaikan kabar ini pada Lu Ciqiu agar dia pergi untuk menghentikan tandu di jalan.


Putra Mahkota memang seorang bajingan. Dia bahkan menariknya ke tembok kota dan mengikat kakinya dengan tali, lalu melemparkannya dari ketinggian lebih dari 10 meter. Pemilik tubuh ini memang langsung mati karena benturan keras tadi, sehingga dia mendapatkan hidup baru.


Lu Ciqiu tercengang. Dia seorang ahli medis dan seni bela diri terkemuka di abad ke-22, tidak apa-apa jika mendapatkan hidup baru lagi, tapi malah hidup di dalam keluarga yang banyak masalah. Bukankah ini konyol sekali?


Tali yang diikatkan di pergelangan kaki dikencangkan lagi. Dia mendengar suara lembut di atas tembok kota dan berkata:


“Yang Mulia, dia adalah Istri Sahmu yang dianugerahkan oleh Kaisar. Meskipun dia belum menikah denganmu, namun dia masih Putri Sah dari Menteri Kiri. Bukankah tidak baik berbuat demikian?”


“Apanya tidak baik”


Putra Mahkota “Yan Qianli” mulai mengejek.

__ADS_1


“Dia hanyalah anak buangan Menteri Kiri. Ibunya saja sudah diturunkan pangkatnya dari Istri Sah, dia termasuk apa? Orang seperti dia tidak layak menjadi Istri Sah Putra Mahkota!”


Wanita itu pun berkata lagi:


“Lihat dia, Yang Mulia. Dia terlihat seperti anjing mati yang tergantung di sana. Menurutmu, jika hari ini dia mati di sini, apakah termasuk memberi hadiah untuk pernikahan kita dengan kepalanya?”


Tawaan sombong terdengar di telinganya. Beberapa saat kemudian, dia merasa ada cairan yang mengalir dari atas. Dari kaki sampai ke lehernya, lalu ke mulutnya. Dia menciumnya, bau minyak tanah!


Pada saat ini di atas tembok kota, selir itu telah menyalakan api di tangannya. Dia berkata dengan Putra Mahkota dengan semangat.


“Yang Mulia, hari ini adalah pernikahan kita. Pernikahan itu harus sangat meriah. Bagaimana jika kita membakarnya saja? Itu seperti menyalakan kembang api! Yan’er suka kembang api!”


Putra Mahkota melihat api yang menyala itu dan dengan semangat menjawabnya:


“Baik, dengar perkataan Yan’er, ayo kita bakar dia!”


“Yang Mulia baik sekali! Muach”


Pada saat ini, sebuah suara terompet terdengar tiba-tiba, dari jauh dan semakin mendekat. Itu adalah suara kepulangan prajurit yang telah menang. Pasukan prajurit berjalan perlahan menuju gerbang kota.


Lu Ciqiu hanya bisa melihat bayangan pasukan itu. Namun, masih bisa terlihat jelas bendera yang dikibarkan di bagian paling depan. Bendera itu tertulis kata “Xuan” yang besar.


Ada sebuah kereta besar di bawah bendera “Xuan”, kereta itu tertutup rapat di tiga sisi. Hanya bagian depan yang tertutup dengan tirai tipis. Samar-samar terlihat ada seorang pria yang duduk di dalam.


Akhirnya, pasukan itu berhenti dan seseorang berteriak.


“Pangeran ke-11 telah menang! Cepat buka Gerbang Kota!”


Lalu terdengar suara Putra Mahkota di atas tembok kota.


“Adik ke-11, sudah pulang ya? Ada aturan tertentu untuk kepulangan prajurit. Jika tidak ada titah dari Ayahanda, pasukan prajurit tidak boleh kembali ke Ibu Kota. Ini berlaku juga untuk seorang Jenderal!”


Orang di bawah gerbang kota berteriak lagi.

__ADS_1


“Jika begitu, tolong Yang Mulia Putra Mahkota melapor ke Kaisar untuk masuk ke dalam Kota.”


“Hari ini adalah pernikahanku! Tidak ada waktu mencampuri urusan ini! Tolong adik ke-11 menunggu dulu.”


“Pernikahan Putra Mahkota?”


Orang bawah itu pun bertanya lagi.


“Apakah menikahi Putri Sah Keluarga Lu?”


“Putri Sah Keluarga Lu? Hahahahaha!”


Putra Mahkota tertawa dengan nyaring, dia mengulurkan tangannya dan menunjuk ke bawah.


“Itu baru Putri Sah Keluarga Lu! Hari ini adalah upacara pernikahanku! Jadi dia datang untuk menghadiri pernikahanku.”


Tirai di depan kereta terbuka pelan dari dalam. Ada tatapan tajam dari dalam yang melihat ke tembok atas sampai ke tempat Lu Ciqiu. Pada saat ini, Lu Ciqiu mulai bergerak. Terlihat dia menekuk lututnya, jari kakinya menginjak tembok kota. Tanpa sadar, dia sudah membangunkan badannya, matanya tertuju orang yang memakai jubah pernikahan, wanita yang ingin membakar dirinya.


Tiba-tiba, tubuhnya terbalik ke atas, dia pun memanjat dan memegang tali yang mengikat kakinya dengan kedua tangannya. Dia memanjat dengan sangat cepat! Semuanya tercengang oleh pemandangan ini.


Sekejap Lu Ciqiu sudah sampai di atas. Dia tidak memikirkan hidupnya, mengulurkan tangannya dan menarik pengantin wanita yang di sebelah Putra Mahkota.


Pengantin wanita itu kaget dan berkata:


“Apa yang mau kamu lakukan?”


“ Membawamu ke Neraka!” Balas Lu Ciqiu.


Mereka berdua pun terjatuh ke bawah dengan satu tali yang mengikatnya. Lu Ciqiu dengan cepat menyeret wanita itu dan memindahkannya ke bawah tubuhnya. Tatapan dari dalam kereta pun melihat tatapan tajam yang dikeluarkan oleh Lu Ciqiu.


“Peng!”


Keduanya pun terjatuh ke bawah. Satunya telah hancur berkeping-keping dan satunya selamat.

__ADS_1


__ADS_2