
Dosen Tampan Menggoda Hatiku
Episode 6 [ Lamaran ]
Di Rumah
" Arka, coba bantu kakakmu ini sebentar. Jangan main hape mulu dong " seruku minta tolong kepada adikku yang berbaring di sofa
" Hmm apaan si kak, ada-ada bae dah. Masa anak laki di suruh bikin kue. Hiii " jawab nya merasa jijik
" Ya ampun, cuma gini doang. Ayo dong, nanti kalau udah matang juga dihabisin sama lu ah ! " pekikku memaksa
Akhirnya Arka mau membantuku untuk membuat adonan kue. Aku membuat beberapa kue untuk hari sabtu seperti nastar dan sejenis nya. Aku berencana memberikan nya juga untuk Pak Alfa, ah bukan tapi untuk Alfaresqi.
* Gue benar-benar nggak nyangka di lamar sama dosen pujaan cewek sekampus * ucapku dalam hati
Tiba-tiba saja ibuku datang menepuk punggungku yang sedang membereskan alat-alat yang tadi aku pakai untuk membuat kue.
" Gigi, istirahat dulu ini sudah malam. Kamu makan malam dulu sana. "
" Iya mah, dikit lagi selesai kok. Kayak nya aku masih kenyang deh kebanyakan makan nastar hehehe " jawabku memasukan solasi dan gunting ke dalam wadah
✡✡✡✡
Karena sudah jam 8 malam, aku lelah sekali tak terasa aku membuat kue dari jam 10 pagi sampai sekarang. Aku bergegas ke kamar ku mengambil handuk dan mandi. Agak dingin karena tidak biasa nya aku mandi semalam ini.
" Brrrr dingin juga ya.. Padahal udah pakai air hangat. "
Yaaa keluargaku memiliki kondisi ekonomi yang lumayan, di rumah kami setiap kamar memiliki kamar mandi di dalam nya tersedia air hangat dan bathub untuk berendam.
Ini udah jam 9, kenapa Alfa nggak ngabarin sama sekali ya.. Atau coba gue telepon dulu ya, ah jangan. Kirim chat aja deh
Isi chat nya :
__ADS_1
Irgiana : " Ehemm.. Selamat malam "
10 menit berlalu
Benar-benar deh nggak di baca sama sekali, kenapa dia usil banget dah.
Tiba-tiba saja... Tiriririri..tiriririri..
" Ah, ha..halo " aku menjawab panggilan dari Alfaresqi
" Maaf ya, aku baru pulang dari tadi nggak lihat ponsel " suara nya terdengar imut di telepon
" Oh seperti itu ya.. Kamu habis dari mana emang ? "
" Hmm aku membeli beberapa barang untuk di bawa ke rumah mu besok. Jadi kenapa kamu belum tidur ? "
" Kalau begitu aku akan tutup telepon nya ya " sontak aku kaget dan panik sampai lupa tidak berkomentar mengenai dia membeli barang
Entah mengapa hatiku berdebar-debar nggak karuan, hanya mendengar suara nya melalui telepon saja aku sangat gugup. Parahhh ini parah.. Aku baru pernah merasakan hal yang seperti ini. Tetapi ada satu hal yang masih menjadi pertanyaan bagiku, aku terganggu dengan perempuan yang datang ke rumah nya saat itu. Aku takut itu akan menjadi masalah bagi hubunganku dan Alfaresqi
✡✡✡✡✡
Kakk...kak Gigi.. Tokk...tok..tok
terdengar suara Arka tengah mengetuk pintu kamar ku dan menyerukan namaku.
Hmmm..iya iya ini gue bangun.. Ngapain si, masuk aja nggak di kunci. jawabku mengucek mataku yang masih mengantuk
" Kak, bangun si. Gue pinjem jaket kulit hitam punya Kak Gigi dong. " ujar adiku menggoyang-goyangkan badanku agar aku bangun
Hadeh berisik banget dah lu kucrit, iya ini gue bangun. Ujarku bangkit dari tempat tidur langsung membuka lemari pakaian ku untuk mengambil jaket kulit berwarna hitam yang di maksud oleh Arka.
" Nih jaket yang lu maksud ini kan crit ? Hmm ganggu aja si orang lagi tidur enak-enak juga " seru ku melemparkan jaket ini pada adikku yang berdiri dekat pintu kamar ku
__ADS_1
" Jangan tidur lagi Kak, ini udah jam berapa coba bukan nya hari ini Kak Gigi masih ada ujian ya ? Makasih lho jaket nya hihihi " jawab nya tertawa kecil yang mencurigakan
" Aah iya, ini hari Jumat kan ya hari terakhir ujian. Ah Jumat.. Berarti besok adalah Sabtu dan.. Waaaaah bayangin nya aja udah malu banget hahaha " aku tertawa girang menuju kamar mandi
Ini hari terakhir aku ujian, nilai Bahasa Inggris kali ini harus nambah pokok nya harus tinggi. Yakali pacar dosen nilai Bahasa Inggris nya jeblok kan malu, pikirku dalam hati. Hari sudah mulai siang menunjukkan pukul 11:00 wib, aku harus segera berangkat ke kampus.
Ini ootd gue hari ini, nggak feminim banget si tapi mending lah dari pada kemarin-kemarin hehehehe
Di Taman Kampus Bagian Depan
Tampak Feli, Dinda dan Beby tengah duduk di bangku taman. Mereka seperti nya datang lebih awal. Aku memarkirkan mobilku, dan bergegas menghampiri para sahabatku.. Banyak sekali yang ingin aku sampaikan kepada mereka
Hai guys.. Ya ampun kalian datang lebih awal ya ? sapaku kepada tiga sahabatku itu
" Wah Irgianaaa!!! Asli. Sumpah lo kece banget pakai baju kayak gitu!!! " pekik Beby !a1riang melihatku datang
" Iya benar banget, cuantiiikk " sahut Feli
Tetapi tidak dengan Dinda, dia masih mengamati ku melihatiku dari atas sampai bawah
" Amazing, Pak Alfa menyihir Gigiku menjadi terlihat sangan cantik hahaha " seru Dinda yang baru menyimpulkan dandananku hari ini
" Tapi btw Gigi siapa yang ngajarin lo dandan, terus milih baju ? " tanya Feli yang masih heran
Hmm mereka bertiga heboh mengomentari penampilanku hari ini. Tak lama kemudian terdengar suara mobil yang tak asing bagiku.
Bruummm nguuuunng...ciiiiittt
Ternyata itu suara mobil Alfaresqi, rupa nya dia juga baru datang. Mataku tak mau lepas memandangi nya, bahkan aku tidak mendengar suara para sahabatku yang berbincang. Pikiranku langsung fokus ke Alfaresqi, sampai aku menjadi bengong dan terkejut dengan kehadiran Alfaresqi di depan ku. " Hei, Irgiana. Kamu mau ke mana kelas kita di sini lho. " Beby menepuk punggungku guna menyadarkanku yang, tak terasa aku berjalan dari taman sampai ke kelas bahkan melewati nya. " Eh Beb, kok kita di sini. Bukan nya tadi lagi ngobrol di bangku taman ya " tanyaku yang bingung
" Ya ampun Gi, lo ngelamunin apa si dari tadi. Bahaya lho, untung ada gue. Kalau enggak lo bisa jalan lebih jauh lagi " seru Beby
__ADS_1
Ya ampun, parah. Gue berasa dihipnotis sama Alfaresqi, gawattt.. Ini gawat, coba tadi kalau gue sampe jalan ke ruangan dia. Di sini kan masih banyak orang ujarku dalam hati
" Ah, iya Beb. Lain kali gue harus fokus ya, gue berasa dihipnotis tadi sumpah. Beneran nggak berasa apa-apa asli " seruku terhadap Beby dan kami memasuki kelas untuk mengikuti ujian Bahasa Inggris