
Dosen Tampan Menggoda Hatiku
Episode 8 [ Ambyar ]
Tanganku gemetar sekali dan tubuhku lemas. Aku meninggalkan Viola dan Alfa, aku tidak tahu apa yang harus aku katakan. Yang jelas begitu mengetahui laki-laki itu adalah Alfa aku langsung pergi begitu saja.
Ya ampun! Gue lagi mimpi apa gimana si ini..
Aku berjalan menuju parkiran sambil menampar pipiku beberapa kali. Rasa nya sakit sekali sampai-sampai air mataku tak mau keluar lagi. Aku meninggalkan adik dan teman-temanku bahkan minuman yang aku pesan belum aku minum sedikitpun.
Padahal selama dua hari ini gue lembur bikin kue karena tahu Alfaresqi mau datang. Tetapi pada akhirnya semuanya berakhir seperti ini hiiikkkssss. Ini pertama kali nya aku jatuh cinta mengapa langsung kandas huuuaaaa udah kayak lagu dangdut aja si huaaaaahh.
brakk.. aku masuk ke dalam mobil dan menutup pintunya. Aku ingin sekali pergi, tetapi bagaimana dengan adikku? Aku diam sebentar di dalam mobil dan menundukkan kepalaku di setir mobil. Beberapa kali aku memukul nya sampai-sampai terlihat dari luar orang yang lewat melihatku seperti keheranan.
tok..tok..tokk...
Irgiana bukakan pintu nya
Suara siapa itu, aku enggan menengok. Aku hanya memejamkan mataku dan berharap ini hanyalah mimpi. Suara itu terus memanggilku kalau di dengar-dengar suara nya seperti aku kenal. Tak lama aku membuka mataku perlahan, dan aku terkejut melihat sesosok laki-laki yang aku kenal itu. Tanpa berkata sepatah katapun aku membuka pintu mobilku dan membiarkannya masuk.
Ternyata yang memanggilku dari tadi adalah Alfaresqi. Huh! Untuk apa dia mengejarku ke sini menyebalkan!!!
" Irgiana, kenapa kamu lari begitu saja. Aku mencarimu ke seluruh cafe itu. " ujarnya memegang tanganku
" Untuk apa, kamu ke sini? Gagalkan saja niat kedatanganmu besok. " ungkapku melepas genggaman tangannya.
Dia menarikku ke dalam pelukannya. Aku hanya memejamkan mataku mengingat hal yang tadi rasanya sakit, air mataku pun menetes begitu saja.
Alfaresqi, bagaimana kamu akan menjelaskannya padaku?
" Tolong dengarkan penjelasanku dulu, aku tidak mempunyai hubungan apapun dengan Viola. Tadi itu dia mengajakku pergi, aku sudah menolak nya tetapi dia memaksaku " jelasnya padaku menundukkan kepalanya.
" Fiuh~ Tetapi kenapa kamu berpengangan tangan dengan nya? "
" Itu.. Kamu lihat kan pria yang duduk di sebelah meja kami, dia itu adalah pacar nya Viola " ucap nya dengan tegas.
" Lalu kenapa Viola malah duduk sama kamu dan mesra-mesraan gitu. Apa kamu menyembunyikan soal aku kepadanya? " desakku menginginkan jawaban yang jelas.
" Huh! Irgiana, dengarkan aku. Viola menggunakanku untuk memanas-manasi pacar nya karena dia membuat Viola terjebak dalam hubungan tidak jelas " jawabnya.
" Lalu kamu mengorbankan perasaan pacarmu untuk kesejahteraan Viola? Sudahlah sebaik nya kamu keluar aku akan pergi " ujarku dengan jutek.
__ADS_1
" Gi, kamu percaya sama aku kan? Besok kan aku mau melamarmu, tidak seharusnya kita bertengkar seperti ini " lagi-lagi dia memegang tanganku dan mengatakannya dengan wajah tampannya itu.
Huh asem bener. Liat ekspresi nya gitu jadi luluh kan!!! Sebal sebal sebal!!! Tidak tidak Irgiana lo harus jual mahal.
" Udah tau besok mau lamaran kenapa malah sekarang mesra-mesraan sama cewek lain? Bikin cemburu saja!!! " pekiku terang-terangan
" Pfftt hahaha jadi kamu cemburu ya, ya ampun lihat lucu sekali pacarku ini. Dia cemburu ternyata " dia terkekeh menertawaiku.
" Tau ah! Jangan meledekku seperti itu. Lihat sebelah sana deh, kayaknya rencana Viola berhasil. Mereka baikkan lagi " jarinya menunjuk ke arah pohon besar yang ada di depan Cafe.
Sepintas aku percaya karena memang benar laki-laki yang di jelaskan oleh Alfaresqi menggandeng tangan Viola. Tetapi entah mengapa rasanya ada yang janggal.
" Aku nggak percaya! "
" Irgiana, maafkan aku. Tapi aku benar-benar mengatakan yang sesungguhnya. Cuma kamu perempuan yang ada dihatiku untuk saat ini dan seterusnya " dengan penuh kasih sayang dia menciumi tanganku.
" Baiklah, aku memaafkanmu. Tapi traktir aku makan " bibirku manyun karena masih kesal.
Dia gemas dan mencubit pipiku, rasanya masih tidak percaya. Pria yang dihadapanku saat ini adalah dosenku dan juga kekasihku.
✡✡✡
Akhirnya aku dan Alfa pergi menemui adik dan teman-temanku di lantai 2. Alfa bukan hanya mentraktirku, dia mentraktir adik dan teman-temanku. Semuanya bercanda dan tertawa riang. Aku senang karena adikku juga ramah dan akrab terhadap calon kakak iparnya. Tanpa terasa hari sudah malam, kamipun segera pulang.
Wah ini hari Sabtu.. Hari yang di tunggu-tunggu ckckck! Hari ini toko kue kami juga tutup. Wah gimana respon papah sama mamah ya.
Waktu itu Alfa sudah memberikanku cincin, tetapi dia bilang akan memberikanku lagi yang couple dengannya.
" Gi, ini baju yang kamu harus pakai ya. Oh iya kamu dandan yang cantik ya " ucap ibuku memberikan aku gaun yang dia beli diam-diam.
" Wah! Cantik banget mah, kok nggak bilang si kalau mau beli gaun ini. Kan Gigi mau milih mah " jawabku dengan riang.
" Sudah.. Pakai saja, itu juga bagus. Biasanya kan kamu nggak mau mamah ajak ke butik. " sahut ibuku.
" Iya deh iya. Aku pakai " akupun mencoba nya.
Mana Beby sama Feli, katanya mau dandanin gue. Aiiiish lama banget acara nya kan 1 jam lagi mulai. Alfa juga udah chat gue, dia akan datang 1 jam lagi bersama ayah nya.
Gigi..kami datang...
Akhirnya sahabatku datang, karena Beby dan Feli jago make up. Jadi sebelum ini, aku sudah membeli semua peralatan make up.
__ADS_1
" Wuaaah semua alat make up nya lengkap dan bermerek " ujar Beby ternganga.
" Iya, hebat lo Gi. Baru kemarin bisa dandan langsung banyak gini alat make up nya hihi " sahut Feli.
" Ih nggak kebayang muka di rombak gitu, iuuuh " tambah Dinda yang tidak suka dandan.
" Sudah sudah.. Ayo di mulai dong waktu kita cuma 1 jam lho, Alfa akan datang 1 jam lagi. " ujarku menghentikan mereka yang akan beradu pendapat.
45 menit kemudian
*** Kira-kira seperti ini ya gaes penampilan Irgiana
Semua orang terkesima dengan penampilanku hari ini.. Ternyata tanpa sepengetahuanku, ibuku dan Alfa merencanakan semua ini. Aku terharu mengetahui bahwa yang membelikan gaun ini adalah Alfa. Dia memilih ini untukku.
" Terus mah, apa gaun ini couple? " tanyaku penasaran
" Hm.. Tidak nak, dia membeli satu set jas kemarin. Tunggu saja hoho " ledek ibuku.
*** Kira-kira penampilan Alfaresqi seperti ini ya gaes hihi halu nya kumat gaes.
Kami semua ternganga dengan penampilan Alfaresqi yang sangat tampan. Dia mengenakan jas, ya pantas saja dia setiap hari juga memakai jas si ya pasti sudah terbiasa. Tidak denganku, yang baru pertama kali memakai gaun kebaya dan full make up hohoho.
✡✡✡✡
Semua nya berjalan dengan lancar, keluargaku dengan keluarga nya Alfaresqi juga mulai akrab. Dan tanggal pernikahan kami sudah ditentukan, yaitu sekitar enam bulan lagi. Selain Beby, Feli dan Dinda anak kampus kami juga ada yang datang. Aku sengaja tidak mengundang terlalu banyak karena masih pandemi. Tentunya kami mematuhi protokol kesehatan dong.
Wah senang nya.. Ini nyata!! Gue pakai dua cincin sekaligus, satu cincin pemberian yang pertama. Dan yang satu nya cincin sewaktu lamaran kemarin, couple sama doi dong hihihi.
*** Ini bonus ya gaes semoga kalian suka
✡✡✡✡✡
Bersambung...
Ayo gaes jangan lupa like, rate, comment dan kalau berkenan vote juga ya hehehe..
__ADS_1
Tinggalkan jejak ya biar aku juga mampir 😘😘😘
❤Happy Reading❤