Dosen Tampan Menggoda Hatiku

Dosen Tampan Menggoda Hatiku
Episode 14


__ADS_3

Irgiana yang masih menangis tersedu-sedu hanya menganggukan kepalanya saja.


Tiba-tiba saja ada pesan masuk dari nomor tidak di kenal, Irgiana dengan cepat membukanya.


Irgiana dan ketiga sahabatnya dikejutkan dengan pesan berisi foto dari nomor tak di kenal.


Ternyata isi pesan tersebut foto Alfa yang tengah mencium Viola di sebuah kamar.


Glutakk... Ponsel Irgiana terjatuh di lantai.


***********


Melihat Irgiana yang menangis tersedu-sedu, ketiga sahabatnya berusaha untuk menenangkannya. Mereka tidak tahu apa yang terjadi pada Irgiana.


"Gi, minum dulu nih. Kalau udah tenang baru ceritain ya!" Ujar Beby seraya menenangkan Gigi.


"Gue benci Alfa! Pokoknya malam ini gue nggak mau pulang!"


Dalam hati Beby ia khawatir kalau Irgiana akan melakukan hal gila. "Eh girls, gimana kalau kita minum-minum di apartemen gue...?" Beby berusaha mengalihkan pikiran Irgiana.


"Oh iya Gi, motor lo biar titip di sini aja ya. Nanti Bang Denis yang ngatur." Feli menyarankan Gigi menitipkan motornya untuk berjaga-jaga.


____


Di apartemen Beby,


Apartemen bernuansa serba pink yang memiliki dua kamar itu adalah milik Beby. Mulai dari satu set sofa panjang, satu set peralatan dapur, satu set meja makan, ranjang, sprei, ghorden, bahkan lampu, semuanya berwarna pink.


"Ya ampun Beb, semuanya serba pink gini." Ujar Feli terkejut menutup mulutnya dengan tangan kanannya.

__ADS_1


Dinda, Feli dan Beby tampak heboh dengan acara meet up kali ini. Tetapi tidak dengan Irgiana yang masih sedih karena Alfa. Ini cinta pertamanya, bagaimana mungkin tidak sedih...?


Ini yang di nanti oleh Irgiana sejak dulu, memiliki seorang kekasih yang tampan dan gentle. Tetapi semuanya hancur, hilang bersama sakit yang ia rasakan kini. Seorang pria idaman yang dinantikan sejak lama, dia mengkhianati janji suci nya di depan kedua orangtuanya. Mau makan saja malas, entah bagaimana hari-hari selanjutnya...


"Gi, jangan bengong gitu. Nih, gue punya cokelat. Lo kan suka banget sama cokelat! ☺" Beby berusaha mengajak Irgiana berinteraksi.


"Ah iya, makasih ya Beb. Emm minumannya siapa yang mau beli? Elo, Din?" Irgiana mulai membuka diri untuk berbincang dengan para sahabatnya.


Dinda enggan untuk pergi, dia mempunyai ide bagus sepertinya. "Nggak ah, malu. Eh suruh Calvin aja ya, gimana? Bentar gue telepon dulu"


Terserah lo aja deh, Din. Tanggapan Irgiana, Beby dan Feli.


"Eh tapi, nanti kalau pada ikutan minum gimana?" Tanya Irgiana ragu.


"Nggak apa lah Gi, dulu kan kita sering juga kan? Kenapa?" Ujar Feli.


"Weh benar juga, gimana kalau kita ajak gengs cogan di jurusan kita? Kyaaaaaa senangnya~" Sahut Beby sependapat dengan Feli.


Jangan jangan lo takut kebiasaan minum lo itu terjadi seperti dulu lagi ya, Gi? Ckckck


Beby bertanya dengan menyeringai.


"Ih seram amat Beb, paan si" Jawab Irgiana berdalih.


"Sudah lah, ngaku aja Gi. Lo emang naksir kan sama Danish? Hahaha mudah-mudahan aja acara kali ini bisa membantu Gigi buat move on ya, girls! Hohoho"


30 menit kemudian,


Tiga cowok geng cogans di Jurusan Visual itu tiba di apartemen Beby.

__ADS_1



*Danish & Marcelio


Kyaaaaaaaaa!!! Seru banget deh~ Teriakan Beby yang kegirangan.


"Danish, kok diam si. Coba sapa Gigi dong hohoho~" Ujar Beby sengaja mengompori Danish yang pernah menjadi gebetan Irgiana.


Duh si Beby apaan si. Tetapi... Kalau diperhatikan Danish makin ganteng ya! Kyaaa sadar Gi, lo udah punya tunangan! Eh? Enggak lagi kayaknya deh -_-


"Eheiy~ Jangan begitu, Beb. Dia sudah ada yang punya, lihat di jari manisnya sudah ada cincin pertunangan" Ujar Danish menarik dan menunjukkan jari Irgiana.


Lho kok nggak ada Gi? Pekik Danish yang terkejut menyentuh jari jemari Irgiana.


"Danish, sampai kapan kamu akan memegangi tanganku begitu, hah?" Tanya Irgiana.


_____


.


.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2